Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Sumatera / Lampung / Wisata Lampung:: Cagar Alam Krakatau

Wisata Lampung:: Cagar Alam Krakatau

Menyusuri Pesona Wisata Cagar Alam Krakatau Lampung

Diretori Wisata – Pulau anak Gunung Krakatau merupakan salah satu tempat wisata alam Lampung yang memiliki pesona wisata alam yang menarik dan banyak dikunjungi.

wisata-lamung-kraktau

Kabupaten Lampung merupakan salah satu wilayah yang terdapat diujung Pulau Sumatera, dengan kontur alam yang berbukit dan berkelok. Kawasan ini banyak menyimpan panorama keindahan alam yang menarik untuk ditelusuri, maka tidaklah heran bila kita melakukan perjalan wisata Lampung banyak menemukan tempat wista alam Lampung yang menarik dan masih alami, salah satunya adalah tempat wisata Cagar Alam Krakatau.

Kehadiran Direktori Wisata bersma beberapa rekan travel blogger dari Jakarta dan Solo ke Kota Lampung ini untuk mengahdiri acara tahunan Festival Krakatau 2015 yang di adakan oleh pemerintah daerah Provinsi Lampung dalam hal ini Dinas Pariwisata Provinsi Lampung.

[the_ad id=”13726″]

Tepat di hari yang telah ditentukan kami berkumpul bersama, dan bertemu dengan beberapa rakan dan tokoh masyarakat untuk melakukan perjalanan jelajah wisata anak Krakatau. Acara ini di laksanakan di pulau anak Krakatau.

Konon, informasii yang kami terima, bila kita sudah menginjakan kaki di area puncak gunung anak Krakatau, kita akan melihat syurganya Kabupaten Lampung nan eksotis. Dan ini merupakan salah satu pesona keindahan alam Lampung yang menjadi incaran para wisatawan asing untuk berlibur. Dan tidak semua orang mampu melakukan hal ini walau terlihat sederhana, namun medan yang harus dilalui cukup terjal, bahkan pemberian ijin untuk ke lokasi pun tidak mudah.

wisata-lampung-anak-krakatau

Cagar Alam Krakatau terletak di antara Pulau Jawa dan Sumatera, tepatnya berada di selat sunda, Indonesia. Tempat wisata alam Lampung Gunung Krakatau ini dapat di tempuh dengan waktu penyeberangan +/- 3 jam dari dermaga kapal Grand Krakataoa, Lampung.

Setelah kami menikmati perjalanan penyeberangan dengan menggunakan kapal perahu, kini tibalah waktu kami di daerah pesisir pantai di pulau anak Krakatau. Teriliha tdari jauhย  pemandangan yang anggun dan eksotis serta bersahabat, anak gunung Krakatau menyambut kehadiran kami beserta peserta lainnya.

wisata-lampung-krakatau

Tidak jauh dari bibir pantai tempat kapal perahu motor kami bersandar, terdapat sebuah tugu yang menandakan diri kita sedang berada di tempat Cagar Alam Krakatau, dan tugu tersebut sebagai salah satu ikon yang menjadi incaran para wisatawan untuk mengambil gambar photo di lokasi.

Konon dari informasi yang DIrektori Wisata Indonesia terima di lokasi tentang sejarah anak Gunung Krakatau ini, proses pembentukan kawasan komplek wisata alam Lampung Gunung Krakatau ini berawal dari masa prasejarah dengan adanya gunung api besar yang berbentuk kerucut yang disebut Gunung Krakatau.

[the_ad id=”13726″]

Lanjut informasi, pada ribuan tahun yang lalu di kawasan ini terjadi letusan dahsyat yang menghancurkan dan menenggelamkan lebih dari 2/3ย  bagian krakatau. Akibat dari letusan gunung krakatau tersebut, maka kawasan ini tersisa 3 pulau yang sekarang dikenal dengan sebutan Pulau Rakata, Pulau Panjang dan Pulau Sertung.

Dengan berjalannya waktu pertumbuhan lava yang terjadi dalam kaldera Rakata membentuk dua pulau vulkanik baru yaitu Pulau Dann dan Perbuatan. Namun pada tagal 27 Agustus 1883 terjadi letusan besar yang menghancurkn lebih 60% tubuh Gunung Krakatau di bagian tengah. Sehingga akibat kejadian tersebut, terbentuklah lubang kaldera dengan diameter +/- 7 km.dan menyisahkan tiga pulau kecil yang hingga sekarang bisa kita lihat pada saat melakukan perjalanan wisata ke Cagar Alam Kakatau yaitu Pulau Rakata, Pulau Srtung, dan Pulau Panjang.

Kegiatan vulkanik di bawah permukaan laut terus berlangsung dan periode 1927 -1929 muncul sebuah dinding kawah ke permukaan laut sebagai hasil proses erupsi. Pertumbuhan ini terus berlangsung membentuk pulau yang disebut anak Krakatau sekarang ini.

wisata-krakatau-lampung

Tidaklah heran bila kita menaiki anak gunung Krakatau ini kita akan melalui rute yang berpasir yang mudah runtuh, serta terjal. Banyak di anatara peserta yang kami temukan tidak kuat hingga sampai di lokasi puncak pertama karena medannya yang curam.

Namun dibalik kisah perjalanan sejarah dan pekembangan tempat wisata Lampung di anak Gunung Krakatau ini, kia dapat menjumpai keaneka ragaman tumbuhan dan keindahan alam nan indah di sekitar lokasi anak Gunung Krakatau.

[the_ad id=”13726″]

Menjelajah wisata Lampung di kawasan wisata Cagar Alam Krakatau ini kita dapat melihat daerah pegunungan yang masih gundul akibat suhu tinggi dan lokasinya sangat kekurangan air. Namun di lokasi tersebut kita dapat menjumpai jenis tumbuhan pioner seperti gelagah yang bersimbiosis dengan tubuhan lainnya seperti jenis Azoapirillum lippoferrum.

Dan informasi yang Direktori Wisata terima dilokasi, saat ini keanekaragaman flora di kepulauan krakatau tercatat antara lain 206 fungsi, 13 jenis paku-pakuan (Pteridophyta) dan sekitar 267 jenis Spermatophyta.

Sedangkan untuk flonanya sendiri terdiri dari jenis mamalia seperti jenis Rattus (tikus) dan Megaderma (kalong), sedangkan untuk kelompok jenis Aves terdapat 40 jenis dari yang berukuran besar hingga berukuran kecil. Sedangkan untuk jenis hewan reptilia terdapat biawak, penyu, dan ular yang dari ukuran besar hingga kecil.

pesona-wisata-lampung

Walau tempat wisata Lampung Anak Krakatau ini memiiki jenis tanaman dan hewan yang bertebaran. Kita tidak perlu khawatir bila melakukan kunjungan wisata di lokasi ini. Dengan segala daya upaya kita untuk melihat pesona wisata Lampung nan eksotis ini dari ketingian semua itu dapat terbayarkan

Sebagai catatan informasi untuk kita semua yang akan melakukan jelajah wisata Krakatau sebaiknya berkordinasi dengan petugas yang ada, dan dapat menjaga prilaku serta kebersihan lingkungan setempat. Terutama sampah harus dibawa kembali ke tempat asal kita menyeberang, karena lokasi ini merupakan cagar alam yang dilindungi. Selamat berlibur di Lampung.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest

21 Comments

  1. Luar biasa, mas Indra. Aku terharu baca tulisannya. Apalagi liat videonya. Lampung ternyata punya ‘surga’ yang layak untuk dirindukan.

    I love Lampung

  2. Ken Ayu Kirana Dieng berkata:

    Keren, Penasaran juga dari dulu pengen ke wisata anak Gunung Krakatau. Kapan-kapan saya ajak keluarga ke tempat ini biar anak-anak tau dimana sih letak Gunung Krakatau yang terkenal itu berada. Nice article.

  3. katanya pulau jawa dan sumatera dan pulau jawa dulunya nyatu yia bos, apa benar sekarang pisah karena letusan krakatau?

    • Biar Mas Indra yang Bales nya pertanyaan sobat diatas.

      • saya nunggu disini

  4. Wahh Anak Krakatau, salah satu tempat yang wajib dikunjungi ๐Ÿ˜€

    • Kapan saya bisa berwisata ke CAGAR ALAM KRAKATAU itu ya Mas.?

      • besok aja gimana

  5. Kereeen, Tp penasaran masih pengen nanjak sampe ke atas ๐Ÿ˜€

  6. Wah sampai puncak ya Pak Indra? Aku dong sampai di pohon hehehe…View di atas keren ya…

    • Wah keren Sobat @Evi naik pohon yah. saya juga pengen ih ๐Ÿ™‚

      • saya pengen naik gunung

  7. Sungguh indah dan mempesona Wisata Cagar alam Krakatau itu ya Mas Indra. saya belum pernah bertandang ke sana tuh Mas ๐Ÿ™‚

    • kalau kesana ajakin saya yamas
      sekalian dibayarin

  8. pernah sih satu kali ke lampung mas,tp belum pernah mengunjungi cagar alam ini.
    pemandangannya masih alami banget ya

    • masih mending pernah kelampung…saya banyak juga kawan di lampung tapi gak pernah ke sana. beberapa kali juga kawan bercerita mengenai cagar alam krakatau, sampai penasaran di buatnya….bisanya gigit jari gan…

  9. saya mau lihat video hasil kreasinya dulu yamas

  10. ini dulu pernah meletus dan menggegerkan dunia…bahkan sampai mempengaruhi perubahan cuaca…sekarang anak krakatau ini udah besar dan dinyatakan gunung yang peling aktif di dunia…semoga bisa membawa manfaat dan keamanan bagi umat manusia selamanya.

  11. Artikel perjlanan selalu membuat saya tertarik untuk membacanya karena unik dg gaya bahasa pemiliknya yang menjadi lebih dekat.

    • walau gak bisa jalan-jalan seperti sahabat direktori wisata, yang penting baca jadi ikut tau juga hal menarik dari suatu tempat ya mang….

  12. Indah ya Mas Indra ..
    Flora dan faunanya endemik gitu ya? Khas di sana saja?

Comments are closed.

This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate ยป
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :