Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

 
Home / Berita / Strategi Promosi Pariwisata Indonesia Dengan Sistem Greater

Strategi Promosi Pariwisata Indonesia Dengan Sistem Greater

/
/
 
 

Direktori Wisata -Strategis pemasaran Pariwisata Indonesia dengan sistem great untuk meningkatkanbranding pariwisata Indonesia.

Jakarta, 3 Des 2015. Menteri Pariwisata Dr.Ir. Arief Yahya MSc sebelumnya sudah lebih dari 28 tahun berkarier di PT.Telkom Indonesia. Jadi kemampuannya untuk membuat strategi marketing untuk Pariwisata Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Strategi pemasaran Pariwisata Indonesia ini tentu saja untuk mendukung target 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019.

Strategi Promosi Pariwisata Indonesia Dengan Sistem Greater

Untuk mengundang wisatawan mancanegara inilah dihadirkan branding Wonderful Indonesia. Jika kita pergi ke negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filiphina serta  Vietnam, maka kita bisa saja berpapasan dengan branding Wonderful Indonesia melalui TVC, media ruang maupun luar ruang serta media online, cetakan, videotron yang menempel di gedung hingga stiker pada badan bus kota, kereta api, taxi dan fasilitas publik lainnya. Hal yang sama juga akan kita jumpai di Hongkong, Taiwan, Tiongkok, India, Jepang, Korea, Timur Tengah, Selandia Baru serta negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat.

Memang tidak mudah untuk menaikkan angka 9 juta kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun 2014 hingga menjadi 20 juta pada tahun 2019. Namun publikasi branding yang dilakukan oleh Kementrian Pariwisata dengan placement di media internasional merupakan salah satu strategi yang tidak bisa dianggap main-main.

Beberapa media Internasional yang dimaksud diantaranya adalah National Geographic Australia, FX Australia, CHannel News Asia, FOX Channels, CCTV China, CNBC International, Astro TV, DIVA (Asia TV CHannel), Discovery Channel, Travel Living Channel /Asian Food Channel, CNN International, TV Ashahi Ch.1, Channel 7, Channel 9, Aljazeera, TV3 dll.

Selain itu promosi yang dilakukan Kementrian Pariwisata adalah dengan memaksimalkan social media. Hal ini diharapkan agar pariwisata Indonesia menjadi trending topik. Terutama untuk tiga besar tujuan wisata utama yaitu Batam, Jakarta dan Bali.

Ketiga daerah ini dipilih karena merupakan daerah tujuan wisata yang sudah lebih maju dibanding daerah-daerah lain di Indonesia. Yang dimaksud maju di sini adalah segala infrastruktur dan sumber daya yang mendukung pariwisata sudah tersedia dengan baik. Seperti misalnya ketersediaan hotel, International Airport, Konektivitas internet dll. Strategi promosi ini dikenal sebagai “Greater”.

Dengan adanya sistem greater ini diharapkan daerah yang sudah maju wisatanya akan membantu mempromosikan daerah wisata lain yang ada di dekatnya. Seperti misalnya Bali akan mempromosikan tujuan wisata Lombok.

Dengan demikian wisatawan yang datang ke Bali akan tertarik juga berkunjung ke Lombok. Dengan demikian tingkat lamanya tinggal para wisatawan di Indonesia akan semakin tinggi. Hal ini tentu saja akan berpengaruh pada spend money para wisawatan yang bisa meningkatkan devisa negara.[]

 
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
 
 

1 Comments

  1. semoga dengan strategi promosi pariwisata dengan sistem tsb mampu menambah daya minat para wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia ya mba…

Comments are closed.

This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :