Opening Gorontalo Karnaval Karawo 2018 Diikuti 32 Kontingen

posted in: Gorontalo | 0

Gorontalo Karnaval Karawo 2018 Disambut Sumringah Oleh Masyarakat Gorontalo

Direktori Wisata – Pesona Gorontalo Karnaval Karawo 2018 dihadiri oleh ribuan pengunjung dari wisatawan lokal maupun mancanegara, dan diharapkan menjadi pemicu laju perekonomian di Provinsi Gorontalo.

Pesona Gorontalo Karnaval Karawo

Gorontalo Karnaval Karawo 2018 yang berlangsung Sabtu (20/10) diramaikan ratusan peserta dari 32 kontingen. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai instansi pemerintah maupun swasta seperti perbankan, kantor dinas pemerintah daerah, Polri, sekolah, dan masyarakat umum.

Karawo yang merupakan kain tradisional khas Gorontalo yang merupakan hasil kerajinan tangan. Konon dari informasi yang Direktori Wisata terima, Karawo sendiri berasal dari Bahasa Gorontalo yang artinya sulaman dengan tangan. Dimana masyarakat luas yang berada di luar Gorontalo mengenalnya dengan sebutan “kerawang”.

Karawo lahir dari proses panjang yang merupakan buah dari ketekunan para perajin. Seni membuat kerawang atau karawo disebut ‘Makarawo’. Sedangkan untuk informasi kerajinan kain khas Gorontalo yang satu ini, tidak ada kain karawo yang bukan hasil dari kerajinan tangan hingga sekarang ini.

Lanjut informasi……
Konon, seni dan kerajinan masyarakat lokal Gorontalo tersebut telah diturunkan dari generasi ke generasi sejak masa Kerajaan Gorontalo berjaya. Hingga sekarang ini, hasil keindahan motif, keunikan cara pengerjaan, dan kualitas dari karawo sangat bagus dan membuat karawo bernilai tinggi.

Dari pantauan Direktori Wisata Indonesia di acara Gorontalo Karnaval Karawo 2018 kalai ini, terlihat jelas berbagai desain mode dari bahan karawo dengan anggun melenggang dengan anggun dan sangat indah ke jalanan yang dipergakan oleh para peserta dari 32 kontingen.

Lenggak lenggok indah yang terbungkus oleh hasil inovasi pengembangan dari para perajin kain karawo mewarnai jalan-jalan yang menjadi rute peserta Karnaval Karawo kali ini yang berjarak 1 km. Mulai dari yang desain sederhana hingga desain yang sangat rumit, semua napak terlihat indah dan mempesona.

Masyarakat pun terlihat antusias menyaksikannya. Bahkan, hujan yang sempat turun di tengah acara open ceremony Gorontalo Karnaval Karawo 2018 kali ini tidak menyurutkan semangat peserta dan masyarakat.

Lanjut…….
Dalam sambutan opening ceremony Karnaval Karawo 2018 kali ini, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, “Melalui karnaval ini, kain sulaman khas karawo semakin dikenal. Bukan hanya tingkat lokal dan nasional, namun juga internasional.”

“Yang membuat Saya bangga, karnaval ini membuat para perajin karawo kehabisan bahan. Itu berarti terjadi peningkatan produksi dan permintaan sulam karawo yang meningkatkan perekonomian perajin,” ujar Rusli Habibie.

Rusli pun mengungkapkan, “Dalam beberapa even karnaval yang telah dilakukan, perputaran uangnya mencapai Rp 5 miliar. Mulai dari perajin karawo, koreografer karnaval, kuliner hingga suvenir, hotel dan penjahit.

“Semua lapisan masyarakat turut merasakan perputaran perekonomiannya. Semoga permintaan kain Karawo dari luar Gorontalo makin banyak,” harapnya.

Gubernur Rusli mengungkapkan, saat ini karawo bukan hanya dijadikan baju. Namun dikembangkan menjadi mukena, kipas, sapu tangan dan lainnya.

“Saya juga mengapresiasi peran Kementerian Pariwisata yang selalu mempromosikan karawo hingga ke luar negeri,” ujarnya.

Lanjut…….
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Nancy Lahay menjelaskan, “Karnaval Karawo untuk mempopulerkan sulaman karawo dan merupakan kegiatan tahunan. Tahun ini, Karnaval Karawo masuk dalam Top 100 Wonderful Event Kemenpar.”

“Festival karawo tahun ini masuk dalam 100 top event nasional yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. Tahun ini juga, parade busana dan karnaval diramaikan sejumlah perwakilan dari daerah regional Sulawesi,” kata Nancy.

“Bahwa Pariwisata sebagai salah satu leading sector dalam upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Gorontalo.” tegas Nancy

“Dan karnaval ini merupakan perwujudan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung Program Prioritas Nasional di bidang Pariwisata. Untuk pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara,” jelasnya menutup sambutan dari atas podium.

Lanjut…….
Sedangkan dari Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan aprisiasi acungan jempol kepada Provinsi Gorontalo. Dirinya mengapresiasi niatan Provinsi Gorontalo yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu leading sector.

“Kami semakin yakin apa yang diputuskan Presiden Joko Widodo itu sudah berada di rel yang benar. Pariwisata menjadi salah satu sektor prioritas, selain Infrastruktur, Energi, Pangan dan Maritim. Kita punya semua potensi yang dibutuhkan untuk menghidupkan pariwisata sebagai pendongkrak ekonomi nasional,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Menpar pun menjelaskan, “Sektor pariwisata di Provinsi Gorontalo menjadi salah satu yang berpotensi menjadi ladang uang baru bagi masyarakat Gorontalo.”

“Dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi rata-rata per tahun sebesar 0,57%. Laju ekonomi Gorontalo juga bisa tumbuh 7%. Diharapkan kelak pariwisata bisa menjadi motor pertumbuhan baru bila pengembangan pariwisata berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

Adapun acara opening ceremony Karnval Karawo 2018 ini, sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat menyaksikan dalam penayangan video yang berada di bawah ini. Kalianpun dapat menyaksikan kegiatan Gorontalo Festival Karawo ini dalam tayangan melalui channel video youtube di salah satu videonya yang terpasang di link akhir video.

Kemeriahan acara pembukaan Pesona Gorontalo Karnaval Karawo 2018 yang dihadiri oleh masyarakat.

 

 

Follow Direktori Wisata:

Direktori Pariwisata Dunia menyajikan keragaman tempat wisata dunia dengan keindahan alam, budaya dan kearifan lokal serta wisata kulinernya.