Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Indonesia / Jakarta / Cerita Mitos Meriam Si Jagur di Kota Tua Jakarta

Cerita Mitos Meriam Si Jagur di Kota Tua Jakarta

/
/

Menyibak Misteri Mitos Meriam Si Jagur Dewa Kesuburan Dari Batavia

Direktori Wisata – Meriam Si Jagur yang merupakan ikon salah satu daya tarik wisata heritage yang ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun mancanegara di Kota Tua Jakarta.

Menghabiskan waktu libur akhir minggu bersama keluarga menjadi agenda menarik yang selalu ditunggu oleh sebagian banyak masyarakat penduduk Kota Jakarta yang telah disibukan dengan segala macam aktifitas pekerkerjaannya.

Walau terbilang memiliki kawasan yang di kelilingi bangunan pencakar langit yang megah dan eklusive, Kota Jakarta masih banyak menyimpan keragaman dari sisa-sisa sejarah yang menarik untuk ditelusuri.

Bagi sahabat Direktori Wisata Indonesia yang memimiliki waktu sempit untuk habisakn waktu libur di luar kota, kini kita tidak perlu khawatir, karena kita dapat menghabiskan waktu hari libur kita untuk menuju ke kawasan wisata Kota Tua Jakarta dengan mengunjungi beberapa situs menarik berupa museum seperti Museum Bank Indonesia Jakarta, Museum Fatahillah Jakarta dan museum lainnya yag berada di sekitaran kawasan Kota Tua Jakarta.

Di balik setiap keunikan dan daya tarik bangunan-bangunan tua yang artistik di kawasan wisata Kota Tua Jakarta, sahabat Direktori Wisata Indonesia dapat menemukan sebuah meriam kuno yang lokasinya berada di taman alun alun Fatahillah yang berada di halaman dengan Museum Fatahillah atau yang dikenal dengan sebutan Museum Sejarah Jakarta.

Meriam Si Jagur

Informasi cerita mitos yang beredar di sekitar masyarakat lokal di sekitaran kawasan wisata Kota Tua Jakarta, Meriam Si Jagur memiliki ciri khas pada ujungnya yang berupa pahatan tangan kanan mengepal dengan ibu jari terselip diantara jari telunjuk dan jari tengah itu dianggap memiliki sebuah kekuatan gaib.

Lanjut informasi…..
Konon bagi kaum wanita atau pun pria yang telah lama tidak dapat memiliki keturunan seorang anak. Kerap para pelaku ritual harus mengelus-ngelus meriam sambil membawa sesaji dengan doa dan harapan yang dipanjatkan dalam hati mereka.

Dari cerita mitos Meriam Si Jagur tersebutlah yang menjadikan Meriam Si Jagur sempat mendapat julukan “Dewa Kesuburan”. Namun, sekarang ini perlakukan tersebut hanya menjadi kisah cerita yang melengkapi keunikan dari ragam detinasi yang berada di kawasan wisata Kota Tua Jakarta.

Meriam Si Jagur

Mendengar sebuah cerita mitos sambil membayangkan sebuah adegan yang harus dilakukan oleh para pelaku ritual tersebut, membuat hati kecil kami pun tersenyum geli. Mendengar obrolan pengunjung lainnya yang sedang berbicara dengan pasangannya. Katanya seperti ini, “Kenapa yang dielus-elus tangannya Si Jagur ya ?”……….

Rasakan Sensasi Jelajah Wisata Kota Tua Jakarta Dengan Raragm Kulinernya

Terlepas dari kebenaran kisah mitos meriam si jagur benar atau pun tidak, tentunya hal ini dikembalikan kepada keyakinan dan kepercayaan setiap individu manusianya. namun hal yang perlu sahabat Direktori Wisata Indonesia yakini setiap objek wisata Indonesia  yang disipkan dengan cerita mitos yang selalu dihembuskan, hal tersebut untuk meningkatkan suatu kepopuleran suatu tempat yang akan menimbulkan rasa penasaran bagi setiap orang hingga berkunjung ke lokasi tersebut.

Kunjungi 12 Tempat Wisata Yang Ramai Dikunjungi di jakarta

Singkat cerita, mitos tersebt merupakan bahasa iklan dan pemanis sebagai daya tarik tersendiri yang diangkat dari sisi keunikan baik kasat mata maupun tidak.

Kawasan Wisata Kota Tua

Sedangkan untuk kisah cerita kebenaran dari Meriam Si jagur yang Direktori Wisata Indonesia dapatkan di lokasi, meriam tersebut merupakan sebuah meriam bangsa Portugis yang dibawa oleh Belanda ke Batavia pada tahun 1641. Dan pernah dipergunakan ketika Belanda merebut Malaka pada tahun 1941.

Meriam tersebut dikenal dengan nama Si Jagur. Bila sahabat Direktori Wisata Indonesia perhatikan secara perlahan degan cermat kondisi Meriam Si Jagur secara teliti, maka kita akan menemukan sebuah tulisan latin yang terukir dengan sebuah semboyan yang berbunyi “Ex me Ipsa Renata Sum” yang artinya “Dari saya sendiri aku dilahirkan kembali”.

Dikarenakan di bagian belakang meriam Si jagur berbentuk kepalan tangan dengan ibu jari dijepit di antara telunjuk dan jari tengah. Bentuk kepalan tangan ini dalam bahasa Portugis disebut “mano in firga” yang berarti penangkal kejahatan.

Meriam Si jagur merupakan salah satu ikon  spot foto yang sering dijadikan latar belakang foto-foto selfie yang banyak diburu bagi para pecinta instagramers. bagi sahabat Direktori Wisata Indonesia yang akan mengetahui lebih jauh gambaran spot-spot kawasan wisata Kota Tua Jakarta yang dapat memancing ide-ide kreatif bisa kalian temukan dalam catan kisah perjalanan dalam video di bawah ini.

Dari pengalaman perjalanan liburan di kawasan wisata Kota Tua Jakarta, admin Direktori Wisata Indonesia berharap agar kisah cerita Mitos Meriam Si jagur di Kota Tua Jakarta dapat memberikan solusi bagi para sahabat dan pecinta Direktori Wisata untuk menemukan jawaban yang sebenarnya. Semoga bermanfaat ya teman…[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :