Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Pesona Tempat Wisata Sumatera Barat

Pesona Tempat Wisata Sumatera Barat

Menelisik Tempat Wisata Sumatera Barat Yang Indah

Direktori Wisata – Keunikan tempat wisata Sumatera Barat yang menjadi destinasi wisata menarik untuk dikunjungi.

Tempat  wisata Sumatera Barat yang memiliki topgrafi yang beranka ragam seperti laut, gunung, lembah, danau-danau yang indah, hutan yang masih alami srta kehidupan dataran rendahnya yang unik Dengan letak tempat daerah topografi seperti itu menjadikan Sumatera Barat memiliki destinasi wisata yang kaya akan budaya, mulai taradsi dari masyarakatnya, kesenian bangunan khas kenekaraman kuliner yang lezatsrta kiah cerita mitos yang diberitakan.

Bila kita mengisi liburan di di kawasan ini maka kita akan dapat melihat dan menikmati sejuta pesona wisata Sumatera Barat nan Eksotis yang bisa kita jumpai di setiap pelosok tempat wisata yang akan mebuat kita takjub akan destinasi yang dimiliki daerah ini berikut merupakan tempat wisata Sumatera Barat yang bisa kita kunjungi saat berlibur di daerah ini.

Tempat Wisata Sumatera Barat:: Lembah Harau
Lembah Harau merupakan salah satu tempat wisata Sumatera Barat yang berupa lembah cantik dan sering disamakan oleh wisatawan dengan Taman Nasional Yosemite di Amerika Serikat. Lemabah Harau merupakan Taman Nasional yang dikeliling bukit tebing tinggi yang dramatis yang memiliki ketinggian 500 hingga 850 meter dari permukaan laut. (mdpl), serta bukit ini memiliki kemiringan sekitar hampir 90 derajat.

Lembah Harau Sumatera Barat

Bukit-bukit di tempat wisata Lembah Harau ini juga dihiasi dengan corak warna alami perpaduan antara tumbuhan liar dan efek warna akibat iklim cuaca pada batuan tebing yang membuat warna semakin indah, karena terdapat area persawasan dan rumah penduduk di antara tebing-tebing yang indah. Secara garis besar tempat wisata Lembah Harau Sumatera Barat yang telah ada sejak jaman Belanda ini terbagi menjadi dua lokasi, yaitu akar berayun dan sarah bunta.

Lembah Harau Sumatera Barat

Di lokasi akar berayun Lembah Harau terdapat satu air terjun dengan debit air yang sungguh besar dan tepat dibagian bawahnya terdapat kolam pemandian yang sangat segar, dan konon kabarkan sering digunakan berendam oleh para wisatawan pada jaman Belanda sejak dahulu.

Sedangkan untuk di lokasi Sarah Bunta Lembah Harau yang terletak tidak jauh dari lokasi Akar Berayun ada beberapa spot menarik yang bisa kita kunjungi seperti titik spot Echo yang merupakan titik yang ditandai dengan sebuah prasasti kecil. Konon di prasati kecil tersebut terdapat sebuah mtos yang dipercaya oleh masyarkat setempat yaitu “jika kita meneriakan nama seseorang yang kita cinttai di dalam prasasti lubang tersebut, kemudian nama orang tersebut akan bergema pada dnding bukit yang berada jauh diseberang, bila kita percaya nama orang tersebut akan menjadi jodoh kita kelak nantinya”. Penasaran ? coba saja tempat wisata Lemba Harau di Sumatera Barat ini ! Buktikan saja sendiri……he,, he,, he,,

Dan bagi kita yang akan menikmati indahnya waktu malam di tempat wisata Taman Nasional Lembah Harau ini, maka kia bisa menikmati penginapan berupa homestay bisa kita manfaatkan untuk menginap di lokasi tersebut dengan failitasnya.

Bagi para sahabat Direktori Wisata Indonesia dan pembaca setia yang menctai tanaman liar, kita dapat dengan mudah menjumpai berbagai jenis tanaman liar nan eksotis di tempat wisata alam ini dengan mudah. Namun, hal yang perlu diingat jangan semabaran dipetik ya…… dan terlebih kita harus tetap menjaga kebersihan dan menjaga kelestarian tanaman tersebut.

Kunjungi : 10 Tempat Wisata Alam Terbaik di Indonesia

Tempat Wisata Sumatera Barat:: Rumah Gadang
Rumah Gadang sebagai salah satau tempat wisata yang menyajikan beragam dokumentasi dan juga infomasi budaya tentang Minangkabau yang terletak di Padang Panjang. Di lokasi  ini kita dapat mengetahui informasi dan koleksi yang berkaitan dengan busaya Minangkabau yang salah satunya mengei Rumah Gadang.

Rumah Gadang Sumatera Barat

Menurut informasi yang diterima Direktori Wisata, Rumah Gadang merupakan tempat tinggal yang di miliki budaya Minangkabau Sumatare Barat. Dimana seluruh bagian dalam Rumah Gadang merupakan ruangan lepas kecuali kamar tidur. Rumah khas Minang ini biasa dibangun di atas sebidang tanah milik beberapa keluarga dalam satu suku secara turun termurun yang hanya dimiliki serta diwarisi pada perempuan yang termasuk suku tersebut. Sedangkan jumlah kamar yang ada di dalam Rumah Gadang tersebut tergantung dari jumlah keluarga yang tinggal di dalamnya.

Namun, ketika anak perempuan mereka menikah, maka anak perempuan tersebut akan memperoleh sebuah kamar. Sementara anak-aak gadis yang belum menikah ditempatkan di dalam satu ruangan yang terletak di bagian ujung. Sedangkan tiang-tiang yang ada di depan kamar merupakan tanda batas bagi warga yang menempati kamar tersebut. Jadi semisal ada yang mengunjungi keluarga tersebut mereka akan menjamu tamu-tama di area yang telah ditentukan dan tidak melewati batas tiang.

Di beberapa sisi bagunan Rumah Gadang terdapat sebuah motif ukiran pada bangunan Rumah Gadang juga memiliki makna masing-masing. Diantaranya adalah motif kuciang lalo yang terdapat di tiang dengan makna kewaspadaan. Dan selain itu untuk motf si kambang mani yang berart bunga indah yang mencerminkan sifat keramahan sifat orang Minang dalam menerima tamu.

Sedangkan bila kita melihat di halaman yang terdapat di halam depan Rumah Gadang biasanya selalu terdapat rangkiang atau yang sering disebut dengan lumbung padi. Jika kita melihat sekilas seprtinya rangkiang yang satu dengan yang lainnya tidak memilikiperbedaan.

Namun, jika kita melihatnya lebih teliti rangkiang tersebut memiliki perbedaan yang terletak dibagian kaki atau pada tiang penyanggah bangunan yang mencerminkan perbedaan fungsi Rangkiang berkaki empat disebut dengan rangkiang  Sitijau Lauik yang biasanya digunakan untuk menyimpan padi yang biasanya digunakan secara adat.

Sedangkan untuk Rangkiang Sitenggang  Lapa yang juga memiliki kaki empat namun terlihat bentuknya lebih ramping yang digunakan untuk acara sosial seperti membantu fakir miskin. Dan untuk Rangkiang Sibaya-Bayauyang berkaki enam digunakan untuk menyimpan padi untuk persidiaan makan sehari-hari. Dan yang terakhir adalah Rangkiang Kaciak yang berkaki sembilan digunakan untuk menyimpan padi yang dipergunakan untuk pembangunan kampung.

Mengunjungi tempat wisata budaya di Rumah Gadang Sumatera Barat ini, kita bisa lebih banyak mengetahui tentang filosofi dan kearfan lokal dari masyarakat setempat yang terdapat dan diemplementasikan di Rumah Gadang ini dengan sebagi bentuk dan tata letak yang telah diatur sedemikan rupa. Dari tempat inilah kita banyak mengetahui tentang pembelajaran yang lebih memiliki makna luas untuk penerapan dalam hidup yang lebih teratur di balik setiap kerafian lokal dengan begitu indahnya.

Kunjungi : 9 Desa Wisata Yang Menarik di Kunjungi dan Lagi Nge Hits di Indonesia

Tempat Wisata Sumatera Barat:: Istana Pagar Ruyung
Istana Pagar Ruyung merupakan salah atu tempat wisata budaya yang memiliki dan menjadi destinasi wisata khas yang menjadi obyek wisata yang menarik dikunjungi di Sumatera Barat. Tepatnya ini merupakan sebuah bangunan replika Istana Pagar Ruyung, karena bangunan aslinya telah hancr dan tidak tersisa yang sejak tahun 1804 yang lalu.

