Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2022 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Kekayaan Bahari di Barat Papua

Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Kekayaan Bahari di Barat Papua

/

Direktori Wisata – Taman Nasional Teluk Cendrawasih Bila ada satu perihal sebagai keunikan dari Papua ialah keelokan alamnya, terhitung didalamnya rekreasi bawah laut yang sering jadi sasaran tidak cuma wisatawan lokal tetapi juga internasional. Menyebutkan nama Raja Ampat adalah hal harus saat kita bicara mengenai Papua.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Kekayaan Bahari di Barat Papua

Tetapi rupanya, tanah Papua yang demikian luas simpan banyak kekuatan dan keelokan yang umumnya dari kita belum ketahui, diantaranya ialah Taman Nasional Teluk Cendrawasih sebagai rumah tidak cuma untuk biota bawah laut, tetapi juga bermacam fauna yang lain.

Tidak bisa disangkal, sebagai negara kepulauan paling besar dalam dunia, Indonesia mempunyai banyak rekreasi laut opsi. Bila di pulau Jawa ada beberapa nama seperti Karimun Jawa sampai Pantai Sawarna, di Sulawesi ada Pantai Ora dan Taman Nasional Wakatobi, karena itu Papua mempunyai Raja Ampat dan Taman Nasional Teluk Cendrawasih.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih sendiri memang berlainan dengan Raja Ampat, tetapi bukan memiliki arti kalah atas sisi keelokan. Berada antara tiga kabupaten, yakni Kabupaten Manokrawi Selatan, Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Nabire,

Taman Nasional Teluk Cendrawasih Papua sebagai salah satunya taman nasional paling besar di Indonesia, dengan luas menyentuh hampir 1,lima juta ha. Tidaklah aneh, Taman Nasional Teluk Cendrawasih jadi rumah untuk bermacam ekosistem makhluk hidup, kekuatan flora dan fauna yang masih juga dalam tingkatan analisis.

Teluk Cendrawasih sendiri telah relatif lama jadi taman nasional, persisnya seputar 18 tahun kemarin lewat Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 8009/Kpts-II/2002 pada tanggal 29 Agustus 2002.

Mulai sejak itu, perlahan-lahan tetapi tentu, Taman Nasional Teluk Cendrawasih mulai jadi tujuan rekreasi alternative untuk pelancong lokal. Terima kasih karena peran liputan media lokal rekam jejak Taman Nasional Teluk Cendrawasih makin bertambah setiap tahunnya.

Daya Pikat Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Sama seperti yang telah disebut sebelumnya, Taman Nasional Teluk Cendrawasih sebagai taman nasional dengan daerah perairan terluas di Indonesia. Bukti ini tentu saja membuat Taman Nasional Cendrawasih jadi rumah idaman untuk bermacam flora dan fauna, baik yang telah teridentifkasi atau yang masih belum.

Daya Pikat Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Lalu apa sich, daya tarik dari Taman Nasional Cendrawasih yang pantas membuat kamu untuk mendatanginya.

Hiu paus yang dikenali bernama latin Rhincodon Typus, ialah spesies hiu paling besar yang berada di dunia. Walau ‘hanya’ mengonsumsi plankton, hiu ini dapat berkembang sampai capai panjang 18 mtr..

Di Indonesia sendiri, hiu paus cuman dapat diketemukan di tiga posisi, yakni di Kepulauan Derawan, Kalimantan. Wilayah Gorontalo, Sulawesi dan yang paling akhir Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Papua.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih sendiri mempunyai ‘kehormatan’ menjadi daerah pelestarian hiu paus di Indonesia. Bermacam komponen seperti pemerintahan, perusahaan swasta terhitung warga lokal ikut memberi sumbangsih masing-masing untuk selalu jadi kelestarian hiu tipe ini.

Dusun Kwatisore yang ada di Taman Nasional Teluk Cendrawasih sendiri sudah jadi posisi riset hiu paus lama.

Baca juga : 12 Tempat Wisata Di Indonesia yang Terkenal Dan Mendunia

Tidak cuma jadi subyek riset, di Taman Nasional Teluk Cendrawasih, hiu paus sering jadi rekan nelayan dan pelancong. Umumnya, beberapa nelayan atau pelancong dapat berhubungan dalam jarak dekat sama hiu paus di perairan Kwatisore.

Berkompetisi dengan Raja Ampat

Walau hiu paus jadi bintang di Taman Nasional, kenyataannya Taman Nasional Teluk Cendrawasih jadi tempat bermacam flora dan fauna. Lebih dari 200 tipe ikan dan 30 burung berhabitat di Taman Nasional Teluk Cendrawasih, terhitung satwa yang diproteksi seperti burung cendrawasih dan penyu.

Berkompetisi dengan Raja Ampat

Memiliki status sebagai Taman Nasional dengan perairan terluas membuat spesies bawah laut Taman Nasional Teluk Cendrawasih terus berkembang. Survey di tahun 2006 memperlihatkan jika hewan karang yang berada di Taman Nasional Teluk Cendrawasih ada di angka 506, cuman kalah 34 dari hewan karang punya Raja Ampat yang ada di angka 540.

Survey itu memperlihatkan keberagaman karang yang berada di Taman Nasional Teluk Cendrawasih yang sejumlah 178 tipe, lebih unggul dari Raja Ampat yang mempunyai 131 tipe karang.

Rekreasi budaya dan riwayat

Walau mempunyai luas lautan sampai 90 %, tetapi Taman Nasional Teluk Cendrawasih tawarkan rekreasi riwayat dan budaya, persisnya di dua pulau yakni Pulau Misowaar dan Pulau Roon.

Di Pulau Misowaar kamu dapat berkunjung gua yang telah ada sejak jaman purbakala dan sebagai warisan etnis Wandau. Gua ini mempunyai kedalaman air sampai 100 mtr..

Baca juga : Air Terjun Bihewa, Surga Benar-benar Terselinap di Nabire Papua

Sementara Pulau Roon tawarkan rekreasi warisan jaman penjajahan, terhitung gereja tua yang mempunyai Alkitab yang telah ada sejak tahun 1898. Menarik, bukan

Akses Ke arah Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Untuk nikmati keelokan Taman Nasional Teluk Cendrawasih, kamu sudah pasti memerlukan rencana yang masak. Kecuali daftar lokasi yang kamu datangi dan perbekalan yang penting disiapkan, kamu harus juga ketahui langkah capai taman nasional yang berada di Papua Barat Ini.

Bila kamu ada di Indonesia sisi barat seperti pulau Jawa, Sumatera sampai Kalimantan, karena itu pesawat ialah model transportasi yang paling logis. Taman Nasional Teluk Cendrawasih sendiri tawarkan dua titik masuk yakni Nabire dan Manokwari.

Tinggal tentukan penerbangan dari kota keberangkatan ke Bandar Udara Douw Aturure di kota Nabire atau Bandar Udara Rendani di kota Manokwari.

Sementara bila kamu tinggal di pulau Sulawesi dan ingin coba model transportasi kapal, kamu dapat pilih Dermaga di kota Manokwari atau Nabire, dan meneruskan perjalanan dengan sewa long boat dengan waktu 6 jam ke pulau Rumberpon, yang disebut salah satunya pulau di Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Bila kamu kebenaran telah atau sedang tinggal di Papua, kamu dapat pilih lajur darat sebagai model transportasi. Lajur darat cuman dapat dilakukan dengan kota arah Manokwari, saat sebelum diteruskan dengan sewa perahu dan melaut sepanjang 2,5 jam.

Menyaksikan bermacam opsi rekreasi yang berada di Taman Nasional Teluk Cendrawasih, seharusnya taman nasional ini masuk daftar perjalanan kamu tahun depannya.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :