Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Kuliner / Nasi Balap Puyung Khas Kuliner Lombok, Nusa Tengara Barat

Nasi Balap Puyung Khas Kuliner Lombok, Nusa Tengara Barat

Menikmati Hidangan Kuliner Khas Nasi Balap Puyung Lombok, Nusa Tenggara Barat

Direktori Wisata – Nasi balap super pedas dengan rasa nikmat dan lezat yang menjadi ciri khas masyarkat lokal Puyung, Lombok Tengah, Nasa Tengara Barat.

Mengisi liburan di Indonesia, tentu kita akan menemukan berbagai macam bentuk sajian makanan khas daerah yang memiliki citarasa yang unik dan lezat. Apalagi pada saat kami mengunjungi tempat wisata di daerah Lombok.

Ketika menyinggung tentang makanan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat, pikiran sahabat Direktori Wisata mungkin langsung tertuju pada kenikmatan ayam taliwang yang sangat populer.

Nasi Balap Puyung Khas Kuliner Lombok, Nusa Tengara Barat
Nasi Balap Puyung Khas Lombok

Namun, pada kesempatan kali ini saya diperkenalkan dengan sajian khas Lombok lainnya yang nikmatnya tak kalah terkenal, yaitu nasi balap Puyung.

Informasi yang Direktori Wisata terima,
Nasi balap dikenal juga dengan nama nasi balap puyung atau nasi puyung, yang merujuk kepada daerah asal kuliner ini, yaitu Kampung Puyung yang terletak di Dusun Lingkung Daye, Jonggat, Lombok Tengah.

Kebetulan liburan saya di Lombok kali ini, menginap dan singgah di salah satu Desa Puyung yang menjadi lokasi kami bermalam selama liburan di daerah Kota Mataram. Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dulu Nasi Balap itu identik dengan malam hari, karena hanya tersedia di malam hari untuk melayani anak-anak muda yang suka nongkrong dan balap di Kapung Puyung,

Sementara untuk versi kedua ada yang mengatakan, nama Nasi Balap berasal dari proses pembuatannya yang cepat, sehingga orang-orang Lombok menyebutnya dengan nama Nasi Balap.

Lanjut informasi,
Sajian nasi balap ini sebenarnya sederhana, yaitu seporsi nasi putih dengan suwiran daging ayam bumbu pedas, kedelai goreng, plus sambal khas yang disajikan di atas daun pisang.

Sementara, kering kentang, oseng buncis, dan telur juga kerap hadir sebagai pelengkap. 3 jenis tambahan menu nasi balap puyung tersebut bisa di tambahkan ke dalam menu sajian nikmat khas Lombok yang satu ini.

Nasi balap biasanya disantap sebagai menu sarapan. Makanya, penjual nasi balap umumnya menjajakan dagangannya sejak pagi hari. Tapi, sajian ini juga tetap bisa ditemukan di berbagai sudut kota Lombok pada siang dan malam hari.

Menikmati Hidangan Kuliner Khas Nasi Balap Puyung Lombok, Nusa Tenggara Barat
Menikmati Kuliner Nasi Balap Puyung Khas Lombok

Rasa Nasi Balap Puyung yang saya rasakan bersama keluarga, rasanya cukup enak dan lezat. Citarasa gurih dan pedas yang nendang merupakan andalan bagi kuliner Khas Lombok yang satu ini.

Bukan hanya sekedar menyantap kuliner khas Lombok yang beraroma khas lokal dengan rasa pedasnya. namun, pada kesempatan makan malam bersama.

Saya pun coba menggali informasi tentang sejarah nama Nasi Balap yang cukup dikenal oleh kalangan anak muda dan orang dewasa yang satu ini.

Hal yang menarik untuk digali dari perjalanan Nasi Puyung khas Lombok yang laris dan menjadi salah satu ikon kuliner di Nusa tenggara barat ini adalah histori perjalanannya yang bisa terkenal.

Dalam satu porsi Nasi Balap Puyung berisi nasi putih, ayam suwar-suwir, sayur kacang panjang, kentang kriuk, abon sapi, dan satu potong ayam goreng kampung.

Selain bisa disajikan dengan cepat, ciri khas Nasi Balap Puyung juga terletak pada rasa bumbu khas yang ada pada ayam suwar-suwirnya.

Nasi Balap Puyung kini tidak hanya tersedia di malam hari. menu khas Lombok ini kini juga menjadi teman makan siang kebanyakan warga Lombok.

Hidangan Nasi Balap Puyung Kas Lombok
Hidangan Nasi Balap Puyung Khas Lombok

Sambalnya yang super pedas, berpadu sempurna dengan rempah ayam suwar-suwir yang cocok di lidah masyarakat Indonesia. Apalagi bagi sahabat Direktori Wisata yang suka dengan makanan pedas.

Nasi Balap Puyung, satu lagi kuliner khas yang memperkaya khazanah kuliner Nusantara. Hal ini juga membuktikan bahwa keragaman alam dan budaya merupakan salah satu pesona Indonesia, termasuk kekayaan kuliner Nusantara.

Sejarah Munculnya Nasi Balap Puyung Lombok

Sejarah kuliner Nasi Balap Puyung ini bermula dari ibu Inaq Esun yang telah menjajakan makanan ini sejak tahun 1970-an. Pada tahun 90-an, ada salah seorang cucu dari Inaq Esun yang berprofesi sebagai pembalap lokal.

Setiap kali menang balapan, ia selalu mentraktir teman-temannya di warung nasi milik neneknya. Konon, setiap orang yang pernah merasakan Nasi Puyung Lombok ini merasa cocok dan mulai terkenal dari mulut kelmulut di warga lokal. Dari situlah nama nasi balap ini berasal.

Kini, kedai nasi balap Puyung cap Inaq Esun menjadi salah satu destinasi kuliner Lombok yang sangat populer dan telah memiliki beberapa cabang. Warung-warung penjaja nasi balap pun menjamur hingga ke luar NTB.

Dari sepenggal keterangan yang Dikretori Wisata terima dari warga lokal Desa Puyung di Lombok inilah, menjadi ingin ikut meramaikan untuk memperkenalkan ikon kuliner khas Lombok dari Nasi Balap Puyung ke halayak lebih luas.

Dari pengalaman Direktori Wisata menyantap Nasi Balap Puyung khas Lombok ini sendiri sih, memang bentuk dari kuliner khas Lombok ini sepintas terlihat seperti nasi kucing atau nasi uduk Jakarta.

Namun setelah dilihat dan diperhatikan lebih teliti, ternyata Nasi Balap Puyung khas Lombok ini memiliki campuran kaldu dan suwiran daging ayam di atasnya, yang dicampur dengan oseng kacan panjang dan telur sebagai pelengkap isi toping yang dicampur di dalamnya.

Cara Membuat Nasi Balap Puyung Lombok

Untuk membuat Nasi Balap Puyung, maka sahabat Direktori Wisata harus menyediakan ayam sisit, kacang kedelai.

Haluskan semua bumbu seperti cabe rawit, cabe merah keriting, bawang putih, kecuali jeruk limau, lalu tumis dengan sedikit minyak hingga harum. Bila sudah tercium aroma harumnya, sahabat Direktori Wisata bisa melanjutkan kelangkah berikutnya.

Masukkan serai dan lengkuas, tambahkan sedikit kaldu rebusan ayam. Masukkan ayam suwir, masak dengan api kecil hingga ayam mengering. Kucuri jeruk limau lalu angkat.

Harga Seporsi Nasi Balap Puyung Khas Lombok

Untuk harga seporsi Nasi Balap Puyung Rp.15.000,- / bungkus. Di jual dengan harga terjangkau. Namun harga dari seporsi kuliner khas Lombok ini pastinya akan berbeda-beda mengikuti perkembangan harga pokok dari bahan olahan yang digunakannya.

Semoga pengalaman mencoba Nasi Balap Puyung khas Lombok ini, dapat memberikan gambaran kepada sahabat Direktori Wisata. Bahwa Indonesia itu kaya akan citarasa kuliner daerahnya yang lezat. Semoga bermanfaat.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate ยป
Ad Clicks :Ad Views :