Istana PagarRuyung Sumatera Barat

Walau dari bangunan replika Isatana Pagar Ruyung ini kita bisa melihat seperti apa istana di Sumatera Barat pada jaman dahulu kala dengan perbedaannya dengan Rumah Gadang. Karena secara bentuk keduanya sama-sama memiliki bentuk bangunan yang mengecil kebawah layaknya kapal di lautan yang bertahan dari gelombang laut. Hal ini konon menurut cerita yang Diterktori Wisata terima, bentuk bangunan arsitektur bangunan ini dipelajari oleh nennek moyang orang Minangkabau untuk menghindari hancurnya bangunan, Karena Sumatera Barat sering kali dihantam dengan gempa bumi.

Sedangkan untuk tata ruangnya bangunan Istana Pagar Ruyung ini memiliki tiga lantai. Sedangkan rumah gadang hanya dua. Pada lantai pertama Istana terdapat tujuh ruang yang ditandai dengan pilar-pilar sebagai batasnya. Konon, ruang-ruang tersebut dipergunakan untuk raja, ibu kandung dan para anak perempuan yang telah menikah.

Dan untuk lantai dua pada Istana Pagar Ruyung terdapat ruang yang diperuntukan bagi anak perempuan yang belum menikah dan hendak dipingit. Sedanka untuk lantai ketiganya yang di peruntukan sebagai tempat raja untuk mencari ide dan mengatur strategi perang. Maka tidaklah heran bila kita naik ke  Istana Pagar Ruyung, kita akan menjumpai banyak senjata serta peti harta benda keluarga kerajaan.

Lanjut informasi yang Direktori Wisata peroleh, khusus Istana Pagar Ruyung ada beberapa ruang yang tidak boleh diletakan dalam bangunan utama Istana, seperti dapur, lumbung padi atau rangkiang, surau khusus anak laki-laki, bangunan musyawarh suara tempat membunyikan gong untuk memberitahukan informasi untuk rakyat, tempat mandi serta toilet.

Kunjungi : Air Terjun Temam Niagara Mini Cantik di Lubuklinggau, Sumatera Selatan

Tempat Wisata Sumatera Barat:: Batu Angke
Batu Angke merupakan salah satu obyek wisata Sumatera Barat yang memiliki sebuah batu antik yang berwarna hitam yang terdapat banyak lubang-lubang kecil diseluruh batu dengan berat yang berubah-rubah. Jika kita perhatikan secara perlahan bentuk batu ini menyerupai punggung kura-kura yang dibagian teinya berwarna tembaga.

Batu Angke Sumatera Barat

Konon mitosnya batu ini diberi nama batu anke-angke. Murut mitos masyarakat setempat batu ini memiliki kekuatan gaib yang mampu meramal nasib seseorang. Dan barang siapa yang dapat mengakat batu tersebut  hingga batas yang ditentukan berarti itu sebuah pertanda keinginan sang pengangkat batu tersebut akan segera tercapai. Namun jika tidak teragat maka dipercaya hal sebalknya.akan terjadi.

Deasa Balai Tabuh Sumatera Barat

Obek wisata Batu Angke ini menjadi salah stau obyek wisata daerah Sumatera Barat yang terletak di Desa Balai Tabuh, Kecamtan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar. Menurut sejarahnya Batu Angke-angke tersebut sduah diwariskan oleh tujuh generasi dari penemu batu pertama.yaitu Dt. Bandaro Kayo yang dahulanya adalah kepala dari suku Piliang.Berati usia batu ini sudah berumur lebih dari 500 tahun. Dan sekarang batu ini djaga leh keturunan dari Dt. Bandaro Kayo. Bagi kita yan akan mencobanya kta bisa membaca terlebih dahulu tata tertip yang terlusin jelas di majalah dinding ( mading ) yang berada di samping ruangan batu angke-angke tersebut.

Terlepas dari sebuah perdebatan kecil yang berkembang di masyarakat luas tentang obyek wisata Batu angke-angke tersebut di atas, hal ini menjadi sebuah keyakinan dan kepercayaan yang dikembalikan kepad individu masing-masing setiap orangnya yang bersangkutan.

Dari ketiga tempat wisata Sumatera Barat tersebut di atas merupakan bagian kecil dari banyaknya obyek wisata yang bisa menjadi tempat liburan bagi kita bila datang ke daerah Sumatera Barat. Dengan menyaksikan keindahan alam serta keunikan dari masing-masing destinasi wisata Sumatera Barat yang kita sambangi, maka kita akan mengetahui lebih jelas apa yang tersirat dengan sebuah kisah dan cerita yang terdapat di setiap tempat wisata Sumatera Barat tersebut.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate ยป
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :