Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Jakarta / Wisata Edukasi: Pembuatan Batik Betawi Di Kampung Betawi

Wisata Edukasi: Pembuatan Batik Betawi Di Kampung Betawi

Menilik Kampung Batik Betawi di Setu Bababakan Jakarta

Direktori Wisata – Batik tidak selalu identik dengan sebuah kerajianan dari Jawa. Namun, karajinan pada Batik juga dapat kita temukan di tanah Betawi yaitu Jakarta.

Proses Pembuatan Batik Betawi di Setu Babakan

Berbagai motif dan corak batik khas Betawi diproduksi dengan mengangkat unsur kebudayaan Betawi yang melambangkan potret kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi yang dipengaruhi oleh 4 unsur budaya, yaitu ; budaya Arab, India, Belanda dan China. Namun secara umum, awalnya batik ini terbagi menjadi lima jenis motif, yakni ondel-ondel, nusa kelapa, ciliwung, rasamala, dan salakanegara yang memiliki asal-usulnya masing-masing. Sedangkan untuk warna dari hasil kerajianan Batik Betawi lebih berdominan dengan warna-warna cerah seperti merah, hijau,oranye, dan kuning.

Kampung Batik Setu Babakan

Informasi yang saya dapatkan pada saat mengunjungi rumah pembuatan batik tradisional Betawi di kawasan Setu Babakan, Batik Betawi yang memiliki motif ondel-ondel konon digunakan untuk menolak bala. Diharapkan dengan memakainya, si pemakai akan terhindar dari bala. Sedangkan motif nusa kelapa diinspirasikan dari peta Ceila buatan Pangeran Panembong pada masa Prabu Siliwangi (1482-1521) yang menyebutkan bahwa Jakarta dulunya dinamai Nusa Kelapa oleh para leluhur Betawi.

Sedangkan untuk batik Betawi dengan motif Ciliwung berasal dari kehidupan masyarakat di tepian Sungai Ciliwung. Konon dulunya para penjajah Portugis dan Belanda sangat tertarik dengan sungai Ciliwung dan bermaksud mengusainya. Disesuaikan dengan sejarahnya, jadi orang yang menggunakan Batik Betawi dengan motif Ciliwung, diharapkan dapat menjadi pusat daya tarik, serta sebagai simbol rejeki yang terus mengalir bagaikan aliran sungai.

Lanjut informasi…….
Selain motif-motif batik yang terinspirasi dari sebuah peristiwa-peristiwa besar yang pernah terjadi, batik Betawi juga memiliki sebuah kosep motif dengan menggunakan elemen-elemen yang erat kaitannya denga kehidupan sehari-hari, seperti burung hong, kembang mayang, naga, lereng parang, barong, ceplok, barongsai, tanjidor, gambang kromong, serta yang tidak kalah menarik adalah gigi buaya yang berupa tumpal segitiga. Sebagai informasi, “tumpal” merupakan bentuk motif geometris segitiga berbaris yang memagar dan mengelilingi bagian depan atau badan kain. Dan pada saat kain digunakan, tumpal harus ada di bagian depan.

Informasi Tentang Sejarah Peindustrian Batik Betawi.

Pada zaman dulu, konon tempat usaha pembuatan batik berkembang sangat pesat dan subur di tanah Betawi seperti di daerah kawasan; Karet Tengsin, Palmerah, Kebon Kacang, dan Bendungan Hillir yang merupakan daerah-daerah produksi batik yang populer dan terkenal. Proses pembuatan batik pada dulunya dilakukan di rumah-rumah penduduk. Karena industri batik yang berkembang pesat, maka pada waktu itu di daerah Jakarta pernah didirikan Koperasi Batik.

Namun sayangnya, setelah masa berjalanan cukup lama, produksi kain batik Betawi kian hari semakin menyurut. Hal ini disebabkan oleh pengembangkan tata kota Jakarta pada saat itu yang mebuat semakin tingginya nilai harga tanah di Jakarta. Dan membuat daerah produksi batik ini tergusur oleh gedung-gedung perkantoran serta pusat perbelanjaan, sehingga membuat para pelaku produsen batik Betawi rumahan harus memindahkan proses produksinya ke daerah Tangerang.

Kunjungi juga : Rumah Kerajinan Batik Jakarta

Upaya usaha penyelamatan untuk melestarikan batik Betawi pada awalnya terjadi sekitar tahun 1970 oleh Gubenrnur DKI Jakarta Bp. Ali Sadikin, dimana ditetapkannya kain yang digunakan oleh None Jakarta pada tahun tersebut harus menggunakan kain batik yang bermotif tumpal atau pucuk rebung yang dipadankan dengan kebaya panjang khas Betawi. Motif kain Batik ini dipilih karena kepopulerannya, sehingga kini terus digunakan oleh None Jakarta serta dikenal sebagai motif batik Betawi.

Itulah secara garis besar informasi yang saya dapatkan pada saat melakukan perjalanan wisata edukasi budaya Betawi di kawasan Setu Babakan. Bila rekan-rekan atau pun pembaca setia Direktori Wisata ingin melihat lebih dekat kerajinan proses pembuatan Batik Betawi, bisa langsung datang ke kawasan tempat wisata Kampung Betawi di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan.[]

[arve url=”https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m28!1m12!1m3!1d126909.18864176475!2d106.77411579237337!3d-6.27528144855319!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!4m13!3e6!4m5!1s0x2e69f3e945e34b9d%3A0x5371bf0fdad786a2!2sJakarta%2C+Daerah+Khusus+Ibukota+Jakarta!3m2!1d-6.2087634!2d106.84559899999999!4m5!1s0x2e69ec2b3d74a34f%3A0xeadd87276d77ab23!2sKeluarga+Batik+Betawi%2C+RT+012%2F08+no+77%2C+(Perkampungan+Budaya+Betawi+Setu+Babakan)%2C%2C+Gg.+Kramat+Bambu%2C+RT.12%2FRW.8%2C+Srengseng+Sawah%2C+Jagakarsa%2C+Kota+Jakarta+Selatan%2C+Daerah+Khusus+Ibukota+Jakarta+12630!3m2!1d-6.3413077!2d106.8216891!5e0!3m2!1sid!2sid!4v1511866892038″ mode=”normal” align=”center” promote_link=”yes” /]

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest

7 Comments

  1. akan sangat di sayangkan bila batik betawi twergusur oleh modenisasai dan hilang karena datangnya gedung 2 perkantoran

    • Semoga saja mas sekarang batik Betawi bisa bangkit kembali ya.

  2. Siti Fatimah Ahmad berkata:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Indra Kesuma…

    Lama sudah tidak kemari ternyata blognya turut berubah lebih menarik dan menginspirasikan. Ternyata batik Indonesia mempunyai ciri-ciri tersendiri mengikut kawasannya. Di Malaysia juga banyak dijual kain-kain batik dari Indonesia. Di rumah saya sangat banyak sekali kerana kami membelinya di Tebedu dan Serikin, batasan Kalimantan dan Sarawak di Bahagian Kuching. Mudahanbatik yang sudah popular ini kian laris seantero dunia.

    Salam hormat selalu dari Sarikei, Sarawak

    • Walaikumsalam Wr Wb…..

      Terimkasih bunda telah sudi mampir ke rumah baru. Tidak ganti bun tapi nambah. Semoga batik Bati bisa juga menjadi komidtas industri yang go internasional ya bun. He,, he, he,,,

      Salam

  3. Kerajinan Batik sudah ada di seluruh Indonesia … yang belum punya motif batik seperti Papua sekarang lagi gencar mencari motif batik khas nya 🙂

    • Semoga saja daerah Papua juga bisa memiliki motif untuk kerajianan batiknya ya Mba.

  4. Menarik sekali. Saya baru tahu jika Betawi juga mempunyai batik. Memang hampir di setiap daerah di Indonesia mempunyai ciri khas tertentu tentang batik.

    Sayangnya meskipun batik telah diakui UNESCO sebagai Budaya tak Benda Warisan Manusia sejak 2 Oktober 2009, masih banyak yang enggan memakai batik, terutama anak anak muda.

Comments are closed.

This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :