Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Jawa Barat / Bekasi / Wisata Heritage di Masjid Perahu Cibarusah Bekasi

Wisata Heritage di Masjid Perahu Cibarusah Bekasi

Menelisik Bangunan Masjid Tua Bersejarah di Kampung Cibarusah Kabupaten Bekasi

Direktori Wisata – Masjid Perahu yang terletak di Jala Raya Serang – Cibarusah No.10, Cibarusahkota, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terlihat kecil, unik dan antik.

Masjid Perahu Cibarusah Kabupaten Bekasi

Masjid yang terletak di Jalan Raya Serang-Cibarusah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terihat cukup unik dan antik. Dan di bagian depan masjid ini berdiri bangunan berbentuk perahu dengan ukuran cukup besar dengan warna biru, cukup menarik perhatian bagi mata yang memandang bangunan masjid yang dikenal dengan sebuatan Masjid Perahu Cibarusah.

Bangunan perahu di bagian depan masjid ini sebenarnya adalah bangunan tempat wudhu yang sengaja dibangun berbentuk perahu. Para pendiri masjid ini pastinya punya alasan sendiri dengan bentuk tempat wudhu yang tak biasa ini. Ornamen dua pedang besar yang menyilang di atas teras kecil masjid.

Dari informasi yang Direktori Wisata Indonesia terima di lokasi, bangunan yang berbentuk perahu sekaligus menjadi tempat berwudhu yang di atasnya terdapat sebuah kamar yang diperuntukan bagi jamaah yang berasal dari luar daerah merupakan hibah dari seorang pejuang veteran.

Di bagian puncak atap tumpang tiga Masjid Perahu Cibarusah terpasang mastaka atau mahkota dengan ukiran yang cukup indah. Ukirannya cukup detil dan rapi. Sementara dibagian dalam masjid terpasang lampu gantung yang juga sangat antiq.

Sepertinya sudah berumur sangat tua, meski sudah difungsikan lagi sebagai penerangan karena di bagian bawah lampu tersebut terpasang bohlam lampu listrik biasa sebagai penerangan. Dan sepertinya lampu gantung ini memang bukan untuk lampu listrik tapi sebagai tempat menyimpan lilin untuk penerangan.

Di sisi utara masjid ini ada sebuah bukit kecil yang rindang dengan pepohonan besar yang sudah berusia tua. Dan di atas bukit ini terdapat beberapa makam, Beberapa makam terlihat sudah berumur cukup tua. Dibagian tengah pemakanan di puncak bukit juga terdapat ssebuah bangunan makam yang terkunci.

Konon, informasi yang DIrektori Wisata Indoneisa terima di lokasi, makam tersebut merupakan makam Pangeran Senapati atau makam Mbah Sena. beliau merupakan sesepuh sekaligus seorang tokoh tua yang memuka lahan daerah kawasan Cibarusah.

Menyelisik catatan sejarah yang menyebutkan, bahwa Pangeran Senapati, adalah salah satu keturunan Pangeran Jayakarta Wijayakrama, Sultan terahir Jayakarta sebelum di kuasai penjajah Belanda.

Sekitar tahun 1619 M Pangeran Jayakarta memerintahkan Pangeran Senapati menyelamatkan diri dari kepungan Belanda, paska kekalahan Sunda Kelapa dalam perang melawan Belanda di bulan April-Mei 1619 M, sekaligus membangun pertahanan di kawasan pesisir dan pedalaman.

Lanjut kisah……..
Maka dimulailah perjalanan panjang. Pangeran Senapati bersama pasukannya menyusuri pantai utara Jawa, melewati daerah Cabang Bungin, Batujaya, Pebayuran, Rengas Bandung, Lemah Abang, Pasir Konci hingga sampai di sebuah kawasan hutan jati. Dibangun masjidnya berbentuk seperti perahu besar.

Di depan Masjid Cibarusah ini kemungkinan sebagai sebuah simbol perjalanan sekaligus untuk mengingat perjalanan pangeran Senapati dari Jayakarta yang saat ini dikenal dengan sebutan Jakarta sehingga ahirnya tiba di Cibarusah.

Di kawasan hutan jati itulah kemudian Pangeran Senopati berhenti bersama pasukan dan keluarga yang masih menyertainya. Beliau menganggap kawasan hutan lebat itu sebagai lokasi persembunyian yang aman dari kejaran pasukan Belanda. Termasuk untuk tinggal mengembangkan keluarga dan keturunan.

Babat alas dimulai untuk membangun pemukiman baru yang dikemudian hari dikenal dengan nama Cibarusah. Konon untuk Kata Cibarusah sendiri berasal dari kalimat berbahasa sunda “Cai baru sah”.

Lanjut cerita….
Kisah cerita yang Direktori Wisata terima, ketika Masjid tua Almujahidin telah didirikan, jemaah kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang memenuhi sarat sah untuk bersuci sebelum menunaikan sholat.

Ketika pencarian sumber air berhasil menemukan sumber air bersih salah satu ulama yang menyertai Pangeran Senopati berujar dalam bahasa Sunda “nah ieu’ CAI’ BARU SAH” yang berarti “Nah ini airnya baru sah” maksudnya sah secara syar’i untuk keperluan bersuci.

Baca juga : Libur Akhir Minggu di Gowet Waterpark Grand Wisata Bekasi Bersama Keluarga

Asal nama Cibarusah Bekasi sendiri berasal dari Kalimat “CAI’ BARU SAH” itulah yang kemudian menjadi CI BARU SAH. Sedangkan nama kampung ‘Babakan’ berasal dari kata ‘Bukbak’ dalam bahasa sunda yang berarti membersihkan.

Sedangkan kawasan Cibarusah sendiri merupakan daerah yang mempunyai nilai sejarah. Dari mulai sejarah perjuangan tokoh-tokoh Islam beserta bangunan – bangunan tuanya yang bersejarah.

Baca juga : Pesona Wisata Pantai Muara Beting Bekasi

Bagi sahabat Direktori Wisata Indonesia yang akan mengunjungi tempat wisata heritage di Masjid Perahu Cibarusah Kabupaten Bekasi ini cara sangat mudah. Kta bisa menggunakan kendaraan mobil atau motor.

Baca juga : Liburan di Holiday Inn Cikarang Jababeka Bekasi

Karena lokasi masjid yang berada di tepi jalan, menjadikan masjid ini mudah ditemukan. Informasi lokasi bisa lihat di dalam peta petunjuk.

Melihat dari dekat bangunan masjid yang menjadi saksi bisu sejarah perjuangan tempo dulu ini, seakan kita di bawa melhat dari dekat betapa gigih dan satrianya para tokoh-tokoh pergerakan bangsa Indonesia berjuang melawan penjajah dengan bermodalkan potensi yang ada dan semangat doa perjuangan untuk sebuah kemerdekaan.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks :Ad Views :