Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Banten / Liburan Di Kawasan Situs Warisan Dunia Ujung Kulon

Liburan Di Kawasan Situs Warisan Dunia Ujung Kulon

Liburan Di Kawasan Situs Warisan Dunia Taman Nasional Ujung Kulon Banten

Direktori Wisata – Kawasan situs warisan dunia yang menarik dikunjungi di pesisir Ujung Kulon Pulau Jawa.

Taman Naisonal Ujung Kulon merupakan salah satu destinasi wisata minat khusus yang menarik ditelusuri bagi para pecinta dunia wisata petualangan. Dimana kawasan wisata Ujung kulon ini, kita bukan hanya dapat menikmati indahnya pantai dan laut saja, namun kita juga bsa mengenal flora dan fauna yang hidup di alam bebas di kawasan ini.

Dari beberapa informasi yang Direktori Wisata dapatkan di lokasi, Taman Nasionlal Ujung Kulon ini merupakan situs warisan dunia yang terletak di Kecamatan Sumur dan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten.

situs-warisan-dunia-ujung-kulon

Salah satu jalur untuk bisa menelusuri kawasan Situs Warisan Dunia Taman Nasional Ujung Kulon ini, kita bisa menentukan pilihan. Dari melintas kawasan Pantai Selatan yang penuh sensasi petualangan yang menantang, atau bisa melalui penyeberangan dengan menggunakan kapal charter dari Desa Tamanjaya yang menjadi tempat start point perjalanan kami menuju kawasan Wisata Ujung Kulon Pulau Handeleum.

Teman-teman atau pun pembaca setia Direktori Wisata dapat mengetahuinya dari awal perjalanan kami di kawasan Situs Warisan Dunia Ujung Kulon ini.

Setelah kami menghabiskan waktu bermalam di Pulau Handeleum Ujung Kulon dengan menyusuri kawasan hutan mangrove dan berpetualang di sungai Cigenter dengan suasana eksotis hutan belantara dengan aneka bentuk ragam flora dan fauna yang kami temukan di lokasi tersebut, lalu perjalanan kami lanjutkan menuju Pulau Peucang Dan Pulau Tanjung Layar

mecusuar-tanjung-layar-ujung-kulon.

Puas mengunjungi Pulau Tanjung Layar hingga berkesempatan berkunjung ke menara mercusuar yang tinggi, perjalanan kami lanjutkan untuk mengunjungi kawasan padang pengembalaan banteng di Pulau Cidaun terletak di semenanjung Ujung Kulon yang berhadapan dengan Pulau Peucang.

Informasi tambahan, selain badak bercula satu Ujung Kulon juga dikenal sebagai tempat populasi banteng. Menurut data dari Taman Nasional Ujung Kulon ada sekitar 800 banteng di sini. Tidaklah heran bila banyak terdapat padang pengembalaan banteng yang bisa kita temukan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, di antaranya di Cigenter dan Cidaun.

Kunjungi 10 Wisata Alam Indonesia Terbaik Yang Patut Dikunjungi Saat Berlibur di Indonesia

Sampai di pantai Cidaun perjalanan kami lanjutkan dengan berjalan kaki menuju ke kawasan padang pengembalaan banteng di pulau ini. Informasi dari petugas yang mendampingi perjalanan kami dari Taman Nasional Ujung Kulon, di Pulau Cidaun ini menjdi padang pengembalaan banteng yang terbesar yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon.

banteg-cidaun-ujung-kulon

Untuk membedakan banteng jenis jantan dan betina di lokasi ini kita bisa membedakan dari warnanya. menurut informasi yang kami terima, banteng yang berwarna hitam merupakan jenis banteng jantan, sedangkan yang lainnya merupakan banteng betina.

Kunjungi Kawasan Suku Baduy Di Desa Wisata Kanekes Banten

Menyusuri padang rumput luas di Pulau Cidaun tempat para banteng sedang bermain dan mencari makan, kami menemukan sebuah sungai Ujung Kulon yang airnya terlihat sangat tenang yang kanan kirinya ditumbuhi tanaman ringan dan keras.

sungai-taman-ujung-kulon

Konon sungai ini biasa dijadikan tempat perlintasan buaya. Untungnya pada saat kami melihat ke lokasi sungai tersebut si buaya lagi tidak ada. Mungkin buayanya malu dan tidak mau kedatangan orang kota kali ya….. he,,he,, he,,,

Kunjungi Kepingan Surga Anak Gunung Krakatau Di Selat Sunda Indonesia

Karena hari sudah sore dan mulai gelap kami memutuskan untuk kembali ke penginapan yang dijadwalkan di Pulau Peucang untuk istirahat dan melanjutkan perjalanan esok hari dengan jadwal Liburan Di Situs Warisan Dunia Ujung Kulon lainnya.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest

4 Comments

  1. Wow, ada sekitar 800 banteng. Banyak sekali ya mas.. Selain banteng sama badak bercula satu, apa ada fauna lain lagi mas?

  2. membbedakan nya mudah sekali ya mas, kalo yang warna hitam jantan gitu?mungkin kalo bisa dibedakan dengan warna kita tak perlu meraba anunya si banteng deh ya mas.hehe
    mantap nih jalan-jalan terus nih.hehehe

  3. Hadeuh Mas, saya malah belum pernah berkunjung ke Ujung Kulon nih…
    Lihat foto2 dan tulisan Mas, jadi ngiler ingin berkunjung kesana.

    Salam,

  4. Rencana bulan depan mau kesana. Mudah2an gak hujan 🙂

Comments are closed.

This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :