Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2021 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Nusa Tenggara Barat / Lombok / Desa Wisata Budaya dan Sejarah Di Kabupaten Lombok Tengah

Desa Wisata Budaya dan Sejarah Di Kabupaten Lombok Tengah

/

Kabupaten Lombok Tengah Sebagai Wisata Budaya dan Sejarah Merupakan Destinasi Unggulan

Direktori Wisata – Sebagai destinasi unggulan, daerah ini memiliki keragaman daya tarik wisata yang sangat memikat yang tentunya memberikan pengalaman berwisata yang tuntas kepada para wisatawan.

Dibagian utara Lombok Tengah merupakan bentangan lereng Gunung Rinjani yang saat menjadi objek wisata yang mempesona dengan keelokan dan kekhasan flora dan fauna yang ada.

Desa Wisata Budaya Dan Sejarah Lombok Tengah

Sebagai objek wisata yang memiliki nilai tawar yang tinggi, trakking Rinjani melalui jalur Lombok Tengah mampu memberikan sensasi pengalaman yang berbeda terutama bagi para trakker yang ingin menguji adrenalinnya.

Begitu pula objek wisata lainnya.Di wilayah bagian tengah merupakan kawasan wisata home industry dimana desa wisata tenun Sukarara telah menjadi icon wisata tenun di Kabupaten Lombok Tengah pada khususnya dan pulau Lombok pada umumnya.

Sebagai desa wisata yang mapan, desa Sukarara mampu membangkitkan tumbuh kembangnya beberapa desa wisata lainnya. Belum lengkap rasanya kalau belum melanjutkan perjalanan kearah selatan Kabupaten LombokTengah.

Sekitar 15 menit perjalan anda dari Lombok International Airport atau LIA kearah selatan. Para wisatawan akan menemui deretan pantai-pantai yang berpasir putih yang sangat eksotis dan menghadap langsung ke Samudra.

Gelombang ombak samudera cenderung menantang yang mampu memikat impian para peselancar untuk berselancar di tempat ini.

Sebagai bagian yang saling melengkapi dalam konteks kepariwisataan, upaya pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam rangka pengkayaan keragaman objek wisata, ditandai dengan di bangunnya objek wisata perdesaan atau yang lebih di kenal dengan nama desa wisata.

Desa wisata di Kabupaten Lombok Tengah sangatlah beragam daya tarik yang ditawarkan, baik berupa desa wisata berbasis agro, desa wisata dengan daya tarik berupa air terjun, desa wisata kuliner, dan desa wisata berbasis budaya atau kesejarahan.

Kunjungan wisatawan di desa wisata berbasis budaya/kesejarahan dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Hal ini menjadi atensi pemerintah daerah untuk lebih mengoptimalkan fasilitas penunjang wisata. Desa-desa tersebut meliputi :

1. Desa Wisata Sade Lombok Tengah

Desa wisata Sade merupakan desa wisata yang terletak di Desa Rembitan Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Letaknya tidak jauh dari Bandara Lombok International Airport. Hanya membutuhkan sekitar 20 menit untuk singgah ditempat ini. Desa wisata ini didiami oleh suku Sasak.

Desa Wisata Budaya Sade Dan Sejarah Lombok Tengah

Keunikan desa wisata ini ditandai dengan pola pemukiman penduduk yang terkonsentrasi di wilayah perbukitan dan sebagai wujud mempertahankan kearifan lokal, desa wisata Sade Lombok Tengah ini menggunakan matrial dari alam untuk rumah tinggalnya.

Atapnya menggunakan alang-alang, dindingnya dengan pagar bambu, dan lantainya mengunakan campuran tanah dan abu jerami.

Baca juga : 15 Objek Wisata Yang Menarik Dikunjungi di Indonesia

Di samping itu, setiap 1 minggu sekali dilakukan pengepelan menggunakan kotoran sapi atau kerbau. Pengepelan ini di maksudkan untuk kelenturan lantai dan diyakini dapat mengusir nyamuk.

Di samping itu, desa wisata ini kaya seni pertunjukan tradisonal, baik berupa seni gamelan, gendang beleq, seni tari, seni drama, dan acara-acara ritual lainnya di desa wisata budaya Lombok.

2. Desa Wisata Ende

Desa wisata Nde terletak di desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah atau sekitar 15 menit dari Lombok International Airport.

Desa Wisata Budaya Ende Dan Sejarah Lombok Tengah

Secara kultural desa wisata Nde relatif sama dengan penduduk desa wisata Sade bila dilihat dari pola pemukiman penduduknya Desa Wisata Ende Lombok Tengah.

Gaya arsitektur bangunan dan bahan matrial lokal yang di gunakan untuk pembangunan rumah tempat tinggal, termasuk tari tarian maupun peralatan kesenian tradisional yang digunakan.

Perbedaan mendasar adalah adanya ritual Warige yang masih di jalankan. Warige merupakan ilmu perbintangan kuno yang dijadikan sebagai pedoman menentukan nama dan sifat tahun.

Sistem perbintangan ini dijadikan acuan dalam menata kehidupan sosial, mengelola mata pencaharian penduduk, dan sebagai sarana untuk mengadakan dan menguatkan hubungan dengan Sang Pencipta, sesama manusia, alam dan mahluk lainnya.

Kegiatan ritual Warige ini biasanya dilaksanakan setiap bulan Juli setiap tahunnya. Ada baiknya bila sahabat Direktori Wisata akan berkunjung ke Desa Wisata Budaya Lombok Tengah perhatikan bulannya ya.

3. Desa Wisata Sukarara Yang Wajib Di Kunjungi

Desa wisata Sukarara terletak di desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah atau sekitar 10 menit dari Lombok International Airport.

Desa Wisata Budaya Sukarara Lombok Tengah

Desa wisata ini banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara sehingga belumlah dikatakan pernah mengunjungi Lombok bila belum membuktikan dengan membeli tenunan sebagai cendramata.

Hasil tenunan Sukarara sangat variatif baik dilihat dari fungsi, motif, maupun filosofi yang terkandung didalamnya. Beberapa nama kain tenun yang sangat indah seperti : Keker, Subhanle, bulan begantung, dan sebagainya.

Baca juga : 9 Jenis Kain Tenun Tradisional Yang Tersohor Kekayaan Indonesia

Jumlah penenun di desa wisata ini sebanyak 2508 orang yang dilakukan oleh kaum hawa. Hal yang menarik di desa wisata ini, hampir semua wanita bisa menenun.

Karena menurut kepercayaan masyarakat setempat, jika wanita belum bisa menguasai cara menenun maka mereka belum diperbolehkan untuk menikah.

Hal ini yang membuat Desa wisata budaya Lombok Tengah sampai sekarang masih unik dan harus dilestarikan.

4. Desa Wisata Bonjeruk

Desa wisata Bonjeruk merupakan desa wisata berbasis kesejarahan. Desa ini merupakan salah satu desa tertua di Kabupaten Lombok Tengah atau sekitar 30 menit dari Lombok International Airport.

Desa Wisata Budaya Dan Sejarah Lombok

Daya tarik desa wisata sejarah Lombok ini yang ada berupa bangunan peninggalan masa pendudukan pemeritahan Belanda.

Bangunan tersebut dibangun pada zaman penjajahan Belanda yang di warnai dengan penuh pengorbanan darah, air mata, dan harta benda.

Oleh karenanya dapat dikatakan bahwa bangunan yang masih berdiri kokoh ini merupakan saksi bisu pada masa dalam merebut kemerdekaan.

Disamping itu desa Bonjeruk memiliki kekayaan budaya berupa kesenian wayang, gendang beleq, rudat, dan kesenian lainnya yang masih dipentaskan baik untuk wisatawan maupun untuk masyarakat umum lainnya.

Desa wisata di Kabupaten Lombok Tengah kaya akan makna. Untuk itulah harus tetap di jaga dan lestarikan bagi generasi muda.

Nah, sekarang sahabat Direktori Wisata telah tahu di mana Desa Wisata Budaya dan Sejarah Lombok Tengah berada. Jadi tinggal atur waktu saja ya. Ayo ke Lombok.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks :Ad Views :