Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2022 | All Right Reserved

Home / Sulawesi / Museum Balla Lompoa, Rekreasi Riwayat Favorite Gowa

Museum Balla Lompoa, Rekreasi Riwayat Favorite Gowa

/

Directory Rekreasi – Museum Balla Lompoa ialah sebuah museum yang berada di tengah Kelurahan Sungguminasa. Museum ini dibangun di tanggal 11 Desember 1973.

Museum Balla Lompoa, Rekreasi Riwayat Favorite Gowa

Rekreasi Riwayat Museum Balla Lompoa. Jadi sebuah berlibur yang membahagiakan bila kita dapat tiba ke beberapa tempat rekreasi tapi juga mendapatkan wacana.

Pasti ini dapat kita peroleh bila liburan dan ajak anak-anak untuk mengenali museum di beberapa daerah.

Sama seperti yang berada di Museum Balla Lompoa, museum yang berada di Sulawesi Selatan dan mengundang perhatian beberapa pelancong baik lokal atau dari daerah lain.

Museum seakan jadi saksi riwayat mengenai apa yang terjadi di periode lalu. Beberapa benda penting yang penting diletakkan dan dirawat, jadi pengetahuan untuk tiap angkatan.

Baca juga : Pesona Celebes Canyon di Ule Barru Sulawesi Selatan

Dimulai dari tombak rotan yang memiliki rambut ekor kuda sampai parang besi tua dapat Anda dapatkan di museum ini. Rekreasi riwayat untuk siapa yang ingin membuat bertambah wacananya.

Riwayat Museum Balla Lompoa

Bangunan Museum ini mempunyai model rumah yang unik Bugis dan sebagai rumah pentas dibuat dari kayu ulin atau besi. dibuat di atas tempat yang luasnya lumayan besar sekitaran 1 hektar.

Riwayat Museum Balla Lompoa

Bangunan ini terbatasi pagar tembok tinggi dan ada dua sisi dalam bangunannya. Yang pertama ialah ruangan khusus sejumlah 60×40 mtr. dan ada kamar individu raja, penyimpanan benda yang monumental sampai bedeng kerajaan yang ukuran masing-masing ialah 6×5 mtr..

Ada ruang teras atau yang menerima tamu yang memiliki ukuran 40×4,5 mtr.. Pada bangunan ini ada keunikan dari rumah bugis yaitu banyak jendela yang memiliki ukuran 0.5×0.5 mtr..

Dahulunya bangunan ini sebagai sisa istana yang disebut kombinasi dari bangunan-bangunan khusus dan bangunan simpatisan yang sama-sama terkait.

Penyambung bangunan inilah sebuah tangga dengan tinggi capai sekitaran dua mtr.. Sementara pada tahun 1978 sampai 1980, museum ini dalam riwayat dilaksanakan restorasi yang pada akhirnya disahkan oleh Prof. Dr. Haryati Subadio sebagai Dirjen Kebudayaan.

Untuk pendanaannya sendiri datang dari Pemda di tempat yang memberikan dana sekitaran 25 juta rupiah /bulan untuk dilaksanakan perawatan museum keseluruhannya.

Baca juga : Goa Londa:: Tempat Wisata Makam di Tana Toraja

Sampai sekarang ini pasti diharap museum masih juga dalam keadaan terurus. Baik dari sisi bangunan sampai dari beberapa benda monumental yang berada di dalamnya.

Wilayah Museum Balla Lompoa

Wilayah Gowa, Makassar memang mempunyai fasilitas rekreasi riwayat yang lumayan menarik. Pasti jawabnya ialah Museum Balla Lompoa yang mana makna kata Balla sendiri dengan bahasa Makassar memiliki arti rumah yang besar. Sementara Museum balla Lompoa berdiri istimewa yang disebut sisi dari kota Sungguminasa.

Wilayah Museum Balla Lompoa

Bila berbicara berkenaan Riwayat Museum ini pasti benar-benar terkait dengan Kerajaan Gowa. Karena, bangunan museum ini ialah rekonstruksi dari Istana Kerajaan Gowa yang dahulunya dibangun di periode pemerintah Raja Gowa ke 31 yang namanya Mangngi-mangngi Daeng Matutu pada tahun 1936.

Kerajaan Gowa sendiri dahulunya memang besar di Nusantara dan populer antara banyak kerajaan besar yang lain. Gowa sendiri terhitung ke riwayat kerajaan Islam yang berada di Indonesia. sebagai salah satunya kerajaan di Indonesia yang mempunyai dampak dengan kekuasaan yang lumayan besar.

Kemasyhuran dari Kerajaan Gowa sendiri pucuknya ialah berada di era CVI dengan pusat yang selalu ganti tempat. Dimulai dari bukit Tamalate sampai ke Delta sungai Jenebrang. Ini karena sudah dipindah oleh Raja Gowa IX yang bernama ialah Tumapakrisika Kallongan dengan saat yang bersisihan bersama pembangunan Benteng Somba Opu.

Untuk perpindahan pusat kerajaan pada tahun 1510 sendiri memang membuat Gowa perlahan-lahan jadi sebuah pusat perdagangan yang dapat gantikan peran dari Malaka. Waktu itu malaka sudah jatuh ke tagan Portugis pada tahun 1511.

Sementara Kerajaan Gowa sendiri bertahan sepanjang satu era lebih saat sebelum kalahnya dari VOC lewat perang Makassar yang memang disebutkan berjalan lama dan meletihkan.

Baca juga : Wisata Pantai Tanjung Karang Donggala Nan Eksotis

Perang Makassar dijumpai berjalan semenjak tahun 1666 sampai 1669 dan terjadi menantang VOC dengan riwayat VOC Belanda. Pada waktu itu Sultan Hasanuddin ditolong oleh kesultanan Bone yang terkuasai oleh Dinasti Suku Bugis dan mempunyai raja namanya Arung Palakka.

Koleksi Museum Balla Lompoa

Dalam riwayat museum ini berharga tinggi dan bukan karena hanya banyaknya nilai riwayat tapi juga karena koleksi-koleksi yang dibikin daari eas atau batu mulia yang lain. banyaknya sekitaran 140 koleksi beberapa benda kerajaan yang nilainya tinggi seperti gelang, mahkota, keris dan benda yang lain yang dibuat dari emas murni dan berhiaskan berlian dan batu permata lain.

Koleksi Museum Balla Lompoa

Sementara di ruangan individu raja dijumpai ada mahkota yang memiliki bentuk seperti lima kelopak bunga teratai dengan berat sekitaran 1,768 gr dan bertabur 250 buah permata dan ada berlian.

Mahkota ini kabarnya dibikin di era ke 14 dan dipakai oleh Raja Gowa pertama dan jadi lambang pusaka punya dari Kerajaan Gowa. Mereka memakainya dalam upacara pengukuhan raja Gowa yang lain. Mahkota ini dapat Anda saksikan berbentuk tiruan di Museum Balla Lompoa.

Selainnya mahkota, beberapa pengunjung dapat menyaksikan ada tatarapang yaitu keris emas dengan berat 986,5 gr dan panjang 51 cm dan lebarnya 13 cm. Keris ini sebagai hadiah dari Kerajaan Demak.

Ada pula beberapa benda monumental seperti 10 buah tombak, 7 biji dokumen lontas dan dua kita Alquran yang dicatat tangan di tahun 1848.

Koleksi yang lain ialah tombak rotan memiliki rambut ekor kuda atau yang disebutkan dengan panyanggaya barangan. Ada pula parang besi tua yang disebutkan Lasippo, senjata sakit punya raja yang berkuasa atau disebutkan sudanga.

Baca juga : Pantai Patokan, Wisata Baru Yang Mirip Maray Bay Thailand di Sulawesi Utara

Sementara gelang emas berkepala naga disebutkan Ponto janga-janganya. Koleksi yang lain mempunyai kalung kebesaran yang disebutkan kolara, anting yang dibuat dari emas murni dan kancing emas yang disebutkan kancing gaukang.

Lokasi Museum Balla Lompoa

Untuk mencapai tempat museum ini Anda dapat memakai transportasi beroda 4 atau beroda 2. Lokasinya ada di 15 km samping selatan dari pusat perkotaan Makassar.

Lokasi Museum Balla Lompoa

Persisnya ada di Jalan Sultan Hasanuddin 48, Sungguminasa, Sumba Opu. Jaraknya dapat Anda menempuh dengan perjalanan yang memakai kendaraan individu dan transportasi umum dan masuk tanpa pungutan ongkos.

Anda dapat tiba pada jam 08.00 sampai 16.00 yang nanti akan dibuat oleh faksi servis jasa pemandu. Mereka akan memberikan info ke pengunjung berkenaan riwayat museum Balla Lompoa dan semua tipe yang terkait dengannya. Bahkan juga ada ada jasa persewaan pakaian tradisi di mana beberapa pengunjung dapat berpose memakai pakaian itu.

Baca juga : Wisata Menarik Danau Linow Tomohon Manado Sulawesi Utara

Museum memang untuk beberapa orang sama dalam kata kuno dan unik. Oleh karena itu tidak semuanya orang suka jadikan rekreasi ke museum-museum yang berada di beragam wilayah. Tetapi, ada satu perihal yang jangan dilewati ialah dari museum ini kita dapat banyak belajar berkenaan apa yang terjadi di Indonesia pada jaman dulu.

Museum sebagai tempat untuk melestarikan atau simpan semua wujud warisan riwayat bangsa. Ini yang sebagai manfaat dari Museum Balla Lompoa yang berada di Sulawesi Selatan.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :