Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2022 | All Right Reserved

Home / Jogjakarta / Malioboro, Jantung Kota Jogja dengan Daya Pikat Magic

Malioboro, Jantung Kota Jogja dengan Daya Pikat Magic

/

Directory Rekreasi – Malioboro ialah jantung Kota Jogja. Tidaklah aneh jika banyak pemondokan murah dekat Malioboro, walau saat ini banyak hotel berkelas.

Malioboro, Jantung Kota Jogja dengan Daya Pikat Magic

Walau populer sebagai surga berbelanja cendera mata dan barang kerajinan, rupanya cukup banyak pelancong dan orang lokal bertandang ke Malioboro pagi-pagi sekali untuk olahraga atau sekadar nikmati angin segar sekalian cari makan pagi.

Pelancong itu umumnya bermalam di hotel sekitaran Malioboro.

Hotel Dekat Dengan Mailoboro

Hotel besar pertama di Malioboro dibuat tahun 1908, namanya Grand Hotel de Djokdja. Bagusnya, hotel ini tetap berdiri sampai sekarang ini walau beberapa kali sudah tukar nama.

Berikut beberapa hotel berkelas dekat Malioboro

* Hotel Neo Malioboro
Hotel Neo Malioboro terletak di Jl. Pasar Kembang, tapi benar-benar dekat untuk jalan kaki ke Malioboro dan Stasiun Tugu. Saya menyenangi panorama Merapi dari kolam renang dan menu makan paginya yang berlimpah. Kamarnya kekinian minimalis dengan biaya mulai 500 beberapa ribu. Tempat parkirnya cukup terbatas, tapi ada service parkir valet.

* Grand Inna Malioboro
Grand Inna Malioboro ialah hotel legendaris yang dibuat tahun 1908 itu. Walau beberapa kali sudah ganti nama, orang lokal tetap mengatakan Hotel Garuda. Hotel ini mempunyai bangunan berpenampilan penjajahan dan banyak ruangan tatap muka. Kamarnya classic – oke dech, cukup tua – tapi luas. Biayanya mulai 900 beberapa ribu. Tempat parkir hotel yang berada tepat di Jl. Malioboro ini juga luas.

* POP! Hotel Malioboro
POP! Hotel Malioboro ialah hotel anggaran yang berada di Jl. Gandekan, 500 mtr. samping barat Jl. Malioboro. Kamarnya kecil, tapi ada sofa yang dapat menjadi bed tambahan. Biayanya mulai 300 beberapa ribu. Menu makan paginya terbatas, tempat parkirnya juga.

* Hotel Ibis Malioboro
Hotel Ibis Malioboro berada di Jl. Malioboro dan mempunyai “pintu rahasia” ke Mal Malioboro. Banyak pelancong menyenangi kebersihan kamar dan tempat tidurnya yang nyaman, biayanya mulai 600 beberapa ribu. Menu makan pagi bervariatif dan tempat parkirnya lumayan luas.

Baca juga : 7 Spot di Jalan Malioboro yang Harus Didatangi Beberapa Pelancong

Saat sebelum beberapa hotel berbintang berjubalan seperti saat ini, telah banyak losmen dan pemondokan murah di gang-gang kecil dekat Malioboro. Beberapa masih bertahan sampai saat ini, diantaranya: Losmen Setia Teman, The Munajat Backpacker, Pemondokan Bahagia/Wangi II, dan Losmen Utar Pension.

Biaya pemondokan itu memang murah, rerata di bawah 200 ribu rupiah, tapi sudah pasti tidak boleh mengharap sarananya seperti hotel berkelas, mayoritas bahkan juga tidak punyai tempat parkir untuk mobil.

Bukan apapun, harga tanah di Malioboro telah melesat sangat tinggi, tahun 2015 saja telah sentuh angka 45 juta rupiah/mtr. persegi.

Pemondokan yang tambah murah sekarang menebar dalam radius 3 km dari Malioboro. Ada lho pemondokan yang biayanya 60 ribu/malam untuk kamar yang dapat diisi empat orang, ada pula yang biayanya 50 ribu/malam untuk kamar dengan AC dan TV.

Pemondokan Murah ini untuk anak muda yang menyukai mengelana dengan ransel besar di punggungnya (backpacker).

Pelancong yang bawa keluarga dapat menimbang bermalam di guest house dekat Malioboro. Guest house ialah rumah dengan sarana komplet yang dikontrakkan harian.

Selainnya tambah murah daripada membuka 2-3 kamar di hotel berkelas, guest house semakin nyaman karena ada dapur dan mesin pencuci yang dapat digunakan tamu.

Baca juga : Ketjeh Restoran Klaten yang Unik, Dapat Makan Sekalian Main Air

Harga tanah yang setinggi langit mengakibatkan jarang-jarang ada guest house yang betul-betul dekat sama Malioboro, untungnya mayoritas masih juga dalam radius 5 km dari Malioboro.

Tempat Rekreasi Paling dekat Dengan Malioboro

Mendekati siang sampai malam hari, Malioboro menjelma jadi surga berbelanja cendera mata dan barang kerajinan. Lebih dari seribu pedagang kaki lima melangsungkan dagangannya di emper toko.

Tempat Rekreasi Paling dekat Dengan Malioboro

Asal pintar menawar, cendera mata dan barang kerajinan itu dapat diperoleh dengan harga terjangkau. Kemungkinan ini yang buat suka.

Selainnya berbelanja, Malioboro saat ini nyaman untuk jalanan. Ada pedestrian dengan bangku-bangku yang instagramable di sejauh jalan sampai titik 0 km.

Baca juga : 5 Destinasi Wisata Libur Lebaran Jogya Yang Bikin Happy Mudik di Yogyakarta

Maka silahkan kita telusuri tempat rekreasi dekat Malioboro berikut dengan jalan kaki ke selatan/keraton.

* Pasar Beringharjo
Berjalan sesaat, kita akan sampai ke Pasar Beringharjo. Pasar ini ialah pasar tradisionil terkomplet di Jogja. Barang dagangannya sekarang semakin komplet; dimulai dari batik, jajan pasar, jejamuan, sampai patung Budha dengan harga beberapa ratus ribu.

* Mushola Siti Djirzanah
Masjid yang baru disahkan tahun 2018 ini benar-benar elok. Sepintas kelihatan serupa kelenteng, tapi warna biru. Arsitektur mushola ini kuat hubungannya dengan budaya yang tumbuh di Malioboro dari dulu. Mushola ini terletak di muka Pasar Beringharjo (seberang jalan)

* Hamzah Batik
Hamzah Batik ialah toko batik dan cendera mata paling ramai di Jogja, terletak di muka Pasar Beringharjo. Beberapa barang yang dipasarkan tidak berbeda jauh sama yang dijajakan pedagang kaki lima Malioboro, tapi di sini kita tak perlu menawar kembali dan ruangnya nyaman ber-AC

* Benteng Vredeburg
Setelah Pasar Beringharjo, ada Benteng Vredeburg.

* Taman Pintar
Di samping timur Benteng Vredeburg ada Taman Pandai, sebuah sarana rekreasi untuk bermain sekalian menambahkan pengetahuan di bagian tehnologi.

* Km 0 Jogja
Gedung-gedung berarsitektur Indis yang iconic di teritori 0 km ini benar-benar instagramable menjadi background photo selfie.

* Museum Sonobudoyo
Museum Sonobudoyo berada dekat km 0 Jogja. Museum riwayat dan kebudayaan Jawa ini berisi 1200-an koleksi keris dari beragam pelosok Nusantara.

* Alun-Alun Utara
Alun-alun utara ialah halaman muka Keraton Yogyakarta. Beragam acara yang terkait dengan Keraton diadakan di sini, seperti Sekaten yang diadakan tiap Bulan Rabiul Awalnya.

* Museum Kereta
Museum Kereta Keraton Ngayogyakarta berada di barat daya alun-alun utara. Museum ini mempunyai koleksi komplet kereta-kereta yang sempat dan masih dipakai oleh raja dan familinya sampai sekarang ini.

* Keraton Yogyakarta
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai istana sah Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Malioboro Pada Malam Hari

Saat matahari telah berguling ke ufuk barat dan beberapa lampu penerangan jalan dihidupkan, saat tersebut Malioboro melipatgandakan daya tariknya yang magic.

Malioboro Pada Malam Hari

Ada masa lalu manis yang ketinggalan di bangku-bangku di pedestrian, ada kangen yang berbisik melalui alunan suara yang dilantunkan musikus jalanan. Semua sedang panggilmu untuk tiba kembali ke Malioboro.

Baca juga : 9 Objek Wisata Kulon Progo Yang Menarik Dikunjungi Musim Liburan

Nach, tersebut narasi mengenai Malioboro, Jantung Kota Jogja dengan Daya Pikat Magic. Mudah-mudahan dpat menolong Anda berekreasi di Jogjakarta.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :