Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Pesona Tempat Wisata Heritage Palembang

Direktori Wisata – Tempat wisata Palembang yang menjadi destinasi wisata heritage dan menarik dikunjungi dengan beragam pesona keindahan bumi Sriwijsaya.

Bumi Sriwijaya Palembang sebuah julukan dari salah satu kota yang berada di Sumatera Selatan. Salah satu kota tertua di Indonesia ini memiliki destinasi wisata yang menarik dan layak dikunjungi saat kita mengisi hari libur.

Palembang juga dikenal sebagai salah satu bekas pusat kerajaan maritim terbesar di Indonesia yaitu Sriwijaya yang memiliki tempat-tempat wisata heritage yang menarik dikunjungi  Tdaklah heran bila kota ini diberi julukan sebagai Ibu Kota internasional relgius dan berbudaya.

Namun, meskipun sudah hidup dijaman modern masyarakat di kota ini masih menjalankan tradisi dan budayanya yang bisa ditemukan di kota ini seperti masih menggunakan moda transportasi air yang berada di Sungai dengan menggunakan perahu untuk berakifitas sehari-harinya.

Jembatan Ampera Palembang

Salah satu tempat wisata Palembang yang cukup dikenal adalah sebuah jembatan Ampera yang menghubungkan antara Palembang Ilir dan Palembang Ulu, dan disekelilingnya banyak terdapat bangunan bersejarah yang menjadi tempat wisata heritage Palembang yang cukup dikenal seperti Masjid Agung, Musum Sultan Mahmud Badaruddin, Monumen Perjuangan Rakyat, Benteng Kuto Besak, Pasar 16 Ilir, Kampung Kapitan serta Klenteng Dewi Kuanim.

Mengisi liburan di Kota Palembang kita bukan hanya dapat menikmati sebuah pesona wisata Palembang Sungai Musinya dan Jembatan Amperanya yang memimiliki nllai sejarah, Konon dulunya jembatan ini bagian tengahnya bisa dinaikan ke atas dengan menggunakna dua buah bandul yang berada di dua buah menara yang terdapat di atas jembatan yang beratnya +/- 500 ton yang bertujuan untuk kapal-kapal besar agar dapat melintas dan melewati Jembatan Ampera di Sungai Musi Palembang.

Dan konon dulunya Jembatan Ampera Palembang merupakan jembatan yang terpanjang di Asia Tenggara. Selain itu dari atas Jembatan Ampera kita bisa melihat sebuah Kampung Kapitan yang menjadi sebuah rumah tempat tinggal seorang Kapitan yang pada jaman dulunya pernah memimpin daerah Palembang . Konon seorang Kapiten tersebut berasal dari orang suku etnis Tionghoa  dan sekarang ruamh tersebut telah disulap menjadi salah satu tempat wisata heritage yang menjadi salah satu obyek wisata sejarah di Kota Palembang.

Di tempat wisata heritage Kampung Kapiten Pelembang terdapat sebuah restoran yang menyajikan berbagai menu hidangan kuliner, dan kawasan ini menjadi salah satu tempat wisatawan yang menikmati pesona wisata Pelambang malam hari untuk menikmati keindahan Sungai Musi dan Jembatan Ampera yang terlihat eksotis dari tempat tersebut.

Kita juga bisa berkunjung ke sebuah pasar yang usianya sudah lebih dari 100 tahun yang berada di tepi Sungai Musi dan cukup dikenal sebagai tempat wisata belanja di Palembang yang cukup dikenal oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara yaitu Pasar 16 Ilir Palembang.

Pasar 16 Ilir Palembang

Konon informasi yang Direktori Wisata Indonesia terima dari pemandu wisata lokal, Pasar 16 Ilir Palembang ini menyimpan banyak banyak kisah cerita dari sejarah Kota Palembang, berdiri sekitar 100 tahun silam dan menjadi saksi bisu pertumbuhan perekonomian di pingir Sungai Musi Palembang.

Pasar 16 Ilir Palembang ini dikenal menjual aneka barang kebutuhan, namun bagi para wisatawan yang berkunjung di pasar ini kita dapat menemukan hasil produksi pembuatan kain songket yang dikenal sebagai hasil pengrajin khas lokal masyarakat Palembang yang cukup dikenal mendunia namanya.

[the_ad id=”13728″]

Dari hasi produksi songket pabrik hingga songket buatan tangan dijual di pasar ini dengan harga yang cukup bersaing. Tidak hanya bahan kain songketnya saj ayang bisa kita temukan di pasar ini. Tapi kita juga bisa menemukan hasil aneka kerajianan tangan berbentuk dan berbalut kain songketpun bisa kita temukan di Pasar !6 Ilir Palembang ini.

Benteng KutoBesak Palembang

Selanjutnya kita mengarah menuju tempat wisata heritage Benteng Kuto Besak Palembang yang berlokasi di Jalan Sultan Mahmud Badarudin, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Konon informasi yang Direktori Wisata terima dulunya di lokasi sebelu Benteng Kuto Besak berdiri dulunya berdiri sebuah komplek kesultanan Palembang Daruslam yang dilindungi sebuah benteng pertahanan yang bernama Keraton Kuto Lama.

[the_ad id=”13728″]

Namun, beteng tersebut telah hancur porak poranda yang diserang oleh para penjajah. Selanjutnya pada jaman Sultan Mahmud Badarrudin 1 beliau membangun kembali sebuah benteng yang kokoh hingga saat ini yang dikenal dengan sebutan Benteng Kuto Besak. Dan proses pembuatan benteng tersebut memakan waktu hingga 17 tahun dengan panjang benteng mancapai 188,75 meter dengan tinggi benteng +/- 10 meter. Di daerah sekitar tempat wisata heritage benteng in kita bisa menemukan banyak tenpat jajajanan yang menyediakan kuliner khas Palembang.

Komado Daerah Militer Kodm Sriwijaya

Tempat wisata Heritage Benteng Kuto Besak kini di tempati oleh Komado Daerah Militer Kodm Sriwijaya. Kawasan sekitar benteng terlihat menjadi daya tarik bagi wisatan yang berlibur di Pelembang sambil menikmati pensona Wisata Sungai Musi. Namun di daerah dekat benteng kita bisa menemukan sebuah Museum  Sultan Mahmud Badarrudin 2.

Museum Sultan Badaruddin  2 merupakan salah tempat wisata heritage Palembang yang berlokasi dekat Benteng Kuto Besak di dalam museum ini menyimpan koleksi peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya Palembang Darussalam hingga jaman kemerdekaan. Dari museum ini kita bisa melihat bentuk bangunan yang berbeda dari rumah adat yang berada di Sumatera Selatan pada umumnya. Kita bisa lihat dari bentuk jendela, gazebo hingga tangganya yang merupakan perpaduan budaya kolonial dan Sumatera Selatan.

Puas berkeliling benteng dan museum, kamipun beserta rombongan melanjutkan perjalanan  Liburan di Palembang untuk menyambangi sebuah dermaga kapal kecil yang berada di depan Benteng Kuto Besak untuk bertualang ke beberapa tempat wisata Palembang sekaligus dengan mengunakan perahu. Dengan biaya sewa perahu Rp. 200.000.-  kita dapat menuju tempat wisata lainnya. Salah satu tujuan Direktori Wisata berikutnya dalah Kampung Arab Assegaf.

Untuk menuju tempat wisata Herirage Palembang berikutnya kami harus mengarungi Sungai Musi dengan menggunakna perahu selama 10 menit perjalanan. Sungai yang membelah Kota Pelembang ini merupakan salah satu sungai terpanjang di Indonesia. Konon informaisi yang DIrektori Wisata dpaatkan dari pemandu wisata yang mengiringi perjalanan kami, panjang sungai ini mencapai 750 km.

Setelah sampai di dermaga kapal yang berada di depan Kampung Assegaf, kami pun melanjutkan perjalanan menuju lokasi tersebut. Nama kampung Assegaf yang berada di kampung ini diambil dari  nama pendahulu kampung ini yaitu Alwi bin Assegaf, penghuni kampung ini juga merupakan anak turunan Assegaf.

[the_ad id=”13728″]

Terlihat oleh kami di dalam kawasan kampung ini banyak aneka bangunan tua masih berdiri lestari yang rata-rata usianya sekitar 100 tahun. Tidak ada banyak perubahan fisk bangunan-bangunan yang terdapat di kampung ini, walaupun sudah sering dilakukan beberapa kali renovasi.

Setelah puas berkeliling Kampung Arab Assegaf di Palembang, perjalanan kamipun dilanjutkan untuk mengunjungi tempat wisata heritage Palembang lainnya yang berada di Pulau Kemaro yang letaknya di sebelah barat Kota Palembang. Sepanjaang perjalanan menyusuri Sungai Musi kami selalu disuguhkan dengan pemandangan kapal-kapal besar yang hilir mudik, rumah-rumah panggung dan pbrik-pabrik yang ada di sekitar Sungai Musi Palembang.

Sesampainya kami di Pulau Kemaro, pemandangan sebuah perkampungan dengan nuansa arsitektur negeri Tionghoa berwarna merah yang dominan dengan ciri khasnya pun menyembut kehadiran kami di lokasi.

Menurut informasi pemandu wisata lokal kepada Direktori Wisata, dulunya ada seorang putri raja Palembang yang bernama Siti Fatimah yang menikah dengan Pangeran dari Tiongko Tang Bu An. Selapas mereka berdua pulang dari Tiongko dan begitu sampai di Sungai Musi kapal yang ditumpangi mereka tenggelam dan menyebabkan mereka berdua bersama para pengawalnya tenggelam. Dan konon tempat wisata Palembang ini dikenal menjadi tempat kisah sejati dan punya nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Palembang.

Lanjut…..
Tempat wisata Pulau Kemaro Palembang inipun sering didatangi oleh pengunjung dari pasangan muda-mudi remaja dan dewasa, Konon di lokasi pulau ini terdapat sebauh kisah mitos Pulau Kemaro dari sebuah pohon yang diyakini dapat melanggengkan kisah cinta abadi bagi pasangan. Makanya tidak heran banyak orang yang menyebutkan pohon tersebut sebagai pohon cinta. Karena pohon inilah yang dipercaya sebagai saksi bisa tentang kisah cita sejatinya putri Siti Fatimah dan Pangeran Tang Bu An.

Walau terlihat sepintas pohon ini merupakan pohon beringin tua yang umbuh di kawasan tempat wisata di Pulau Kemaro ini, namun bila diperhatikan pohon tersebut berbentuk seperti hati. Dan pohon ini menjadi salah satu obyek wisata yang paling menonjol dan banyak dikunjungi para wisatawan saat liburan di Palembang, terutama agi para pasangan muda mudi yang datang ke pulau ini.

Pagoda Pulau Kemaro Palembang

Di sisi lainnya kitapun bisa melihat sebuah bangunan pagoda yang menjulang tinggi dengan 9 lantai yang dibangun pada tahun 2006 silam. Dan kini Pulau Kemaro menjadi tempat ibadah umat Budha terutama pada saat menjelang hari raya Cap Go Meh.

Setelah berkeliling di beberapa tempat wisata Palembang yang memiliki sejarah dan kisah-ksah yang unik, perjalanan liburan di Palembang kali ini di akhiri untuk kembali ke dermaga kapal asal tempat kami memulai perjalanan yang berada di depan Benteng Suko Besak untuk menimati kuliner khas Pempek Palembang yang telah disuguhkan oleh panitia kepada Direktori Wisata dan rombongan.

Setelah seharian menikamati destinasi wisata Palembang dengan kelezatan kulinernya yang khas, kami pun kemali ke tempat penginapan untuk istirahat. Semoga catatan perjalanan liburan kami di Palembang ini dapat memberikan sebuah gambaran kepada para rekan-rekan dan pemabca setia Direktori Wisata untuk liburan dan menikmati tempat wisata Palembang bersama kleluarga dan kerabat terdekat. Selamat Liburan.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • stumbleupon
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks :Ad Views :