Museum Transportasi “Taman Mini Indonesia Indah”

posted in: Indonesia, Jakarta | 0

Mengenal Sejarah Dunia Transportasi Indonesia di Museum Transportasi Indonesia TMII

Direktori Wisata – Museum Transportasi memberikan informasi tambahan pengetahuan mengenai sejarah perkembangan teknologi transportasi sekaligus menjadi sarana rekreasi yang edukatif di Jakarta.

Transportasi tidak terlepas dari kehidupan dinamis masyarakat Indonesia, bangsa yang membentang luas dan untuk menghubungkan dari satu pulau ke pulau lainnya menjadi akan mudah terhubung bila di tunjang dengan adanya moda transportasi yang prima.

Museum Transportasi TMII

Bagi sahabat Direktori Wisata Indonesia yang ingin mengetahui perkembangan moda transportasi yang ada di Indonesia, kalian dapat megunjungi salah satu museum yang ada di Jakarta yang berlokasi di area Taman Mini Indonesia Indah, yaitu Museum Transportasi.

Konon informasinya yang Direktori Wisata Indonesia dapatkan di lokasi, mulanya Museum Transportasi Indonesia ini hanya untuk menyimpan koleksi kereta tua. Namun, mengingat perkembangan transportasi dan peranannya yang bergitu penting bagi kemajuan bangsa, akhirnya pengelola museum mengambil kebijakan lain.

Museum Transportasi terletak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.  Dari pengamatan Direktori Wisata Indonesia di lokasi, Museum Transportasi memiliki 4 ruang utama yang terdiri dari anjungan pusat, anjungan darat, anjungan laut dan anjungan udara.

Sebelum memasuki bangunan utama, sahabat Direktori Wisata Indonesia harus melewati palang pintu kereta api yang menjadi gerbang selamat datang Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah.

Saat sahabat Direktori Wisata Indonesia akan memasuki ruang bangunan  utama, maka kita akan melalui jalan yang landai menurun dan sedikit menanjak saat mendekati menara mercusuar buatan tahun 1879.

Persis di depan mercusuar itulah kita dipersilahkan untuk memeilih arah  yang akan ditempuh untuk mengunjungi berbagai repika dan koleksi asli transportasi di area Museum Transportasi TMII.

Angkutan Umum Tradisional Cikar Damri

Dalam anjungan pusat, koleksi didominasi dengan berbagai macam transportasi dari zaman ke zaman. Bahkan sahabat Direktori Wisata Indonesia bisa melihat Cikar Damri yaitu armada angkutan pertama di Indonesia yang terpajang rapih di salah satu sudut museum.

Informasi yang Direktori  Wisata Indonesia dapatkan di lokasi, DAMRI merupakan singkatan dari Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia ini mulai beroperasi sejak tahun 1946, dimana tenaga kuda masih digunakan sebagai alat angkut logistik militer di Surabaya dan Mojokerto pada masa silam.

Anjungan lainnya yang bisa kita jumpai adalah anjungan darat. Ruangan ini menampilkan berbagai sarana dan prasarana transportasi jalan raya dan penyebrangan. Di area Museum Transportasi Indonesia Taman Mini Indonesia Indah ini teknologi bertenaga mesin mulai dikembangkan dan sedikit demi sedikit meninggalkan tenaga manusia.

Informasi selanjutnya….
Pada Modul laut, di area ini sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat menyaksikan ruang penuh ventilasi yang menyajikan sarana transportasi laut yang telah menggunakan mesin, seperti kapal penumpang , kontainer, dok terapung serta peralatan penunjang linknya.

Dari area Museum Transportasi Indonesia pada modul laut juga terdapat tampilan diorama dan foto-foto yang menggambarkan pekembangan transportasi laut dengan suguhan informasi mengenai teknologi dari berbagai jenis kapal laut.

Sedangkan untuk informasi modul udara yang terdapat di dalam ruangan pamer Museum Transportasi Indonesia TMII, sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat menyaksikan ruangan pamer yang menampilkan seluk beluk transportasi udara, mulai dari perkembangannya sampai teknologi yang digunakannya.

Pesawat Terbang Latih

Dalam anjungan ini, sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat melihat berbagai perkembangan dan teknologi transportasi udara. Salah satu koleksi yang menarik di anjungan ini adalah adanya pesawat latih buatan Amerika tahun 1964.

Di dalam ruang pamer modul udara Museum Transportasi Indonesia, sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat menyakasikan kolekasi pesawat terbang, peralatan di bandar udara, dan benda-benda penunjang lainnya. Koleksi dalam ruangan museum ini disajikan dalam bentuk asli, maket, miniatur, serta foto.

Transportasi Laut Indonesia

Sementara di sisi museum lainnya terdapat anjungan laut yang mendeskripsikan berbagai alat transportasi yang berkaitan dengan laut. Mulai dari Alat angkut, dok terapung, lampu navigasi serta berbagai beragam tali temali dan simpul ikut menjadi bagian koleksi yang dipamerkan di anjungan ini.

Puas berkeliling anjungan, di bagian luar pengunjung juga bisa melihat berbagai alat transportasi yang dulunya pernah beroperasi di Indonesia.

Kereta Api Kepresidenan Pertama Indonesia

Salah satu koleksi yang terpajang apik di sini adalah Kereta Api Luar Biasa (KLB) lengkap dengan gerbong kereta makan yang pernah digunakan presiden pertama RI, Sukarno, saat hijrah dari Jakarta menuju Yogyakarta.

Selain kereta, Ada juga pesawat Garuda jenis DC-9 PK-GNT yang pernah melayani penerbangan ke negara ASEAN dan Australia. Uniknya di area ini sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat naik serta melihat interior dalam pesawat hingga ke bagian kokpit.

Di bagian belakang museum pengunjung juga dapat melihat lokomotif generasi pertama yang pernah dimiliki Indonesia. Selain menambah wawasan mengenai alat transportasi yang pernah ada di Indonesia, pengunjung juga dapat sedikit bernostalgia dengan alat transportasi yang pernah mengalami masa-masa jaya di Indonesia. Di museum ini semua alat transportasi tersebut terpajang apik serta dirawat keberadaannya.

Museum Transportasi memang mengumpulkan, memelihara, meneliti, memamerkan bukti-bukti sejarah dan perkembangan transportasi serta peranannya dalam pembangunan nasional.

Tujuan didirikannya Museum Transportasi Indonesia yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan ini adalah memberikan informasi dan memberikan tambahan pengetahuan kepada pengunjung mengenai sejarah perkembangan teknologi transportasi sekaligus menjadi sarana rekreasi yang edukatif.

Kunjungi juga : Taman Dua Belas Shio Taman Mini Indonesia Indah

Museum yang memiliki luas 6,25 hektar ini dibangun pada tahun 1984. Pemancangan tiang pertama museum ini dilakukan oleh Mendiang Ibu Tien Soeharto. Konon, informasi yang Direktori Wisata Indonesia dapatkan, untuk pembangunan Museum Transportasi di TMII ini membutuhkan waktu selama 6 tahun dan selesai selesai dibangun serta diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1991 pada masa itu.

Kunjungi juga : Museum Hakka Indonesia Taman Mini Indonesia Indah

Harga Tiket Masuk Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah adalah Rp. 4.000,- / orang. Dan beroperasi setiap hari dari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Namun, harga tiket masuk Museum Transportasi tersebut suatu hari dapat berubah sesuai kebijakan pengelola museum.

Bagi sahabat Direktori Wisata Indonesia yang akan mengujungi Museum Transportasi di Taman Mini Indonesia Indah, kalian dapat mengikuti rute akses perjalanan dari pintu gerbang masuk utama TMII menuju ke lokasi dari peta yang terdapat di bawah ini.

 

Follow Direktori Wisata:

Direktori Pariwisata Dunia menyajikan keragaman tempat wisata dunia dengan keindahan alam, budaya dan kearifan lokal serta wisata kulinernya.