Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2012 - 2020 | All Right Reserved

Home / Mancanegara / Jepang / Pahami Cara Mudah Menggunakan Loker Stasiun Kereta di Jepang

Pahami Cara Mudah Menggunakan Loker Stasiun Kereta di Jepang

/
/

Gunakan Loker Penitipan Agar Liburan Mu Aman & Nyaman Tidak Repot Di Jepang

Direktori Wisata – Cara mudah mendapatkan dan menggunakan loker penitipan barang dengan harga sewa sesuai ukuran loker di stasiun kereta saat liburan di Jepang.

Liburan di Jepang akhirnya terwujud. Bukan menjadi rahasi, kini Jepang menjadi salah satu destinasi liburan yang banyak dinikmati oleh wisatawan.

Bila sahabat Direktori Wisata memiliki daftar perjalanan liburan di Jepang. Ada baiknya kalian menyusun list untuk menuju objek wisata beserta hotel penginapan.

Namun, ada satu yang tidak boleh kalian lupakan. Yaitu bagaimana membawa koper saat kita ingin berpindah kota bukan ?

Pahami Cara Mudah Menggunakan Loker Stasiun Kereta di Jepang

Tenang, ada solusi yang praktis dan cukup murah. Kita bisa menitipkan koper, tas, oleh-oleh yang sudah kita beli di loker stasiun di Jepang.

Hampir seluruh stasiun kereta di Jepang, terutama stasiun besar memiliki fasilitas loker yang bisa kita gunakan.

Kalian bisa satu hari penuh mengunjungi objek wisata di Jepang tanpa repot membawa koper ke sana ke mari. Malam harinya, tinggal mengambil barang dari loker, lalu berangkat ke Ke kota lainnya. Koper aman dan liburan pun menjadi nyaman.

Loker di stasiun adalah “trik” yang bisa sahabt Direktori Wisata gunakan untuk mempermudah perjalanan keliling kota tanpa perlu membayar biaya hotel cuma untuk “menaruh barang”.

Keamanan loker di semua stasiun Jepang juga terjamin dengan sistem komputer. Tidak akan ada orang lain yang bisa mengambil barang selain kita sendiri.

Cara Menggunakan Loker Stasiun di Jepang

  1. Tiba di stasiun kereta dan keluar ke area kedatangan stasiun. Bagi sahabat Direktori Wisata yang menggunakan karcis atau tiket biasa, harus meletakkan karcis di slot pintu otomatis. Sedangkan bagi kalian yang menggunakan JR-Pass, silahan tunjukkan JR-Pass kepada petugas di pintu manual.
  2. Kemudian di area kedatangan, teman-teman bisa mencari ruangan loker. Cari ruangan bertuliskan Locker Coin atau Luggage Room. Tanda untuk area loker biasanya berwarna cerah yaitu kuning atau hijau.
  3. Jika keadaan stasiun penuh dan sahabat Direktori Wisata kualahan, kami sarankan untuk bertanya kepada petugas stasiun. Cukup katakan, loker ? atau Sumimasen ga, koin rokkā wa doko desu ka ? Semua petugas stasiun sudah mengetahuinya.
  4. Sahabat Direktori bisa memilih loker yang sesuai dengan ukuran tas atau koper kalian. Untuk ukuran loker yang tersedia, silahkan baca di bagian ukuran loker di bagian berikutnya. Biaya sewa loker bisa dilihat di pintu loker, dan dihitung per hari.
  5. Pastikan untuk mengecek barang yang akan kita bawa. Handphone, dompet, passport, kamera dan botol minum. Usahakan jangan sampai ada yang tertinggal di dalam loker.
  6. Untuk bisa mengunci pintu, masukkan uang koin 100 yen. Uang 100 yen menjadi “uang muka” penyewaan loker. Mesin akan menghitung lama saat kita menggunakan loker. Dan sahabat Direktori Wisata harus memasukkan kekurangan biaya sewa sebelum membuka mengambil barang kita kembali nanti.
  7. Simpan kunci loker teman-teman. Direktori Wisata menyarakan untuk menaruhnya di dompet atau tas kecil tempat teman-teman menaruh passport atau handphone. Tujuannya, agar teman-teman dapat terus mengingat kunci tersebut.
  8. Jika kunci loker hilang, kita akan didenda dan membutuhkan waktu lama untuk pengambilan barang kita. Hal tersebut karena prosedur pemeriksaan.

Biaya Sewa Loker Stasiun Kereta Di Jepang

Bagi sahabat Direktori Wisata yang akan menggunakan jasa penitipan barang dengan loker, berikut merupakan harga sewa loker yang ada di Stasiun Kereta yang ada di Jepang.

  1. Loker berukuran kecil, biaya sewa lokernya mulai dari 300 yen/hari.
  2. Loker berukuran kecil sedang, harga sewa lokernya mulai dari 400 yen/hari.
  3. Loker berukuran kecil besar, harga sewa lokernya mulai dari 500-600 yen/hari.

Biaya penyewaan loker di Jepang sudah menggunakan komputer. Biaya sewa loker dihitung per hari kalender (dari jam 00.00-23.59).

Pahami Cara Mudah Menggunakan Loker Stasiun Kereta di Jepang

Jika sahabat Direktori Wisata menyimpan barang di loker kecil sore hari di stasiun kereta Kyoto sebelum mengunjungi Nara. Dan kembali keesokan harinya pada siang hari, maka biaya sewanya adalah 600 yen.

Untuk biaya sewa loker tersebut di atas, nantinya dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola loker.

Dari data yang Direktori Wisata dapatkan, ada beberapa ukuran loker yang dapat kalian gunakan untuk menitip barang di Sasiun kereta. Kalian dapat memilih sesuaikan dengan kebutuhan barang bawaan kalian ya.

Ukuran Loker Stasiun Di Jepang Yang Tersedia

  1. Loker kecil, berukuran 35 x 43 x 57cm (13 x 16 x 22in). Bisa digunakan untuk menyimpan tas selempang kecil atau tas dan koper tangan. Loker kecil dapat kita temui hampir di seluruh stasiun di Jepang.
  2. Loker sedang, berukuran 57 x 43 x 57cm (22 x 16 x 22in). Bisa digunakan untuk menyimpan tas gendong berukuran besar dan koper besar sampai ukuran 26-28 inci. Tersedia beberapa unit di stasiun Jepang.
  3. Loker besar 117 x 43 x 57cm (44 x 16 x 22in). Ukurannya 2 kali lipat loker sedang. Bisa digunakan untuk menyimpang 2 buah koper besar atau 1 buah koper besar sampai ukuran 34-36 inci dan 1 tas gendong. Tersedia beberapa di stasiun besar atau loker stasiun kereta di Bandara Haneda atau Narita.

Informasi Mengenai Loker Stasiun Kereta di Jepang

Waktu maksimal penyimpanan barang di loker umumnya 3 hari. Lewat dari 3 hari, maka barang yang disimpan di dalam loker akan dikeluarkan dan disimpan di gudang atau bagian keamanan stasiun.

Pastikan untuk tidak bepergian melewati waktu 3 hari jika teman-teman menitipkan koper, karena prosedur pengambilannya akan sangat ribet dan memakan waktu.

Di Stasiun Tokyo, Bandara Narita, atau Bandara Haneda, waktu maksimal penyimpanan barang di loker bisa sampai 7-8 hari. Untuk memastikannya, teman-teman bisa membaca petunjuk yang dituliskan di pintu loker.

Jika menitipkan barang di stasiun besar, pastikan teman-teman menghafalkan lokasi atau spot lokernya. Di Stasiun Tokyo ada banyak loker dan jenisnya di masing-masing spot dan pintu masuk.

Berdasarkan pengalaman sahabat Direktori Wisata saat liburan di Jepang, mereka bisa menghabiskan 5-10 menit untuk mengingat dan mencari loker penitipannya.

Repot juga kan ? Tapi santai saja. Di sini sahabat Direktori akan mendapatkan informasi dan tips untuk menggunakan loker di stasiun kereta Jepang.

Beberapa Spot Penitipan Loker Terkenal Di Jepang

Sebagai informasi tambahan bagi sahabat Direktori Wisata. Kalian dapat menemukan loker penitipan barang atau koper di loker yang bisa kalian sesuaikan dengan lokasi stasiuannya.

  • Stasiun Tokyo dan Stasiun Shinjuku di daam dan di luar gerbang tiket.
  • Stasiun Kanazawa di pintu masuk desa warisan dunia UNESCO Shirakawago dan Gokayama 3. Stasiun Toyama di pintu masuk Tateyama Kurobe Alpine
  • Stasiun Kawaguchiko di pintu masuk kawasan Fuji Kawaguchiko
  • Stasiun Odawara dan Stasiun Hakone Yumoto di pintu masuk area Hakone

Tips Menggunakan Loker Penitipan Barang Di Jepang

  1. Catat nomor loker tempat sahabat Direktori Wisata menitipkan barang-barang. Jika kalian ingin menitipkan barang lebih dari waktu maksimal, setelah memasukkan barang ke loker. Maka kalian bisa menelepon ke nomor telepon pengawas loker, atau mengatakannya kepada petugas stasiun di kantor stasiun.
  2. Petugas akan mencatat, sehingga barang-barang kita tetap aman dalam loker hingga kalian mengambilnya kembali.
  3. Dalam keadaan darurat, ketika tiba-tiba jadwal berubah sehingga tidak bisa mengambil barang di hari terakhir. Sahabat Direktori Wisata dapat menghubungi nomor telepon pengurus loker.

Apakah Kita Bisa Mengirimkan Koper Atau Barang Kita?

Sahabat Direktori Wisata dapat mengirimkan koper/ barang ke kota lain di Jepang, bahkan ke tempat spesifik seperti ke bandara, hotel, stasiun kereta, dan lainnya. Biayanya berkisar dari 1.000-5.000 yen tergantung jarak tempat tujuan.

Untuk durasi/ lama waktu pengiriman ke kota besar biasanya 1 hari. Sementara untuk kota-kota seperti Hokkaido atau Hiroshima membutuhkan 2-3 hari.

Selain itu, koper/ barang juga bisa teman-teman kirimkan ke Bandara Haneda, Bandara Narita, atau Kansai. Sahabat Direktori Wisata dapat menggunakan jasa pengiriman koper yang dapat kalian temukan di sana.

Selain itu, hotel-hotel di Tokyo atau Yokohama juga menyediakan layanan pengiriman. Ini pas banget bagi sahabat Direktori Wista yang punya jadwal penerbangan kembali ke Indonesia sore/ malam hari.

Jadi, teman-teman bisa berkeliling area Tokyo atau Narita 1 hari dengan bebas lalu mengambil koper di Bandara Haneda atau Narita sebelum kembali ke Indonesia. Biayanya sekitar 2.000-3.000 yen dan biasanya membutuhkan waktu 2-3 hari.

Beberapa perusahaan Jepang yang menyediakan jasa pengiriman koper atau barang . Teman-teman bisa menggunakan jasanya, dan untuk pembayaran bisa menggunakan kartu kredit atau tunai saat penyerahan barang yang akan dikirim.

Semoga informasi penitipan barang di loker tersebut, bisa memberikan solusi bagi sahabat Direktori Wisata yang akan mekukan perjalanan liburan di Jepang. Tetap tersenyum dan selamat liburan ya. []

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
error: Content is protected !! Sorry bro, dilarang copy paste..
Ad Clicks :Ad Views :