Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Kuliner / Sate Kere Kuliner Dengan Keunggulan Bumbu Daging Solo

Sate Kere Kuliner Dengan Keunggulan Bumbu Daging Solo

Keunikan Dari Kelezatan Kuliner Tradisional Unggulan Sate Kere Khas Solo

Direktori Wisata – Kelezatan kuliner daging sate kere yang diracik dengan bumbu tradisional unggulan khas pilihan aroma kelezatan dari Solo.

Solo bukan hanya terkenal destinasi wisat budayanya, namun kota ini memiliki keunikan kuliner sate yang unik berprotein tinngi yaitu sate kere.

Sate Kere Kuliner Dengan Keunggulan Bumbu Daging Solo

Jalan-jalan ke Kota Solo, Jawa Tengah kita akan menemukan kuliner enak dan unik yang hanya ada di kota ini yaitu “sate Kere”. Disebut sate kere karena dulu sate ini memang sering dimakan oleh orang dari golongan menengah ke bawah atau dalam bahasa Jawa disebut dengan golongan “kere”. Hal ini memang terlihat dari bahan utama yang digunakan dalam sate ini yaitu bukan daging sapi atau daging ayam seperti sate pada umumnya.

Dari infomrasi yang Direktori Wisata Kuliner terima, konon pada jaman penjajahan Belanda dahulu kehidupan penduduk pribumi memang sangat sulit. Orang-orang Belanda makan daging sementara orang pribumi makan ubi, singkong, jagung dan sejenisnya.

Sementara itu jeroan sapi, tulang dan bagian lain selain daging tidak dikonsumsi oleh orang Belanda. Bahan-bahan buangan inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh orang-orang pribumi untuk diolah menjadi hidangan yang enak dimakan. Salah satunya adalah sate kere yang dikenal dengan makanan khas sate Solo.

sate-kere-solo

Sate kere merupakan sate yang bahan utamanya adalah tempe gembus dan jeroan sapi. Tempe gembus adalah ampas tahu yang difermentasi hingga menjadi padat seperti tempe. Jeroan sapi yang digunakan antara lain usus, hati, paru, limpa juga jantung,

Jeroan sapi sebelum dibumbui harus direbus terlebih dahulu hingga empuk dan tidak berbau amis. Air rebusan jeroan ini kemudian dibuang dan jeroan sapi diiris-iris kecil agar bumbu meresap dengan sepurna. Baik jeroan sapi maupun tempe gembus akan dimasak bersama dengan bumbu atau dikenal dengan cara memasak “diungkep”.

Bumbu yang digunakan diantaranya adalah ketumbar, kemiri, bawang merah, bawah putih, asam jawa serta gula merah dan garam. Tempe gembus dan jeroan yang sudah diungkep kemudian didiamkan sebentar hingga dingin baru kemudian di tusuk menggunakan lidi atau bambu.

Jika membeli sate kere di Solo, kita bisa memilih isiannya. Kita boleh memilih hanya tempe gembusnya saja, atau jeroannya saja. Macam jeroannya juga sesuai dengan pilihan kita. Tukang sate kere akan membakar sate yang kita pilih di atas bara api hingga matang. Sebelum di bakar sate kere ini akan dilumuri dengan bumbu kecap agar lebih terasa sedap.

sate-kere-solo

Sate kere ini akan dinikmati bersama dengan lontong yang diiris-iris. Di atasnya akan disiram saus kacang dan ditambahkan dengan irisan bawang merah juga cabe rawit. Biasanya sate kere ini akan disajikan dalam “pincuk” yaitu wadah dari daun pisang yang dilipat di salah satu ujungnya dan disematkan lidi agar bentuknya tidak berubah. Tapi ada juga yang dihidangkan diatas piring rotan dengan dialasi daun pisang diatasnya.

Bila kita jalan-jalan di kota Solo, Jawa Tengah. Kita bisa dengan mudah menemukan penjual sate kere di Solo. Mulai dari pagi hingga malam hari ada pedagang sate kere ini yang berjualan. Jika pagi hari kita bisa datang di sekitaran stadion Manahan Solo. Ada juga warung sate kere Yu Rebi yang terkenal dan buka sejak pukul 10 pagi hingga jam 7 malam. Warung Yu Rebi ini berada di belakang Taman Sriwedari tepatnya di dekat pasar buku bekas.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :