Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2022 | All Right Reserved

Home / Info / 8 Kota Dengan Lokasi Pecinan Yang Legendaris

8 Kota Dengan Lokasi Pecinan Yang Legendaris

/

Direktori Wisata – Dekati kejadian Tahun Anyar China, lokasi Pecinan atau Chinatown kebanyakan akan memulai meriah.

8 Kota Dengan Lokasi Pecinan Yang Legendaris

Warna merah serta emas, kue keranjang, kembang api sampai barongsai bisa dijumpai dimana saja.

Hal mirip ini tidak sekedar dijumpai di Indonesia akan tetapi pun di bermacam pelosok dunia yang lain.

Terutama di Indonesia, pecinan bisa dijumpai di sejumlah kota. Di mana saja itu?

Berikut reviewnya.

Jakarta – Petak Sembilan Glodok

Pecinan yang ada pada lokasi kompleks Kota Tua, Jakarta ini salah satunya yang paling besar di Jakarta.

Di sini kamu dapat mendapatkan sejumlah tempat beribadah seperti Kelenteng Jin De Yuan, Wihara Ariya Marga serta Kelenteng Tang Seng Ong Se.

Baca juga : Cara Menuju Kampung Cina Kota Wisata Cibubur

Lokasi pecinan ini pun miliki nama tenar lain ialah Petak Sembilan Glodok.

Kalimantan Barat – Singkawang

Pecinan yang ada pada Kalimantan Barat ini nyatanya salah satunya yang paling besar di Indonesia.

Di lokasi ini, kamu bakal mendapatkan kelenteng tua, tungku naga yang umum dipakai buat pembakaran keramik, beberapa rumah tua dengan type arsitektur China juga bangunan warisan waktu Belanda.

Pecinan Semarang

Kawan Directory Liburan Indonesia bisa mendapatkan Pecinan Semarang ini di dekat lokasi Kota Lama.

Lokasi ini mempunyai kandungan histori yang cukup sensasional dikarenakan miliki andil penting dalam momen Heboh Pecinan. Ini yaitu momen di mana penduduk trah China berpindah dari Batavia ke Semarang.

Apabila bertandang di pecinan ini, perlu diingat buat berbelanja di Pasar Semawis.

Solo – Daerah Sudiroprajan

Saat Imlek, di jalanan seputar Pecinan Sudiroprajan ini sudah pasti semarak serba lampion warna merah.

Sesuai sama namanya, pecinan ini ada pada daerah Sudiroprajan, Jebres, Solo.

Baca juga : 11 Tempat Wisata Solo Yang Menarik Dikunjungi

Di daerah ini, penduduk etnis Tionghoa kebanyakan menggelar Grebeg Sudiro serta Festival Lampion waktu imlek.

Surabaya – Kya-Kya

Kya-Kya Surabaya ini bertempat di jalan Kembang Jepun, Bongkaran, Kecamatan Pabean.

Di tempat ini ornament bangunan serba Tionghoa cukup kental. Ada cagar budaya seperti Kelenteng Hok An King serta Rumah Abu Keluarga Han.

Diluar itu, ada masih tahan lama sejak mulai zaman dulu seperti Restaurant Kiet Wan Kie.

Medan – Kesawan Square

Pecinan di Medan ini nyatanya termasuk selaku satu diantara lokasi paling tua.

Posisinya ada pada jalan Jenderal Ahmad Yani. Sejarahnya, lokasi ini dahulunya yaitu pusat perdagangan di Medan serta Sumatera Timur.

Baca juga : Pesona Wisata Danau Toba, Keindahan Alam Pulau Sumatera

Dikarenakan posisinya yang taktis sebab gak cuma dekat ke kota akan tetapi pun dermaga.

Magelang – Pecinan Magelang

Seperti pecinan pada biasanya, Pecinan Magelang yang posisinya gak jauh dari Borobudur ini pun adalah lokasi inti yang ditinggali oleh penduduk trah Tionghoa.

Katanya menurut sejarahnya, ini timbul karena pemerintah Belanda dahulunya membenahi kota sesuai sama ras.

Contohnya, penduduk trah Eropa tinggal di barat kota sebab kontur yang serupa dengan Eropa.

Yogyakarta – Kampoeng Ketandan

Buat yang senang main ke Yogya jelas kerap mendapatkan Kampoeng Ketandan ini.

Ya dikarenakan lokasi pecinan ini ada pada ruang Malioboro, pasnya di kiri jalan sebelumnya pasar Beringharjo.

Baca juga : Wisata Pantai Indrayanti di Gunung Kidul,Yogyakarta

Gapura dengan ornament unik China bisa kamu temui waktu akan masuk ke lokasi pecinan ini.

Kebanyakan waktu Imlek ada Minggu Budaa Tionghoa terjadi.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :