Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Jawa Barat / Bandung / Wisata Perkebunan Teh Malabar Pangalengan Bandung Selatan

Wisata Perkebunan Teh Malabar Pangalengan Bandung Selatan

/
/

Jelajah Wisata Agribisnis di Pangalengan Malabar Bandung Selatan

Direktori Wisata – Menikmati tempat wisata alam perkebunan teh Malabar tawarkan sensasi liburan tersendiri nikmati pemandangan luas nan hijau di ketinggian 1.550 meter di atas permukaan laut di Pangalengan Bandung Selatan.

Pesona Perkebunan Teh malabar bandung Selatan

Jauh mata memandang hijaunya kebun teh yang tawarkan sensasi tersendiri bagi para wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan di tempat wisata agribisnis di Bandung yang menarik dan fenomenal bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Wisata alam di Bandung yang menjadi rekomendasi untuk liburan bersama keluarga di daerah Bandung Selatan salah satunya adalah perkebunan teh di Pangalengan. Tempat wisata di wilayah Bandung Selatan ini sangat cocok untuk tujuan liburan sahabat ketika berlibur di kota ini. Pangalengan adalah kecamatan di Kabupaten Bandung yang dingin, sejuk dan asri, yang lokasinya berada di ujung Selatan Bandung.

Dari pengalaman mengunjungi destinasi wisata alam agribisnis yang rekomended di Bandung, sahabat Direktori Indonesia bisa mampir ke Pangalengan dengan menempuh perjalanan sekitar 40 km ke arah Selatan Bandung. Selama perjalanan kita akan menikmati pemandangan indah selama perjalanan yang bisa diabadikan dengan memotretnya.

Setelah sampai di Pangalengan Bandung, ada beberapa objek wisata yang dapat kita kunjungi, seperti Perkebunan Teh Kertamanah, Perkebunan Teh Malabar, Perkebunan Teh Purbasari, Perkebunan Teh Pasir Junghun, Perkebunan Teh Pasirmalang, Perkebunan Teh Cukulm dan Kebun Penelitian Teh Cibeureum serta Chinchona.

Jelajah Tempat Wisata Pangalengan Bandung

Melakukan liburan dengan perjalanan jelajah wisata di Pengalengan Bandung di perkebunan teh malabar memberikan pengalaman baru dan juga nuansa yang berbeda dalam menjalankan liburan yang bisa dinikmati beserta keluarga dan kerabat. Di sini sahabat Direktori Wisata dapat merasakan keindahan panorama alam terbuka dengan hamparan kebun teh sepanjang mata memandang. Selain itu, sahabat Direktori Wisata Indonesia pun juga bisa mencoba memetik pucuk daun teh langsung dengan tangan kita sendiri.

Konon, informasi yang Direktori Wisata Indonesia dapatkan di lokasi dalam catatan sejarahnya perkebunan Malabar yang luasnya sekitar 2.022 hektare ini setiap hari dapat mengolah 60.000 kilogram pucuk teh. Pemasarannya sembilan puluh persen ke luar negeri. Tenaga kerja yang terlibat mencapai 1.860 orang.

Lanjut informasinya, Perkebunan teh Malabar telah dibuka sejak tahun 1890-an oleh Preangerplanter bernama Kerkhoven yang sebelumnya sudah membuka perkebunan teh di daerah Gambung, Ciwidey. Akan tetapi, popularitas kawasan Kebun Teh Malabar berkembang dengan pesat dan memuncak setelah Kerkhoven mengangkat sepupunya, Karel Albert Rudolf Bosscha, untuk menjadi administratur perkebunan ini pada tahun 1896.

Pada bulan Agustus 1896, Bosscha mendirikan Perkebunan Teh Malabar. Dan pada tahun-tahun berikutnya, ia menjadi juragan seluruh perkebunan teh di Kecamatan Pangalengan. Bosscha datang ke Indonesia dalam usia 22 tahun pada tepatnya pada tahun 1887.

Mulanya, ia membantu bekerja di perkebunan teh milik pamannya, Edward Julius Kerkhoven, di Sukabumi. Pada bulan Agustus 1896, Bosscha mendirikan Perkebunan Teh Malabar dan menjabat sebagai Administratur selama 32 tahun. Selama itu, ia mendirikan dua pabrik teh dan menjadikan perkebunannya sebagai perkebunan yang maju. Bosscha menjelma menjadi “Raja Teh Priangan”.

Lanjut informasi,,,
Selama 32 tahun masa jabatannya di perkebunan teh ini, ia telah mendirikan dua pabrik teh, yaitu Pabrik Teh Malabar yang saat ini dikenal dengan nama Gedung Olahraga Gelora Dinamika dan juga Pabrik Teh Tanara yang saat ini dikenal dengan nama Pabrik Teh Malabar.

Setiap jam sembilan pagi, Bosscha biasa duduk di kursi di depan rumah, berjemur sambil membaca koran sebelum mulai berkeliling mengawasi para pekerjanya. Ia meninggal dunia di pangkuan Suminta, seorang buruh perkebunan. Ia meninggal karena terserang tetanus. Akan tetapi, bagaimana penyakit itu menjangkitinya, tak banyak yang bisa menjelaskan.

Menurut kisah yang Direktori Wisata terima dari salah saorang petugas di lokasi, tragedi tersebut berawal dari terjerembapnya kuda tunggangan Bosscha di Kebun Cikolotok saat berjalan menuju Bukit Nini untuk mengawasi pekerjanya. Luka di kakinya terkena kotoran kuda. Dari situlah penyakit mematikan itu masuk ke tubuh Bosscha.

Kini tempat peristirahatan terakhir Karel Albert Rudolf Bosscha atau yang sering dikenal dengan Tuan Bosscha berada tepat di tengah-tengah perkebunan Malabar, tak jauh dari Mess Bosscha, dan Gunung Nini. Hal ini sesuai dengan pesan terakhir Bosscha yang ingin dimakamkan di tengah-tengah perkebunan.

Dalam keterangan di dalam batu prasasti yang terdapat di lokasi, Bosscha yang lahir pada 15 Mei 1865 di Den Haag, wafat di Malabar, 26 November 1928

Di kawasan perkebunan teh Malabar pangalengan ini, sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat liburan sambil memacu adrenalin bagi yang memiliki hobi berpetualang dengan menggunakan sepeda gunung untuk mengelilingi kawasan wisata agribisnis dengan hamparan lahan hijau yang berundak perbukitan dengan medan trek yang menantang dan asik.

Wisata alam di kebun teh Pangalengan ini juga bisa menjadi ajang wisata edukasi bersama keluarga dengan mendatangi kebun penelitian teh yang yang ada di Pangalengan. Pangalengan merupakan sentra penghasil susu murni dan pemasok sayur mayur terbesar di Bandung.

Oleh-oleh Pangalengan Bandung Selatan

Setelah berwisata di Pangalengan kita bisa membawa buah tangan baik untuk keluarga atau kerabat di kota asal. Terdapat banyak pilihan oleh-oleh seperti olahan susu, permen karamel, dodol susu, kerupuk susu atau roti susu. Ketika Anda dan kelurga berkunjung ke Pangalengan, jangan khawatir mengenai masalah akomodasi, karena di Pangalengan sudah banyak tersedia berbagai macam dan tipe penginapan yang bisa sahabat pilih sesuai keinginan dan kebutuhan liburan kita di sana.

Bagi sahabat Direktori Wisata yang akan menikmati liburan dengan wahana liburan dan rekreasi permainan air panas, dapat langsung datang di tempat wisata alam pemandian ciater Cibolang Bandung.

Ada beberapa jenis penginapan di Pangalengan, salah satunya tipe wisma. Wisma di sekitar lokasi Pangalengan sudah dilengkapi dengan pemanas air dan juga ada kolam renangnya. Mengenai masalah harga, relatif terjangkau dengan isi kantong, jadi sahabat Direktori Wisata tidak perlu merogoh kocek yang terlalu dalam.

Liburan di Bandung memang selalu menyenangkan karena tempat wisata di Pangalengan Bandung Sealatan begitu beragam dengan keunikannya masing-masing, bahkan bagi sahabat Direktori Wisata para pecinta kopi bisa mapir di kawasan wisata kopi luwak Malabar Bandung.

Jelajah kawasan wisata agribisnis di perkebebunan Malabar Pangalengan Bandung, akan membawa liburan kita yang penuh sensasi ragam liburan, dari wisata alam, wisata sejarah, wisata edukasi yang kaya akan informasi yang akan membawa kepada kita dengan keragaman potensi yang di miliki kawasan ini.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :