Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2022 | All Right Reserved

Home / Info / Masjid Hijau (Green Mosque) Yesil Camii di Bursa Turki

Masjid Hijau (Green Mosque) Yesil Camii di Bursa Turki

/

Direktori Wisata – Masjid hijau termasuk masjid terbesar dan paling tua di Bursa Turki. Anda akan di sugihi dengan arsitektur masjid yang sangatlah baik. Bursa ialah kota kecil yang ada pada Turki, masjid hijau bursa ini tempatnya enteng dijangkau dari Istanbul.

Masjid Hijau (Green Mosque) Yesil Camii di Bursa Turki

Tercantum dalam sejarah jika kota kecil ini pernah menjadi Ibu-kota kesultanan ottoman. Ada di dataran tinggi yang disebutkan udulag. Warga sekitar sering menjelaskannya berikut nama “green Bursa”, disebutkan demikian karena beberapa tanaman hijau yang tumbuh menghiasi lokasi itu.

Masjid ini punyai bangunan yang paling unik jadi yesil camii terus ramai di kunjungi banyak wisatawan, jadi arsitektur dan kecantikan masjid ini tidak pernah akan ditemui dimanapun.

Pembangunan dan Atsitektur Masjid Hijau (Green Mosque)

Yesil Cami dibuat oleh arsitek Haci Ivaz Pasha atas perintah dari Sultan Celebi Mehmet antara tahun 1419 sampai tahun 1421. Di semua mata melihat serba hijau baik lantai dengan carpet yang sejuk dilihat mata, wujud dinding dan hiasan dekorasi interior masjid.

Pembangunan dan Atsitektur Masjid Hijau (Green Mosque)

Denah masjidnya tidak umum digunakan dengan denah seperti huruf T terbalik. Ekteriornya manfaatkan batu marmer dalam pada itu interiornya disanggupinya dengan keramik hias hasil tangan yang di bina oleh Mehmet I antara tahun 1419 dan 1923 dan dibikin syah pada tahun 1424.

Beberapa kesan pertama saat saksikan masjid yang terlihat di luar tempat betul-betul lebih terkesan biasa buat sebagian orang dibandingkan dengan beberapa mushola yang ada di Turki. Bisa dilihat dari tempat Wudhu yang dibuat dari kayu seperti gazebo yang terlihat tidak begitu jauh dari pintu depan masjid.

Segi luar masjid mempunyai warna putih dengan kubah besar dan tertutup marmer. Dan istimewanya pada tempat ini marmer itu di pahat dengan gradasi menyempit ke atas kubah yang terlihat demikian cantik dan artistik.

Selain itu Pintu-pintu luar masjid juga di penuhi dengan tulisan Arab. Begitu halnya jendela-jendela yang beberapa puluh dengan pahatan bergradasi demikian cantik.

Mihrab Masjid Yesil juga cukup tinggi sampai sampai 10 mtr., perancangan nya sudah manfaatkan bentuk cerukan ke tembok dengan ornamen Muqornas (sarang lebah menggantung seperti staklaktit) selain atasnya, namun tanpa dipertambah dengan 2 pilar besar di sisi kiri dan kanannya sama pada beberapa mushola Usmaniyah yang dibuat seterusnya.

Di ruangan khusus buat Sultan keramik yang digunakan yakni keramik dengan bermotif bunga. Buat penerangan tempat masjid selain mihrab dipertambah dengan 4 pintu yang dibuat menjuru jauh ke tembok dan dipertambah dengan teralis.

Baca juga : Desa Sirince, Desa Imut Yang Cantik Elok di Turki

Dua jendela disebelah kiri dan kanan mihrab dalam pada itu dua jendela lainnya ditempatkan di sisi kiri dan kanan tempat. Dan Fasad Masjid Yesil dibuat dari bebatuan pualam. Khusus buat pintu masuk khususnya dibuat sebagai satu gapura besar memiliki sifat cerukan ke dengan bahan marmer dengan ukir-pahatan Muqornas selain atasnya.

Ukir-pahatan itu perlu waktu sampai tiga tahun buat akhiri semua ukir-pahatan muqornas yang begitu sulit dan ornament lainnya di gapura di pintu masuk pokok Masjid Yesil ini.

Realita Manarik dan Kelebihan Masjid Hijau dengan hiasan Ornamen Keramik Hasil Tangan

Sepeti yang kita kenali sebagian besar dari masjid di bursa turki ini dihias dengan ornamen keramik yang dikuasai warna hijau dengan beberapa ribu keping kramik hasil tangan dari banyak seniman di saat itu.

Realita Manarik dan Kelebihan Masjid Hijau dengan hiasan Ornamen Keramik Hasil Tangan

Salah satu perumpamaannya yakni Mihrab Masjid Yesil yang mendatangkan contoh terbaik dari kecantikan keramik hias hasil tangan, dan sama dengan dengan sebagian besar dari masjid ini yang dihias dengan keramik sama dengan karena itu keramik-keramik ini menjadi satu yang khusus dan pemisah masjid ini dengan beberapa mushola tua periode Usmaniyah lainnya.

Ruangan khusus buat Muazin (Mehfil) termasuk juga ruangan khusus buat Sultan juga dihias dengan keramik hasil tangan. Di ruangan khusus buat Sultan keramik yang digunakan bermotif bunga. Dengan begitu banyak keramik hasil tangan dimasjid ini membuat satu mahakarya dari banyak seniman keramik di saat itu.

Baca juga : Jalan Istiklal, Jantung Kota Dan Pusat Rekreasi Istanbul

Yang menarik lainnya dari Masjid Hijau di Bursa ini yakni denah bangunannya yang tidak biasa. Denah bangunan masjid Yesil memiliki sifat hurup “T ” terbalik, karena itu secara artifisial membagikan tempat sholat di masjid ini menjadi tiga segi, adalah tempat pokok di sekitar mihrab dan tribune kemudian tempat di sayap kiri dan tempat di sayap kanan.

Kemudian Arah kiblat sholat, dinegara negara Eropa termasuk Turki, arah kiblat sholatnya tidak ke arah barat seperti kita di Indonesia tetapi ke arah selatan, karena lokasi Turki ada pada segi utara Ka’bah. Karenanya fasad atau sisi depan masjid ini ada pada segi utara bangunan dalam pada itu sisi mihrabnya ada pada sisi selatan.

Makam di Dalam Masjid Turki

Di komplek Masjid Hijau (Yesil Camii) ada komplek Makam Sultan Sultan Çelebi Mehmet dan keluarganya dalam suatu Maosoleum yang tempatnya ada pada seberang jalan dari Masjid Yesil. Mausoleum ini juga dikuasai warna hijau dengan keramik-keramik menakjubkan menghiasi isi makam.

Segi atas jendela kayunya tertutup mahkota kaligrafi karena itu disebutkan yakni Green mausoleum dan sama-sama dibuat oleh arsitek is skilful artist Haci Ivaz Pasha. Mihrab di satu sisi juga dibuat dari tatanan keramik bermotif sama batik mempunyai warna hijau, biru, coklat dan kuning,

Ada beberapa makam di dalamnya. Besar, kecil, berornamen dan polos. Paling besar pasti punyai Sultan Mehmet I. Keramik penutup makam segi atas tertutp kaligrafi dan satu turban di ujungnya. Disebelah dalam bangunannya berdenah octagonal juga dihias dengan 1 mihrab memiliki ukuran kecil, mungkin hanya panduan arah kiblat dan mempercantik tempat.

Maosoleum ini betul-betul dibuat buat Sultan dan keluarganya jadi tidak aneh proses pembangunan makamnya demikian detil dan unik dengan detail seni kecantikan yang di terlihat menakjubkan.

Baca juga : Masjid Isa Bey Turki, Masjid Dua Kubah Di antara Kuil Serta Gereja

Di di dalam ruangan pokok Maosoleum ini ada makam dari Sultan Çelebi Mehmet, kemudian makam putranya Mustafa, Mahmud dan Yusuf dan makam putrinya yang mempunyai nama Selçuk Hatun, Sitti Hatun dan Ayse Hatun dan makam pengasuh Sultan Çelebi Mehmet yang mempunyai nama Daya Hatun.

Masjid Yesil Cami juga di lengkapi dengan Madrasah yang ada 100 mtr. dari masjid. Madrasah itu yang mempunyai nama Madrasah Sultaniye. Bangunannya di kelilingi dengan perlengkapan kbah dan gazebo berkubah.

Madrasah ini dipertambah dengan pusat penilaian dan tempat buat banyak siswa. Dan di tengah-tengah halamannya ada satu kolam dengan pancuran yang dibuat dari batu marmer.Ucapnya dulunya di sekitar masjid ada pemandian umum unik Turki yang sekarang ini sudah beralih menjadi pusat perdagangan.

Masjid Hijau Bursa

Masjid Hijau juga dikenal sebagai Masjid Mehmed I yakni segi dari kompleks yang semakin bertambah besar selain timur Kota Bursa, Turki. Kompleks ini terdiri dari masjid, türbe, madrasah, dapur dan kamar mandi.

* Berada di : Bursa, Turki.

* Alamat: Yeşil Mh., 16360 Yıldırım/Provinsi Bursa, Turki.

* Dibuat : 1419 – 1421.

* Dibuat oleh : Sultan Celebi Mehmet.

* Arsitek: Haci Ivaz Pasha.

* Tipe Arsitektur: Arsitektur Islam, Arsitektur Utsmaniyah.

* Faedah: Masjid, Makam, Madrasah.

Masjid Hijau (Green Mosque) Google Map

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :