Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Jelajah Wisata Flores Paling Eksostis Dan Menakjubkan

Keliling Wisata Di Pulau Flores Indonesia Timur

Direktori Wisata. – Keliling tempat wisata Flores yang unik dan ramain di kunjungi wisatawan.

Labuan Bajo dulunya merupakan kota nelayan, dan kini Kota Labuan Bajo menjadi tempat persinggahan para wisatawan, yang letaknyanya di ujung Barat Flores. Dari Kota Labuan Bajo ini kita dapat memulai perjalanan jelajah wisata Flores dengan menyusuri ekosistem Flores berawal.

Jelajah Wisata Flores

Kebanyakan penduduk di Kota Labuan Bajo ini merupakan perantau.Geiiat Pariwisata di Labuan Bajo menjadikan kota ini menjadi terlihat hidup, dimana pesona keindahan alam Flores dan kearifan lokal serta budayanya menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara hadir di tempat wisata Flores dari kota kecil ini.

Jelajah wisata Flores yang kami tuju adalah Taman Nasional Pulau Komodo. Di lokasi ini kita dapat melihat hewan purba yang terakhir ada di bumi yaitu Kodomo, konon nama panggilan Komodo dari masyarakat lokal adalah “Ora” yaitu spesies yang kini masuk dalam 7 jajaran keajaiban dunia baru.

Komodo

Rumah asli Ora (Komodo) ada di Pulau Komodo dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Konon informasi yang Direktori Wisata dapatkan dari petugasTaman Nasional Komodo, senjata satwa Komodo ini berasal dari gigitannya yang mematikan. Dimana air liur pada Komodo ini sangat berbahaya  Dimana pada air liur Komodo tersebut terdapat bakteri, bila masuk pada luka yang terbuka maka si pesakit sersebut langsung tergeltak dan mati.

Pulau Komodo menyediakan semua yang dibutuhkan oleh satwa Komodo, di mana di dalam area Taman Nasional Kodomo terdapat udara yang hangat serta hewan untuk buruan rantai makanan yang dibutuhkan oleh Komodo tersebut. Dimana Komodo mengintai mangsanya secara diam-diam, setelah itu barulah menyerang dan melumpuhkan sasaran perlahan.

Komodo biasanya menunggu hingga mangsanya lemah akibat luka gigitan dan liur beracunya, dan Komodo tidak akan meninggalkan sisa makanan buruan secara utuh keculi tulang-tulang satwa buruannya. Bila kita melihat komodo sedang makan terlihat sadis, dan usahakan diri kita jangan dekat-keat dan tetap mengatur jarak aman +/- 7 -10  meter.

Desa Komodo Manggarai Barat Flores

Obyek wisata Flores selanjutnya kita bisa mengunjungi Desa Komodo yang terletak di Manngarai Barat, Flores, Nuasa Tenggara Timur (NTT). Di desa ini kita akan dapat menemukan suku Ato Modo yaitu penduduk asli Pulau Komodo. Konon, masyarakat Ato Modo menganggap Komodo adalah saudara. Dimana mereke percaya bahwa mereka berasal dari satu ibu dan lahir dari rahim yang sama.

Hal tersebut di atas merupakan sebuah kisah yang Direktori Wisata dapatkan saat melakukan perjalanan Wisata Indonesia saat liburan di Pulau Flores. Bila kita ingin mengunjungi tempat satwa loiar Komodo kita harus singgah dan masuk melaui Labuan Bajo, dari kota inlah kita akan dapat memulai perjalanan wisata Flores yang mengasyikan.

Wisata Flores menyajikan bentangan alam yang indah beserta kearifan lokal yang asik ditelurusi, dan masih banyak tempat wisata Flores yang bisa kita kunjungi seperti Desa Lembor yang terdapat di daerah Kabupaten Manggarai yang dikenal dengan sebutan sebagi tempat lumbung padinya orang Flores yang identik dengan keseburan lahan pertaniannya.

Sawah Laba Laba Manggrai Flores

Padi di desa Lembor berasal dari bentuk sawah yang indah, dimana para wisatawan yang berkunjung di lokasi ini menyebutnya dengan sawah yang berbentuk jaring laba-laba atau sawah spiderman. Konon merunuut masyarakat lembor ini menyebutnya dengan sebutan “Lodok”.

Bentuk sawah Lodok ini memiliki arti tersendiri bagi masyarakat lokal, yaitu pembagian sawah yang dipatok dari tengah sebagai pusatnya. Dimana petak-petak sawah tersbut dibagi rata untuk setiap keluarga dalam satu kampung. Hal ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal maupun asing yang kagum dengan pola pembagian jatah sawah dengan konsep “lodok” ini.

Salah satu tempat wisata Flores yang indah dan bisa menjadi salah satu destinasi wisata Flores yang menyajikan udara sejuk nan indah di dataran tinggi, kita bisa mengunjungi Kota Ruteng yang dikenal sebagai tempat wisata Flores yang dikneal dingin. Di tengah Kota Ruteng kita bisa menjumpai sebuah tanaman pohon beringin yang usianya sudah ratusan tahun. Konon dalam bahasa Manggarai phon beringin disebut Ruteng.

Kompiang Longa Flores

Kota Ruteng Flores ini juga mendapatkan julukan sebagai kota seribu gereja. Di setiap sudut kota ini kta bisa banyak menemukan bangunan rumah ibdah gereja. Dan yang tidak kalah menariknya dari Kota Ruteng ini adalah kulinernya yang khas, kita bisa menemukan dan merasakan sebuah makanan roti yng teksturnya lebih keras dengan isi daging yang diatasnya ditaburi biji wijen atau yang disebut kompiang longa.

Kompiang longa cocoknya dimakan dengn seduhan kopi asli Flores yang sedap. Dimana kopi Flores merupakan kopi yang dikenal nikmatnya keseluruh dunia, dan perkebunan kopi Flores yang dikenal ini berasalah dari sebuah Kampung adat yang tua yang berada di Kampung Wae Rebo.

Kampung adat Wae Rebo ini ada di atas awan dan lokasinya sangat tinggi serta menjadi destinasi wisata Flores yang menarik dikunjungi. banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang hadir di desa wisata Flores Wae Rebo ini. untuk menuju ke lokasi kampung Wae Rebo dibutuhkan ektra perjuangan keras. Karena tidak ada kendaraan yang bisa ditumbangi hingga sampai di kampung adat Wae Rebo dan kita harus jalan kami menelusuri hutan dan bukit melalui jalan setapak.

Setelah kita berjalan kaki selama +/- 4 jam dari desa terdekat barulah kita sampai di Kampung adat Wae Rebo yang merupakan salah satu surga yang tersembunyi di alam Flores. Kindahan alam Kampung adat Wae Rebo dapat mennyapu rasa lelah yang ada selama perjalanan jelajah wisata Flores yang selama ini kami lakukan.

Kampung Wae Rebo

Konon dari informasi ketua adat Kampung Wae Rebo kapada Direktori Wisata, “Kampung adat Wae Rebo telah dihuni selama 20 generasi dan berusia ratusan tahun. Dimana nenek moyag mereka Maro berasal dari Minangkabau.”

Konon Maro mewariskan mewariskan 7 rumah yang disebut dengan Niang, ada 6 buah rumah dan 1 rumah yang menjadikan rumah utama yang disebut dengan Niang Gendang yang dijadikan pusat kegiatan adat dan rumah pemersatu adat Wae Rebo. Dari luar ruma adat tradisional Wae Robo terlihat kecil. namun di dalamnya cukup luas dimana rumah Niang tersebut dapat menampung 6 kepala keluarga atau lebih dari 30 orang. jadi bila kita masuk di dalam rumah tersebut di dalamnya selalu terasa hangat.

Dibalik keindahan Kampung adat Wae Rebo kita juga bisa menyelusuri perkebunan kopi yang dikenal denga kelezatannya. Karena di kampung Wae Rebo ini yang hasil pertanian kopi menjadi hasil utama bagi warganya. Sebagian kopi yang dihasilkan oleh masyarakatnya sengaja di sisahkan untuk dapat diolah dan menjadi konsumsi untuk sendiri di desa Wae Rebo ini.

Untuk proses pengolahan kopi di kampung Wae Rebo, konon kopi-kopi tersebut di sangrai selama +/- 20 menit  Stelah itu kopi terus dihaluskan dengan cara ditumbuk lalu disaring halus yang disebut dengan “tuk-tuk kopi” yang biasanya dilakukan oleh pihak perempuan.

Banyak hal yang bisa kita dapatkan dengan mengisi liburan di Kampung adat Wae Rebo yang dikenal dengan kearifan lokal warganya yang saling membantu dan memiliki berbagai prinsip filosofii hidup yang bisa kita pelajari di kawasan kampung adat Wae Rebo.

Untuk sampai di Labuan Bajo salah satunya kita dapat mengunakan pesawat terbang dari Bali untuk menuju Labuan Bajo yang memakan waktu lebih cepat dari pada kita menggunakan kepal Ferry.

Tanah Flores menjadi tempat wisata yang selalu menyajikan detnasi wisata yang indah. Dimana para penduduknya dapat hidup dan lestari dengan berbagai macam cara dengan berbeda tradisi. Namun ada satu hal yang dapat mengikat kearifan lokal dari masyarakat Flores dimana mereka tetap memliki rasa kebanggan terhadap tanah air Indonesia yang terdapat di alamnya suatu kerukunan masyarakatnya di suatu negeri yang indah bersama Indonesia. Selamat menikmati jelajah wisata Flores di Timur Indonesia.{]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • stumbleupon
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks :Ad Views :