Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

 
Home / Indonesia / Jawa Barat / Ciamis / Pangandaran / Jembatan Cinta:: Wisata Alam Hutan Mangrove Pangandaran

Jembatan Cinta:: Wisata Alam Hutan Mangrove Pangandaran

/
/
 

Intip, Tempat Wisata Hutan Mangrove Pangandaran di jembatan Cinta

Direktori Wisata – Tempat wisata pangandaran yang bernuansa romantis berlatar belakang hutan mangrove nan esotis yang ramai dikunjungi.

Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat terkenal dengan tempat wisata alamnya yang eksotis. Selain dikenal dengan destinasi wisata alam pantai kawasan ini juga dikenal banyak menyimpan keragamana wisata alam lainnya. Bahkan salah satu destinasi wisata yang lagi menjadi populer di kawasan adalah Jembatan Cinta.

Jembatan Cinta Pangandaran

Pada saat Direktori Wisata Indonesia melakukan perjalanan wisata kunjungan ke tempat wisaa di Goa Sinjang Lawang Pangandaran, maka pada keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan untuk menuju salah satu obyek wisata yang baru di resmikan dan dibuka untuk umum pada Desember 2015 lalu.

Informasi yang Direktori Wisata dapat dan lihat di lokasi, obyek jembatan yang diberinama sebagai jembatan Cinta di pangandaran ini merupakan sebagai jalan jembatan penghubung untuk menelusuri hutan mangrove yang biasnya banyak di datangi oleh para wisatawan lokal anak-anak remaja dan dewasa bersama pasangannya .

Dari kegiatan di tempat wisata ini biasaya mereka berkumpul dan santai sambil menikmati suasan indahnya hutan mangrove sambil melakukan atifitas membuat foto ataupun video. Di samping tempatnya yang bersih dan nayaman. latar belakan pemadangan di obyek wisata Jembatan Cinta ini memang menjadi tempat yang tepat bagi kita yang suka akan dunia photography.

 

Disamping kita bisa melakukan kegiatan hunting foto, di lokasi jembaa cinta juga dapat menjadi salah satu destinasi wisata edukatif kita yang akan mengenla jenis tanaman mangrove. Jadi jananlah heran bila di tempat wisata ini pun banyak didatangai para wisatawan yang membawa keluarga untuk menikmati liburan.

Untuk letak hutan mangrovenya terletak di pantai batukaras. Dimana lokasi tersebut berada di Dusun Sinyakalang.Bila kita dari arah Green Canyon lokasinya berada di sebelah Timur dan jarak temptahnya hanya sekitar 10 menit dnengan menggunakan kendaraan.

Namun bagi sahabat Direktori Wisata yang akan menuju tempat wisata alam hutan mangrove ini dengan menggunakan perahu nelayan bisa juga. Untuk lokasi keberangtannya kita harus menuju Bandara Nusamiru Pangandaran dahulu yang lokasi berada di dusun Desa Cijulang. Setelah kita sudah sampai di sana dan ketemu sungai serta dermaga kapal kecil, kta bisa naik dari situ dengan biaya Rp. 20.000,- / orang untuk menuju ke lokasi jembatan hutan mangrove.

Saran Direktori Wisata kepada para sahabat, bila akan meggunakan kapal perhu nelayan sebaiknya ditanya dulu harganya. takutnya harga tersebut telah berubah, agar hal ini tidak kaget bila mendapatkan harga yang kurang wajar.

Sebagian hutan manggrove menjadi pemandangan selama perjalanan dari dermaga kapal menuju lokasi tempat wisata alam yang akan kita tuju. Setelah kita melewati sungai Cijulang menuju laut Pengandaran maka dermaga tempat pemberhentian kapal pun siap menerima kehadiran kita di lokasi.

Untuk biaya tiket masuk hutan mangrove Cijulang pangandaran, kita dikenakan biaya sebesar Rp.5.000,- / orang. Setelah kita membayar adminstrasi dengan pembelian tiket masuk barulah kita bisa menikmati keindahan tempat wisata hutan manggrove sambil menikmati keindahan alamnya dari atas jembatan kayu yang membentang luas dengan membentuk rute jalan.

Menurut informasi yang Direktori Wisata terima di lokasi, jembatan ini panjangnya mencapai 250 meter. Bahkan hutan mangrove Cijulang itu sendiri merupakan restorasi mangrove yang juga dijadikan tempat pusat belajar bagi pelajar hingga mahasiswa.

Keberadaan hutan ini juga sangat bermanfaat bagi warga sekitar yang dekat dengan hutan ini. Terutama bagi tempat berkembang biaknya ikan dan menghasilkan oksigen seta kelestarian alam lingkungan yang dapat menjaga abrasi.

Walau terbilang obyek wisata mangrove ini masih tergolong baru, namun peminat dari daftar kunjungan yang Direktori Wisata peroleh dari catatan pengelola di lokasi, kawasan ini sudah banyak dikunjungi yang rata-rata 300 samai dengan 500 orang setiap harinya.

Baca juga : Jembatan Cinta Pulau Tidung

Waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat wisata mangrove Cijulang Pangandaran ini sebaiknya kita melakukan jadwal kunjungan sore hari, karena pada saat tersebut kita dppat menikmati suasa romantis di lokasi yang menjadi tempat liburan di Pangandaran yang lagi ngetren ini.Untuk rute menuju lokasi pemberangkatan dari dermaga kapal bisa litah di peta.[]

 
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
 
 

2 Comments

  1. Wisata di mangrove emang seru, kang. Apalagi kalo sore/pagi 😀
    Bawaannya sejuk

  2. Ciri khas Indonesia banget, jika lupa menanyakan harga dulu langsung kena ketok harga.
    Cocok banget buat aku yang suka berburu photo.

Comments are closed.

This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :