Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2022 | All Right Reserved

Home / Jawa Tengah / Gunung Andong, Jalurnya Pendek Tetapi Pemandangan Super Eksotik

Gunung Andong, Jalurnya Pendek Tetapi Pemandangan Super Eksotik

/

Directory Rekreasi – Mendaki gunung menjadi satu diantara trend rekreasi penjelajahan yang dicintai oleh anak-anak muda. Rintangan dan keelokan pemandangan alamnya betul-betul jadi magnet untuk nikmati perjalanan dan meraih pucuknya.

Di Jawa tengah ada pegunungan yang jadi tujuan pendakian. Dari gunung yang mempunyai ketinggian di atas 3.000 mtr. dari permukaan laut atau pegunungan kecil yang pas untuk pemula.

Ada satu gunung yang sejauh ini jadi favorite khususnya beberapa petualang muda, yakni Gunung Andong di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang.

Walau tidak demikian tinggi tetapi Gunung Andong punyai penggemar banyak. Itu karena pemandangan alamnya memikat dan jalurnya yang melawan tetapi cukup berteman.

Untuk pendaki pemula atau pelancong yang suka penjelajahan, gunung ini benar-benar pas karena mempunyai ketinggian 1.726 mtr. dari permukaan laut.

Cuma perlu waktu dua sampai tiga jam untuk menginjakkan kaki di pucuknya.

Baca juga : Wisata di Top Selfie Pinusan Kragilan Magelang

Gunung Andong ada di daerah Dusun Girirejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang, Jawa tengah.

Gunung ini bersebelahan dengan Gunung Telomoyo dan Gunung Merbabu.

Gunung Andong Bersebelahan Dengan Gunung Telomoyo dan Gunung Merbabu

Untuk ke arah kesini dapat lewat Salatiga atau Magelang.

Jika dari Salatiga perjalanan darat lewat lajur rekreasi Kopeng, lalu ke arah Pasar Ngablak Magelang dan belok kanan ke arah base camp pendakian.

Jika dari magelang dapat melalui lajur Tegalrejo ke arah arah Ngablak lalu belok ke kiri ke base camp pendakian.

Start awalnya berada di Desa Sawit, Dusun Girirejo. Di tempat ini ada posko atau base camp untuk istirahat dan membuat gagasan pendakian.

Sebaiknya jalan- jalan nikmati dahulu keelokan dusun, kemudian baru lakukan pendakian.

Baca juga : Wisata Alam di Punthuk Mongkrong Magelang

Masyarakat di lereng Gunung Andong mayoritas ialah petani. Tanah subur dan suhunya yang dingin membuat desa-desa di sini menjadi satu diantara pemroduksi sayur besar hasilnya disuplai ke Magelang, Salatiga, Boyolali, dan Semarang.

Standard Pendakian Gunung Andong

Mendaki Gunung Andong memanglah tidak seberat mendaki gunung dengan ketinggian di atas 3.000 mdpl.

Standard Pendakian Gunung Andong

Tetapi tetap harus mengaplikasikan standard pendakian. Seperti menggunakan sepatu, bawa bekal minuman dan makanan, jas hujan, beberapa obat genting, jaket, dan sebagainya. Khusus untuk yang ingin bermalam harus juga bawa dome tent dan alat masak.

Awalnya perjalanan lajurnya melalui kebun warga ke arah gapura pendakian.

Disini Gunung Andong kelihatan terang membubung. Sesudah masuk gapura pendakian sebagai batasan perkebunan dan rimba pinus, lajur ganti tanah padat yang telah terbiasa dilewati warga.

Baca juga : Wisata Gunung Kukusan di Magelang, Jawa Tengah

Lajur tidak curam tetapi terus naik sampai hingga di pos 1. Perjalanan dari base cam ke pos 1 memerlukan waktu satu jam. Di sini ada sumber air bersih yang pas untuk menambahkan perbekalan air minum.

ada lokasi yang agak miring untuk kumpulkan tenaga ke arah perjalanan seterusnya. Tidak jauh dari pos 1 ada pos 2.

Perkemahan Gunung Andong Magelang

Pemandangan alam di sini benar-benar cantik, pendaki dapat menyaksikan bentangan kebun dan desa-desa tadi telah dilalui.

Setelah dari pos 2 lajur mulai berliku naik dengan vegetasi rimba pinus yang mulai terbuka. Di tengah-tengah lajur akan melalui sumber air yang membasahi track pendakian.

Kemudian track kembali berliku melingkari punggungan bukit. Pendaki akan berjumpa pertigaan. Jika ke kiri ke arah sebuah pusara seorang figur agama Dusun Girirejo. Jika belok kiri ke arah pucuk Gunung Andong.

Perlu waktu sepuluh menit saja dari pertigaan ke arah salah satunya pucuk Gunung Andong, yakni Pucuk Jiwa. Ada daratan di pucuk ini yang umumnya jadi lokasi kemping untuk pendaki yang menginap di pucuk gunung.

Baca juga : Objek Wisata Curug Silawe Kajoran di Magelang

Dari Pucuk Jiwa ke arah Pucuk Andong tidak jauh terpaut. pemadangan di sini super. Lembah yang luas dan dalam dan kabut tebal yang berarak melewati lembah dan lajur pendakian.

Gunung Andong Magelang Jawa Tengah

Jika cuaca kembali ceria, disini dapat menyaksikan beberapa gunung yang berada di sekitaran Gunung Andong. Ada lajur favorite antara dua bukit.

Namanya jembatan setan ini berbentuk jalan setapak yang di kanan kirinya ada jurang lebar.

Saat kabut lewat, pendaki seolah melayang-layang di tengah-tengah awan. Dengan wujud pucuknya seperti punuk sapi, Gunung Andong tawarkan daya tarik alam yang hebat.

Perjalanan turun tidak seberat pendakian, tetapi karena tenaga telah terkuras seharusnya masih tetap berhati-hati.

Panduan untuk pendaki yang ingin nikmati sunrise, start seharusnya di sore hari kemarin bermalam di dekat pucuk. Atau juga bisa start jam 3 pagi sekali bila tidak bermalam.

Yang ingin nikmati sunset, star saja di antara jam 12.00 sampai jam 14.00.

Sekitaran jam 16.00 telah tiba pucuk dan nikmati sunset.

Omong-omong, berapakah uang nih biaya untuk dapat naik Gunung Andong?

Baca juga : 10 Destinasi Wisata Baru Prioritas Indonesia

Yok kita kalkulasi. Start Semarang ya.

Jika naik motor cukup isi bensin 4 ltr saja. 30ribuan bisa berbonceng. Jadi per-orang 15 ribu.

Gunung Andong Jawa Tengah

Jika naik mobil yang kalkulasi saja. Semakin bertambah penumpang semakin murah Karcis masuk teritori pendakian 10 ribu rupiah jika harga belum naik. Tuch murah kan?

Keseluruhan 25 ribu. Jika permasalahan makan dan sebagainya dapat ukur sendiri lah.

Baca juga : Wisata di Kopeng Treetop Adventure Park Salatiga

Maka saat ini tinggal apa lagi ? semua bisa menjadi gampang untuk ke arah Gunung Andong, pemandangan super eksotis[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks :Ad Views :