Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Jakarta / Menilik Boneka Cantik di Museum Wayang Kota Tua Jakarta

Menilik Boneka Cantik di Museum Wayang Kota Tua Jakarta

/
/

Ketika Koleksi Boneka di Museum Wayang Kota Tua Berbicara Budaya

Direktori Wisata – Tujuh unsur seni yang menghiasi area Museum Wayang di kawasan wisata Kota Tua Jakarta Barat yang akan mengajakmu mengenal lebih dekat dengan budaya.

Mengisi liburan di kawasan wisata Kota Tua Jakarta kita selalu disajikan dengan nuansa tempo dulu yang akan mengajak diri kita untuk mengenal lebih dekat dengan perjalanan sejarah, taradisi dan budaya yang melekat dengan jelas dan terurai satu persatu melalui gaya seni arsitektur dan tampilan yang disuguhakan di setiap sudut ruang yang artistik dan bernilai seni tinggi salah satu lokasi tersebut dapat kita temukan di Museum Wayang Jakarta.

Museum Wayang

Lokasi Museum Wayang berada di Jl. Pintu Besar Utara No. 27, Jakarta Barat. Tepatnya museum ini berdekatan dengan Museum Fatahillah Jakarta atau berseberangan dengan Museum Seni Rupa dan Keramik yang berada di kawasan wisata Kota Tua.

Museum Wayang Kota Tua

Memasuki area Museum Wayang Kota Tua Jakarta, kita akan disuguhkan ornamen-ornamen boneka cantik yang menghiasi di setiap sisi dinding dan ruang yang berada di dalam museum. Sambil menyusuri kawasan dalam museum ini sahabat Direktori Wisata Indonesia juga akan menerima informasi tentang sejarah bangunan bekas gereja tua peninggalan jaman pemerintahan Hindia Belanda yang berda di Kota Tua Jakarta ini.

Konon informasi yang Direktori Wisata Indonesia terima di lokasi, pada awalnya bangunan Museum Wayang di Kota Tua ini merupakan gereja tua yang didirikan oleh VOC dari tahun 1640 hingga 1732. Dan pada akhirnya pada tahun 1912 gedung museum ini dibuat sebagai sebuah monumen oleh lembaga independen seni dan ilmu pengetahuan Hindia Belanda.

Lanjut informasi ….
Pada tahun 1937 gedung museum ini resmi menjadi gedung Batavia lama yang pembukaannya dilakukan oleh Gubernur Hindia Belanda terakhir pada tanggal 22 Desember 1939. Dan pada akhirnya menjadi Museum Wayang yang diresmikan oleh Gubernur Jakarta pada waktu itu Ali Sadikin bertepatan tanggal 13 Agustus 1975.

Setelah mendapatkan penjelasan perjalanan sejarah dari bangunan gedung Museum Wayang, perjalanan dapat sahabat Direktori Wisata Indonesia lanjutkan dengan menyusuri ruang pertama Museum Wayang. Di ruangan ini kita dapat kolekasi wayang dari daerah Jawa Barat.

Di dalam ruangan Museum Wayang ini pula kita dapat melihat dan mengenal jenis wayang golek jenis lain seperti wayang golek Bogor, Wayang Golek Ciawi, Wayang golek lenong Betawi hingga wayang golek Pakuan.

Prasasti di Museum Wayang Kota Tua
Berlanjut dalam sisi ruang terbuka di dalam area Museum Wayang yang terdapat di kawasan Kota Tua Jakarta. Di spot ini sahabat Direktori Wisata Indonesia akan menemukan peninggalan prasasti-prasasti yang menampilkan nama-nama pejabatan Hindia belanda kala itu yang pernah di makamkan di halaman gereja tersebut. Dalam prasati tersebut salah satunya tertulis nama Jan Pieterszoon coen.

Berlanjut ke ruang pamer dalam Museum Wayang selanjutnya….
Setelah dari area luar ruangan Museum Wayang, perjalananpun kita lanjutkan ke dalam area gedung museum yang terdapat kolekasi boneka asli seri si Unyil yang pertama kali disiarkan oleh TVRI pada tahun 1970. Pada ruangan ini sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat melihat dan mengenang masa lalu dengan beberapa tokoh nama-nama dalam serial Si Unyil yang pernah nge hits di masanya.

Wayang Revolusi

Memasuki ara ruang dalam Museum Wayang berkiutnya sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat menemukan Wayang Revolusi. Konon, ruang Wayang Revolusi ini menjadi salah satu masterpiece di Museum Wayang. Dimana dalam ruangan museum ini terdapat koleksi wayang revolusi dengan cerita utama perlawanan bangsa Indonesia melawan penjajah Belanda pada waktu itu.

Puas menyaksikan koleksi boneka Wayang Revolusi perjalanan penjelajahan Museum Wayang pun dapat sahabat Direktori Wisata Indonesia lakukan untuk menuju ke lantai dua untuk menaiki anak tangga yang terbuat dari kayu yang terdapat di dalam area tersebut.

Di lantai dau dalam Museum Wayang ini, sahabat Direktori Wisata Indonesia akan menemukan koleksi wayang kulit yang berasal dari Bali, Surakarta, dan Cirebon. Pada spot ini, kita dapat mengenal jenis-jenis wayang dengan perbedaaan antara satu dareah dengan daerah lainnya.

Sedangkan untuk lantai berikutnya di dalam ruangan bangunan Museum Wayang jakarta ini kita akan disuguhkan dengan suasana ruang wayang kulit Purwa yang juga terapat silsilah Wayang Purwa itu sendiri. Konon informasi yang Direktori Wisata Indonesia terima di lokasi dari petugas museum, hingga sekarang ini Museum Wayang mengoleksi lebih dari 5000 wayang yang memamerkan berbagai jenis dari seluruh Inodnesia baik yang terbuat dari kayu, kulit dan lainnya.

Wayang China
Adapun koleksi wayang yang berada di museum ini merupakan jenis wayang yang terdiri atas wayang kulit, wayng golek, wayang janur, wayang beber, dan wayang kardus. Sedangkan untuk koleksi wayang internasional museum ini mendapatkannya dari negara sahabat lainnya seperti Malaysia, India, China, dan negara Eropa lainnya.

Di dalam ruangan Museum Wayang ini pun kita juga dapat menyaksikan koleksi alat musik tradisional seperti gamelan, kolintang, dan lain sebagainya.

Jangan Lupa Mampir Jelajah Wisata Kota Tua Jakarta Dengan Ragam Kulinernya

Sedangkan untuk ruang terakhir di Museum Wayang ini sahabat Direktori Wisata Indonesia juga masih dapat melihat dan menemukan beberapa jenis topeng dari Indonesia seperti topeng Cirebon, topeng Yogya, dan juga topeng Malang.

Dalam perjalanan liburan kali ini sahabat Direktori Wisata tidak hanya disuguhkan suasana yang unik dan artistik dari kolekasi wayang yang terdapat di dalam museum, namun kita juga dapat menambah pengetahuan dengan cara yang menyenangkan.

Kenali 9 Tempat Desa Wisata Yang Unik Lagi Nge Hits di Indosesia

Harga Tket masuk Museum Wayang untuk dewasa Rp. 5.000,- / orang, dan untuk anak-anak serta pelajar R.2.000,- / orang. Informasi jam buka museum 08.30 sampai 17.30 WIB. Museum ini beroperasi dari hari Selasa hingga Minggu, sedangkan khusus hari Senin tidak buka. Untuk harga tiket masuk dapat berubah sewaktu-waktu sesuaik kebijakan pengelola setempat ya teman….

Cara untuk mengunjungi Museum Wayang sangat mudah, sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat menggunakan kendaraan roda dua motor atau pun mobil untuk menuju ke lokasi. Sedangkan untuk menggunakan kendaraan moda transportasi umum, kita bisa menggunakan bus TransJakarta koridor I. Namun, kita juga bisa menggunakan Bus City Tour Jakarta yang disediakan oleh pemerintah DKI Jakarta secara gratis.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :