Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Jogjakarta / Liburan Jogja Dengan Sejuta Pesona Keindahannya

Liburan Jogja Dengan Sejuta Pesona Keindahannya

Mengenal Pesona Wisata Jogja Yang Membuat Betah Untuk Berlibur

Direktori Wisata – Liburan yang asyik di Jogja dengan menikmati pesona wisata Jogja yang beragam kuliner khasnya yang lezat.

Menikmati liburan di Kota Jogja, tentu saja hal ini selalu mengingatkan kita akan sebuah catatan penting yang teraplikasikan dengan pesona keindahan kota yang tidak bisa terlepas dari sejarah Indonesia.

liburan-jogja-dengan-sejuta pesona-wisata

Konon jogja merupakan kota tertua nomor dua setelah Jawa Timur yang dibentuk oleh negara bagian Indonesia status ini merupakan warisan dari jaman sebelum kemerdekaan.

Namun sebelum itu, Pemerintahan Yogyakarta telah didirikan oleh Pangeran Mangkubumi.yang memiliki gelar Sri Sultan Hamengkubuwono I yaitu Raja Pertama Yogyakarta pada tahun 1755. Pemerintahan tersebut terpusatkan di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang saat itu Kraton memiliki fungsi penting sebagai pusat Pemerintahan sekligus sebagai tempat tinggal raja.

Kraton Jogja

Hingga kini Kraton masih menunjukan eksistensinya dari masa ke masa. Tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan saja, lebih dari itu Kraton Yogyakarta seolah memiliki magnet bagi rakyat Jogja dan juga bagi kita yang datang sebagai wisatawan ke kota ini sebagai salah satu tempat wisata jogja yang ramai dikunjungi.

Sisa-sisa Kraton peninggalan Kerajaan Mataram ini masih dinikmati masyarakat luas, karena saat ini Kraton Jogja memiliki daya tarik obyek wisata  salah satunya kita bisa kunjungi ke dalam area Kraton dan menikmati menu kuliner khas rraja-raja mataram, dan menu yang disajikan merupakan menu makanan favorit raja-raja tempo dulu dan masa sekarang.

Salah satu menu kuliner yang Direktori Wisata pesan saat mengunjungi tempat ini adalah bebek suwar-suwir yaitu daging bebek yang telah dicampur dengan bumbu lalu diungkep selama dua jam. Lalu digoreng dan dipotong-potong.

bebek-suar-suir-rsato-keraton

Menurut informasi yang Direktori Wisata terima, untuk bumbu bebek suwar-suwir ini adalah parutan buah kedondong untuk menyamarkan bau amis pada bebek, selanjutnya kedondong yang diparut dicampur dengan beragam rempah.sepeti cengkeh, kayu manis, dan kapulaga lalu semua bumbu dimasak secara bersamaan. Resep masakan ini merupakan kreasi dari sang juru masak Kraton Jogja dari puluhuhan tahun lalu.

Konon bebek suwar-suwir ini merupakan makanan favorit dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Sebagai pelengkap diberi nanas yang di baar sebagai alas daging bebeknya, aroma dan rasanya sedap banget. Bila jalan-jalan ke Jogja sepertinya para sahabat dan pembaca setia Direktori Wisata arus coba kulinr yang satu ini. Dengan membayar Rp. 60.000, – kita sudah dapat menikmati seporsi bebek dan segelas minuman favorit Sultan Hamengkubuwono ke VIII yaitu bir Jawa.

Untuk rasa hidangan daging bebeknya cukup sempurna. Empuk rasa dagingnya yang berkaloborasii dengan bumbu terasa asam-asam nan lezat banget gitu  Sekali-sekali mencoba makanan khas Keraton yang disukai Raja Yogja kan boleh. Menikmati hidangan makanan ini kita bisa measa jadi rasa dalam sehari loh…. ha,, ha,, ha,,

Selain bertempat di area Kraton Yogjakarta, resto ini juga kerap menjadi tempat Sri Sultan untuk menjamu tamu-tamu penting. Kalau kita bicara sola Kraton Yogjakarta, pasti tidak bisa lepas dari kawasan Malioboro Jogja. Dimana kawasan ini sejak abad lamanya menjadi pusat ekonomi di kota ini.

Membentang panjang di atas garis imajiner Kraton Yogja, Tugu dan Gunung Merapi membuat Malioboro seolah menjadi detak jantung keramaian Yogjakarta yang terus berdegup kencang mengikuti perkembangan jaman.

wisata-jogja

Konon, nama Malioboro memiliki dua arti, yang pertama diambil dari nama bangsawan Inggris yaitu Malboro seorang resideng Kerajaan inggris di Jogja pada tahun 1811. Sedangkan untuk asal usul Maioboro yang satu lagi berasal dari bahasa sansekerta yang berati karangan bunga.

Sejak Pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono kawasan Malioboro telah menjadi pusat perdagangan yang menjadi salah satu wakil wajah Jogjakarta.Tahun berlalu namun kawasan ini tetap bertahan dengan tetap menjajakan beragam kerajinan dan pernak pernik khas Jogja.

Benteng Vendreburg Jogja

Bangunan-bangunan bersejarah seperti Benteng Vrenderburg dan Istana Kepresidenan masih berdiri kokoh. Begitu pula dengan pasar Bringharjo yang menjadi sentra kegiatan ekonomi masyarakat sejak ratusan tahun silam keberadaannya juga memiliki makna filosofi yang dalam bagi masyarakat Jogja itu sendiri.

Kunjungi Kawasan Goa Jomblang:: Secuil Surga di Balik Hutan Purba Bantul Jogjakarta

Dengan segala bentuk kisah dan cerita, Jogja selalu memberikan sajian yang selalui di rindukan, apalagi bila kita mengunjungi tempat wisata jogja terpopuler yang bertebaran di kawasan kota ini.

Pasar Bringharjo Jogja masih menunjukan eksistensinya dan masih mampu bertahan serta memberikan sentuhan tradisional yang unik ditengah pembangunan kawasan belanja modern, tentunya menjadi ciri khas Jogjakarta pada saat kita berlibur ke kota ini. Jogja Kota penuh budaya, magnetnya selalu menarik hati, baik warga lokal maupun pengunjung seolah ingin kembali lagi ke Jogja. Yuk liburan di jogja.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest

4 Comments

  1. mantep mas . jadi kepengen jalan” ke jogja

    • Indra Kusuma Sejati berkata:

      Yuk lah jalan-jalan ke Yogya yang selalu buat kangen. 😀

  2. xixixi, jadi pengen mudik saya kang kalau membicarakan Kota Kelahiran saya… semoga Kota Jogja tetap menjadi Kota dgn penuh sejuta pesona keindahannya ya kang ..

    • Indra Kusuma Sejati berkata:

      Itulah uniknya Kota Jogja yang satu ini selalu membuat kangen untk di sambangi Kang. he,, he,, he, 😀

Comments are closed.

This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :