Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

 
Home / Indonesia / Banten / Pesona Wisata Alam Liar Taman Nasional Ujung Kulon

Pesona Wisata Alam Liar Taman Nasional Ujung Kulon

 

Ekspedisi Alam Liar Di Taman Nasional Ujung Kulon

Direktori WIsata – Melihat dan mengenal flora fauna alam liar ujung Pulau Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon.

Alam liar di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon merupakan salah satu destinasi wisata menarik dikunjungi. Konon dulunya kawasan Taman Nasional Ujung Kulon ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli botani asal kebangsaan Jerman F.Junghun.

Pada tahun 1921 oleh Pemerintah Hindia Belanda kala itu Ujung Kulon dan Pulau Panaitan ditetapkan sebagai kawasan suaka alam. Dan pada tahun 1992 status Ujung Kulon berubah menjadi Taman Nasional.dan ditetapkan sebagai warisan alam dunia oleh badan PBB UNESCO.

wisata-alam-liar-ujung-kulon

Menurut data pusat informasi yang Direktori Wisata terima di Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon ini memiliki banyak sekali kekayaan alamnya seperti cigenter, Curug Cipaniis, tempat ziarah dan masih banyak lagi lainnya.

Namun hal yang menarik di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon ini, kita bisa melakukan wisata di alam liar yang sangat mengasyikan.

Pagi hari dengan suasana alam yang cerah, di hari yang 2 rencana kami beserta teman-teman akan melanjutkan wisata di alam liar Ujung Kulon yang sebelumnya telah kami lakukan di Pulau Handeleum dan Cigenter, serta Pulau Tanjung Layar sambil menyisir kawasan situs warisan dunia Ujung Kulon.

Setelah semua siap perjalanan wisata jelajah Taman Nasional Ujung Kulon pun kami lanjutkan dengan obyek pertama yang kami singgahi adalah tanaman tumbuhan pohon kiara terbesar yang ada di Pulau Peucang.

 
pohon-kiara

Pohon kiara ini merupakan pohon kiara terbesar yang ada di Pulau Peucang, konon informasi yang kami terima dari petugas di lokasi., tanaman ini awalnya adalah pohon bayur yang akhirnya dicekik oleh pohon kiara dan dialah yang menjadi tumbuh besar.

akar-pohon-kiara

Perkembangan pohon kiara ( Ficus Annulata BL ) tersebut diduga dari feses satwa liar pemakan buah ara yang dijatuhkan pada sebuah tajuk pohon. Biji tersebut kemudian berkecambah dan tumbuh sebagai epifit. Lambat laun tanaman tersebut akan mencekik batang inangnya hingga mati, sehingga menjadi pohon yang mampu berdiri sendiri. Karena sifat itulah tanaman pohon tersebut dikenal dengan sebutan kiara pencekik.

Di Pulau Peucang Taman Nasional Ujung Kulon ini banyak tumbuh tanaman pohon kiara. Umunya tanaman pohon kiara mencekik semua jenis pohon.termasuk pohon keras seperti bayur dan carlang.

Setelah kami mendapatkan keterangan tentang tanaman pohon kiara dari petugas, perjalanan pun kami lanjutkan. Dan ternyata di Pulau Peucang bukan hanya rusa, monyet dan babi.tapi di pulau ini juga terdapat biawak.

Namun, dikarena waktu kami terbatas, Direktori Wisata beserta team harus bergegas untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan Cibunar yang letaknya di daerah pesisir pantai selatan.

Kunjungi Emperan Surga Yang Tercecer Di Kawasan Wisata Alam Ciletuh Geopark Sukabumi, Jawa Barat

Medan yang kami lalui menuju lokasi memang relatif datar dari Cidaun. Namun jalannya sudah banyak tertutup oleh tanaman hutan karena jarang dilalui.

Kunjingi Kawasan Situs Warisan Dunia Ujung Kulon

Selain Direktori Wisata beserta team juga banyak menemukan kubangan dan pohon tumbang, hal ini menjadikan perjalanan kami menjadi sulit dan melelahkan. Apalagi kami bersama rekan-rekan membawa peralatan yang tidak sedikit untuk faslitas penunjang pekerjaan di lokasi Taman Nasional Ujung Kulon.

kotoran-macan

Di tangah perjalanan wisata alam liar Ujung Kulon ini kami menemukan kotoran bekas macan. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya oleh bulu kancil yang telah menjadi kotoran macan menurut informasi dari petugas yang mendampingi kami dari Taman Nasional Ujung Kulon,

Lanjut informasi yang Direktori Wisata Indonesia terima macan di hutan Pulau Daun ini mereka senang makan kancil. Ternyata di hutan liar Pulau Daun ini terdapat macan kumbang yang hidup bebas di alam.

jamur-langkap

Kami pun menemukan tanaman yang unik yaitu jamur langkap. Dikatakan jamur langkap karena tanaman jamur ini hidup menempel di pohon lagkap.

