Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Wisata Ziarah Pesarean Kyai Ageng Henis

Wisata Ziarah Pesarean Kyai Ageng Henis

Direktori Wisata.- Pesarean Kyai Ageng Henis merupakan salah satu situs destinasi wisata yang berada di Desa Pajang, Kampung Belukan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah. Lokasi pintu gerbangnya berada di posisi sebelah kanan Masjid Laweyan Solo.

pesarean-kyai-ageng-henis

Setelah menikmati pesona keindahan Masjid Laweyan Solo, kami mengunjungi tempat pesarean Kyai Ageng Henis. Sebuah pintu gerbang yang terbuat dari kayu jati tebal berwarna biru dengan motif yang khas Jawa yang berada di sebelah Masjid Laweyan Solo, menyambut kehadiran para pengunjung yang di tempat wisata ziarah di Pesarean Kyai Ageng Henis, Kota Solo.

kampung-laweyan-solo

Kehadiran Direktori Wisata disambut dengan petugas kuncen yang menjaga tempat wisata ziarah pesarean Kyai Ageng Henis, yaitu Bapak Yanto. Dengan santun dan lemah lembut beliau mengajak kami untuk masuk ke lokasi tempat pesarean keluarga Kerajaan Pajang yang eksistensinya cukup penting dalam sejarah kerajaan-kerajaan  yang ada di Pulau Jawa.

[the_ad id=”13728″]

Meskipun tidak sebesar dan sekuat kerajaan seperti pendahulunya yaitu (Majapahit, Singasari, atau pun Demak). Kerajaan Pajang merupakan kelanjutan dari Kerajaan Demak dengan Raja pertama Pajang dan sekaligus sebagai pendiri kerjaan dengan rajanya bernama Jaka Tingkir. Sedangkan, Kerajaan Mataram (Islam) yang merupakan kerjaan besar di Jawa pada jamannya, secara tidak langsung memiliki hubungan dengan Pajang.

pesarean-keluarga-pajang-solo

Menyusuri jalan setapak di lokasi tempat wisata ziarah hingga di pusaran pesarean Kyai Ageng Henis, kita dapat menemukan makam-makam keluarga dari kerajaan Pajang yang berjajar dengan deretan batu nisan yang telah berlumut. Tidak jauh dari jalan setapak yang kami telusuri, sebuah pintu ke tiga yang berhadapan halaman persrean Kyai Ageng Henis kami melihat sebuah pohon “nagasari” yang berusia lebh 500 tahun.

Memenag tidak mudah kita mendapatkan informasi tentang sebuah catatan sejarah, apalagi mengenai sumber sejarah Karajaan Pajang yang menjelaskan mengenai sejarah dan perkembangan Kerajaan Pajang secara detail dari berbagai sumber catatan sejarah. Namun, dalam perjalanan wisata zairah di Pesarean Kyai Ageng Henis, paling tidak Direktori Wisata dapat mengetahui tempat wisata ziarah yang ada hubungannya dengan Kerajaan Pajang.

pesarean-kyai-ageng-henis

Konon menurut cerita, batang dari tanaman pohon “nagasari” yang terdapat di halaman tempat wisata ziarah Pesarean Kyai Ageng Henis ini, sering dibuat untuk mebuat biji tasbih dan juga tongkat komando pesanan bagi orang-orang yang ingin mengambil manfaat dari khasiatnya. Walau cerita ini, hanya berupa mitos dan keyakinan seseorang menurut kisah yang di tuturkan oleh Pak Yanto, kita tetap meminta kepada Tuhan untuk segala bentuk perlindungan dan pertolongan. Apalah arti sebuah kayu dari pohon “nagasari” ini bila kita memiliki sifat sombog dan angkuh terhadap Tuhan.

Setelah sampai di hadapan pusaran pesarean Kyai Ageng Henis, Pak Yanto banyak menceritakan sebuah perjalanan dari catatan sejarah tokoh tersebut kepada kami. Konon, informasi yang kami dapatkan Kyai Ageng Henis merupakan keturunan dari putra bungsu dari Kyai Ageng Selo. Sedangkan Kyai Ageng Selo sendiri dikenal dengan kisah cerita legenda rakyat yang dapat menangkap petir.

pesarean-kyai-ageng-henis

Lanjut informasi Pak Yanto, Kyai Ageng Henis sendiri dikenal sebagai ulama, serta mengabdi kepada Sultan Pajang Hadiwijoyo yang memiliki nama lain Joko Tingkir dan diberikan tanah perdikan di Laweyan yang kemudian menjadikan cikal bakal Masjid Laweyan Solo.

Baca juga : Pesona Wisata Masjid Laweyan Solo

Sedangkan dari keterangan dan bukti yang kami dapatkan di lokasi pesarean Kyai Ageng Henis, nama Jaka Tingkir sendiri bukanlah sebuah cerita legenda. Namun, beliau memang benar-benar ada, dan buktinya di lokasi ini kami menemukan sebuah pesarean, dan langsung mendapatkan kisah cerita dari Pak Yanto, seorang kuncen yang diberikan tugas oleh Keraton Surakarta Hadiningrat untuk mengurus dan menjaga pesarean Kyai Ageng Henis alias Jaka Tingkir.

pesarean-kyai-ageng-henis

Konon, pada saat pemberontakan Raden Mas Garendi terhadap Paku Buwana II, Masjid Laweyan Solo menjadi salah satu tempat pelarian sekaligus tirakat Paku Buawa II untuk memanjatkan doa mohon petunjuk kepada Alloh SWT agar dapat merebut Kartosuro kembali. Dan gerbang khusus untuk dilalui oleh Paku Buwana II yang ada di tempat ziarah pesarean Kyai Ageng Henis di buat pada saat masa pemberontakan telah usai, hal ini agar mempermudah beliau berkunjung ziarah ke lokasi ini.

[the_ad id=”13728″]

Baca juga : Wisata Sejarah Berdirinya Keraton Surakarta

Mengenai pohon-pohon “nagasari” yang berada di lokasi tempat wisata ziarah Pesarean Kyai Ageng memiliki makna sebagai pelindung makam yang dijaga oleh naga. Sedangkan makam Kyai Ageng Henis lokasinya di apit oleh¬† makam Nyi Ageng Pandanaran dan Nyi Ageng Pati. Dan informasi terakhir Kyai Ageng Henis diperkirakan berdakwah sekitar tahun 1550 M sampai dengan tahun 1600-an M, dan beliau merupakan kuturunan terakhir dari Brawijaya V Raja Majapahit terakhir.

Baca juga : Wisata Ziarah Antara Tradisi Dan Budaya Di Indonesia

Wisata Ziarah Pesarean Kyai Ageng Henis yang ada di Kota Solo ini, membuat setiap ilmu pengethaun tentang arti perjalanan sejarah para tokoh-tokoh yang memiliki nama besar dengan beragam kisah keunikan dalam perjalanan hidupnya menjadikan sebuah cermin bagi kita. Bahwasanya dalam kehidupan ini kita selalu membutuhkan petunjuk dan pertolongan dari Yang Maha Kuasa, siapapun profesi dan strata kedudukannya dalam kehidupan ini.[]

[arve url=”https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m28!1m12!1m3!1d15819.840203157008!2d110.80041381600576!3d-7.579327712548352!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!4m13!3e6!4m5!1s0x2e7a16627ad11ab1%3A0xe7fe4e0454bc3095!2sSurakarta%2C+Kota+Surakarta%2C+Jawa+Tengah!3m2!1d-7.575488699999999!2d110.8243272!4m5!1s0x2e7a15cce318cba7%3A0xeff977047004629c!2sMasjid+Laweyan%2C+Pajang%2C+Kota+Surakarta%2C+Jawa+Tengah!3m2!1d-7.5714295!2d110.7924974!5e0!3m2!1sid!2sid!4v1511893286829″ mode=”normal” align=”center” promote_link=”yes” /]

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • stumbleupon
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks :Ad Views :