Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Pesona Wisata Masjid Klenteng, Pasuruan

Pesona Wisata Masjid Klenteng, Pasuruan

Direktori Wisata .- Masjid Klenteng Pasuran atau yang dikenal dengan nama Masjid Muhammad Cheng Hoo merupakan bangunan rumah ibadah bagi umat muslim yang bernuansa Tionghoa. Selain sebagai fasilitas tempat ibadah muslim, masjid ini dikenal sebagai salah satu ikon destinasi wisata religi di Kota Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur.
masjdi-klenteng-muhammad-che-hoo-pasuruan
Dari pengamatan Direktori Wisata di lokasi, masjid yang menyerupai klenteng ini memiliki nuansa Tionghoa yang sangat kental, baik dari segi arsitektur atau pun interior yang terdapat di dalam masjid yang menjadikan masjid ini berbeda dengan masjid lainnya.

Letak masjid yang berada di sisi barat jalan antara Surabaya – Malang ini bisa dikatakan sangat strategis dan sering menjadi perhatian orang yang melintas di daerah ini, seperti halnya yang Direktori Wisata alami pada saat melintas di kawasan depan Masjid Klenteng Pasuruan ini. Di lokasi masjid kita banyak menemukan para musafir yang melakukan ibadah sholat sambil berisirahat setelah menempuh perjalanan. Tidaklah heran bila melihat masjid Muhammad Cheng Hoo ini selalu dipadati dengan para pengunjung dari luar daerah.

Konon, menurut informasi yang diterima Direktori Wisata di lokasi Masjid Klenteng Pasuruan ini diambil dari nama saudagar muslim dari Cina yang pertama kali masuk ke Indonesia, seorang saudagar yang memiliki jiwa petualang mengarungi samudra luas yang bernama Laksanamana Cheg Hoo, dengan bala tentara yang cukup banyak dan kapalnya dilengkapi dengan persenjaan meriam. Beliau bukan hanya dikenal sebagai saudagar kaya, namun beliau juga  dikenal sebagai seorang muslim yang taat dan turut berdakwah menyebarkan agama Islam di Nusantara.

Masjid Klenteng Pasuruan ini mengingatkan sebuah bangunan Klenteng Sam Poo Kong yang ada di kota Semarang. Bila kita menelisik dalam jejak rekam nama Cheng Hoo dalam sebuah catatan sejarah dari versi Islam Tionghoa dan catatan sejarah lainnya, di sini masih terdapat dua versi perbedaan. Walaupun terdapat sebuah perbedaan dalam kisah sejarah mengenai jejak tokoh yang satu ini kita akan dapat menemukan satu titik terang kesamaa pelaku tempat dan peristiwanya. ( Baca : Klenteng Sam Poo Kong, Jejak Kerajaan Demak Majaphit )

Lanjut………
Bukan hanya gaya arsitekturnya saja yang unik dari bangunan Masjid Klenteng Pasuruan. Namun, dari setiap bagian bangunan Masjid Muhammad Cheng Hoo ini memiliki arti tersendiri yang mengandung makna akan sebuah ilmu pengetahuan. Misalnya pada ukuran bangunan utama masjid yang memiliki panjang 11 meter, panjang ini menandakan bahwa Ka’bah pada saat dibangun oleh Nabi Ibrahim AS memiliki panjang dan lebar 11 meter. Sedangkan lebar masjid yang memilik panjang 9 meter pada bangunan utama diambil dari keberadaan Walisongo di tanah Jawa. Sedangkan model desain arsitektur yang menyerupai Klenteng merupakan gagasan mengenang para leluhur warga muslim Tionghoa di Indonesia untuk mengenang leluhur warga Tionghoa yang mayoritas beragama Budha.

Untuk menuju lokasi Jalan ke arah Masjid Muhammad Cheng Hoo, Pasuruan, Jawa Timur, dapat mengikuti arah yang terdapat di dalam peta.

Pesona Wisata Masjid Klenteng Pasuruan, merupakan keindahan dari sebuah nilai alkuturasi sebuah seni dan budaya yang melewati proses perjalanan waktu, di sinilah kita dapat melihat jelas bahwa perdedaan itu merupakan salah satu rahmat Illahi yang sangat bernilai tinggi dan hidayah itu hanya milik Alloh SWT, tanpa harus melupakan asal muasal dari sebuah nilai budaya Selamat liburan di pasuruan, Jawa Timur.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • stumbleupon
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks :Ad Views :