Konon jamur ini akan mengeluarkan cahaya di malam hari. Sayangnya pada saat kami menemukanya pada saat siang hari, dan tanaman jamur tersebut terlihat biasa saja dan tidak bercahaya.

batu-bekas-babi-hutan

Dalam perjalanan jelajah wisata Ujung Kulon ini Direktori Wisata Indonesia beserta team menemukan bekas gesekan babi hutan yang menempel di batu.

Konon informasi yang kami terima, tanah yang membatu ini sering dijadikan oleh babi hutan tersebut menggesekan tubuhnya. Bila kita perhatikan di batu tersebut terdapat alur dan jejak dari babi hutan.

Sebagai hutan basah di kawasan ini juga terdapat aneka buah-buahan yang merupakan makanan hewan seperti monyet, wajawa, banteng, hingga badak. Namun di hutan ini juga ada buah yang bisa di makan oleh manusia salah satunya adalah buah chery hutan yang rasanya asem.

Kunjungi Emperan Surga Yang Tercecer Di Kawasan Wisata Alam Ciletuh Geopark Sukabumi, Jawa Barat

Banyak manfaat yang telah kami peroleh dari perjalanan wisata di alam liar Ujung Kulon ini. Walau rasa lelah dan penat setelah beberapa hari kami lalui bersama menelusuri beberapa kawasan di Taman Nasional Ujung Kulon, tentu saja tidak semua kisah dapat terurai sempurna.

Kunjungi Kepingan Surga Anak Gunung Krakatau Di Selat Sunda Indoensia

Dan apa yang kami uraikan merupakan bagian kecil yang bisa kami rangkum  dalam kisah perjalanan di Taman Nasional Ujung Kulon.

Kunjungi Kawasan Suku Baduy Di Desa Wisata Kanekes Banten

Cara untuk menuju ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, sahabat Direktori Wisata dapat mengikuti akse rute jalan yang terdapat di dalam map, kalian bisa mensetting secara online lokasi tempat asal keberangkatan kalian menuju ke lokasi.

Kesimpulan kami dalam perjalanan ini, bahwa Indonesia itu indah dan kaya. Bila ingin melakukan perjalanan wisata alam penuh dengan petualangan yang eksotis, cobalah ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, temukan dan rasakan liburan di alam liar yang berbeda.[]

 
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
 
 

11 Comments

  1. woowww,, keren banget ya kang pohon-pohonnya,kayanya tempatnya juga asyik

      • Bukan gambarnya kang, tapi suasananya greget banget , sampai bingung kita mau ambil dari sisi mana untuk ambil gambar, karena semuanya indah banget.

  2. berkat orang jerman,taman wisata ini jadi terkenal seperti sekarang ini yamas

    • Benar kang, malah banyak wisatawan dari luar yang senang akan petualangan seperti ini, nambah wawasan dan pengethuan juga untuk kita melihat cara mereka mencintai alam Indonesia dengan segala keunikan flora dan fauna yang ada di sini.

  3. pemandangan di wisata ini masih sangat alami yamas.
    jadi kepikiran mau kesana

    • Namanya hutan Kang, ya masih alami banget kalau ke Taman Nasional Ujung Kulon. Kapan-kapan bisa main ke mari kang saya doakan deh. Amiiin…..

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Indra Kusuma Sejati…

    Alam liar yang masih belum terusik memang banyak misteri dan kesegarannya. Saya pernah beberapa kali mengunjungi alam liar ini seperti di Taman Negara Bako, Taman Negara Samalaju dan di Port Dickson. Sebaiknya harus dipelihara dan dipulihara untuk ekosistem yang sihat.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

    • Walaikumsalam Wr. Wb

      Pantinya di sna juga bagus ya bunda di, nanti bila ada wakyu kesempatan bisa mampir ke sana.

  5. Tempatnya sepertinya indah ya mas? Tapi dengan adanya macan kumbang yang hidup bebas disana apakah tidak berbahaya? hehe

    • Selama perjalanan ini kita selalu didampingi dengan petugas dari Taman Nasional Ujung Kulon, dan biasanya mereka terlatih dan tahu jam dan waktu serta lokasi dari satwa yang ada di lokasi Kang, bekas tapaknyanya saja mereka bisa tahu. he,,,, he,, he,, Tapi itulah sesnsasi petualangan di Hutan Liar Taman Nasional Ujung Kulon ini kang. 😀

Comments are closed.

This div height required for enabling the sticky sidebar
 
Translate »
Ad Clicks :Ad Views :