Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Candi Borobudur:: Tempat Wisata Heritage Magelang

Pesona Heritage dan Cagar Budaya Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah

Direktori Wisata – Tempat wisata Candi di Magelang merupakan Candi Budha terbesar di dunia yang telah dijadikan salah satu warisan budaya di dunia oleh UNESCO.

Indonesia dikenal sebuah negara yang kaya akan warisan leluhur dengan bergam budaya yang terdapat di dalamnya. bahkan negeri ini memiliki kekayaan alam bersta keindahan yang dimilikinya membuat negeri ini menjadi salah satu tempat wisata di dunia yang menarik dikunjungi oleh para wisatawan, termasuk Candi Borobudur yang menjadi bukti peninggalan sejarah yang memegang peranan penting dalam peradaban manusia di atas permukaan bumi ini.

Memasuki kawasan obyek wisata Candi Borobudur kehadiran Direktori Wisata Indonesia bersama rekan-rekan lainnya di sambut dengan senyum ramah para petugah yang menyambut kehadiran kam di lokasi. Setelah istirahat sejenak perjalanan kami lanjutkan untuk menuju area lokasi Candi.

Dalam perjalanan menuju ke lokasi obyek Candi Borobudur beberapa pendamping dari pemandu wisata lokal yang bertugas untuk menemani perjalanan Direktori Wisata untuk menyusuri kawasan Candi mulai menajalankan tugasnya  dengan sambil memberikan penjelasan dari setiap pertanyaan yang dilontarkan dari peserta rombongan. Berikut merupakan beberapa catatan penting yang sempat tercatata dalam penjelajahan Direktori di kawasan Candi Borobudur Magelang.

Candi Borobuur Magelang

Candi Borobudur merupakan salah satu obyek wisata yang sudah terkenal di seluruh dunia. Bahkan menurut catatan yang Direktori Wisata dapatkan di lokasi, Candi ini merupakan Candi Budha terbesar di dunia yang telah dijadikan salah satu warisan budaya di dunia oleh UNESCO. Maka tidaklah heran bahwa lokasi ini menjadi tempat wisata heritage Magelang, yang populer dan menjadi pusat perhatian masyarakat dunia.

Keterangan pemandu wisata lokal ebih lanjut, “Bentuk Candi Borobudur yang megah dan detil dengan gaya arsitektur bangunannya yang unik membuat semua orang ingin mengunjungi Candi ini. Hampir wisatawan mancangera yang hadir di di tempat wisata Candi Borobudur ini sangat penasaran dan tertarik akan kisah yang terdapat di setiap ukiran pada dinding batu Candinya”.

Konon informasi yang Direktori Wisata Indonesia dapatkan, Candi ini mencuri perhatian dunia sejak H.C Cornelius menemukan lokasi Candi Borobudur atas perintah Sir Thomas Stamford Rafles pada tahun 1814 silam. Perintah pekerjaan lokasi yang diduga monumen besar, kemudian pekerjaan tersebut dilanjutkan oleh Hotman yang merupakan salah seorang pejabat pemerintah Belanda.

Lanjut…..
Sejak saat itulah para arkeolog berlomba-lomba mencari tahu asal-usul Candi Budha terbesar di dunia ini. namun seiring waktu berjalan hingga saat ini tidak ada yang tahu nama asli dari Candi Borobudur itu sendiri yang bisa didapat dari penjalasan yang pasti tentang kejelasannya. Karena hingga kini tdak ada prasasti atau buku yang dapat menjelaskan pastinya tentang pembangunan Candi Borobudur itu sendiri.

Candi Borobudur Magelang

Bahkan nama Candi Borobudur itu sendiri tentang asal usulnya terdapat beberapa versi cerita. Ada yang mengatakan nama Candi Borobudur berasal dari nama Sambhara Budhara yaitu nama yang memiliki arti sebuah gunung yang lerengnya terletak berteras-teras.

Di lain versi lainnya kita juga dapat menemukan kisah tentang asal-usul Candi Borobudur ini yang mengatakan bahwa nama tersebut berasal dari ucapan para Budha yang mengalami pergeseran. Dan satu-satunya tulisan yang menyebutkan bahwa Borobudur pertama kali adalah Thomas Stamford Rafles dalam bukunya yang berjudul “Sejarah Pulau jawa”.

Namun tanggapan para ahli memperkirakan pada waktu Rafles menyebut Borobudur berasal dari kata “bore” dan “budur”. Sedangkan untuk arti kata “bore” yaitu nama sebuah desa yang letaknya tidak jauh dari lokasi Candi Borobudur ditemukan, sedangkan “budur” yang berarti purba,” seperti yang kami kutip dari penjalan salah seorang pemandu wisata lokal Candi Borobudur.

Lanjut informasi……….
Candi Borobudur diperkirakan dibangun pada masa tahun 750 Masehi pada masa Kerajaan Syailendra yang pada waktu itu menganut agama Budha. Pembangunan Candi Borobudur ini terbilang sangat misterius bagi kebanyakan para ahli, karena manusia pada abad ke-7 di jaman tersebut belum mengenal perhitungan asitektur bangunan yang tinggi. Namun Candi Borobudur dibangun dengan perhitungan yang canggih. Hingga kini belum ada yang dapat menjelasakn bagaimana cara proses pembangunan candi Borobudur.

[the_ad id=”13728″]

Bahkan menurut keterangan petugas di lokasi, sudah banyak ilmuan dari seluruh penjuru dunia yang datang ke lokasi. Namun, tidak ada satu orangpun yang berhasil mengungkapkan misteri pembangunan Candi Borobudur tersebut.Justru dibalik keindahan dan keunikan candi ini banyak para ahli peneliti penasaran dengan mengutarakan dari mana asal-usul batu-batu besar yang ada di Candi Borobudur dan menyusun batu-batu tersebut dengan presisi arsitektur bangunan yang sangat rapih.

Lanjut…..
Ada yang memperkirakan batu-batu yang di gunakan untuk Candi Borobudur berasal dari Gunung Merapi. Namun yang menjadi pertanyaan selanjutnya, bagaimana mereka membawanya dari Gunung Merapi hingga sampai ke lokasi Candi. Mengingat lokasi tersebut berada di atas bukit.

Terlepas dari pertanyaan para wisatawan lokal dan wisatawan asing dan juga para ahli yang datang ke lokasi Candi borobudur ini. Kini sebuah candi megah tersebut telah berdiri kokoh dan menjadi daya tarik wisatawan untuk terus berdatangan ke tempat wisata Magelang ini.

Candi Borobudur Jawa tengah

Sedangkan bila kita perhatikan di lokasi Candi Borobudur ini memiliki 72 stupa yang bentuknya unik seperti lonceng ajaib. Dan stupa terbesar dari candi ini berada di puncak candi. Smentara yang lainnya mengelilingi supa hingga kebawah candi.

Dibalik kemegahan serta keindahan tempat wisata Candi Borobudur, di beberapa titk spotnya tempat tersebut terdapat rana tingkatan spiritual Budha yang mengandung arti dan makna yang sangat mendalam. Sebagaimana yang diterangkan oleh salah seorng petugas pemandu wisata lokal candi ini.

Pada tingkatan rana pertama pada Candi Borobudur disebut Kamadhatu
Tingkatan Kamadhatu yaitu dunia yang masih dikuasai oleh “kama” atau yang sering disebut dengan nafsu rendah. Bagian ini sebagian besar bisa kita lihat sebuah arca yang masih dalam tumpukan batu yang diduga untuk membuat konstruksi candi.

Pada tingkatan kedua pada Candi Borobudur adalah Ruphadatu
Tingkatan Ruphadatu yaitu dunia yang dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu. Namun masih terikat oleh nafsu rupa dan bentuk. Area tersebut terdapat empat undak teras yang bisa mebentuk lorong sekelilingnya yang ada pada dindingnya yang dihiasi galeri relief dan lantainya berbentuk persegi dan empat lorong itu terdapat 1.000 gambar relif. Dimana panjang relief keseluruhannya mencapai 2,5 km dengan 1.212 panel dekoratif.

Pada tingkatan ke tiga pada Candi Borobudur adalah Aruphadatu
Tingkatan Aruphadahtu yang merupakan tingkatan tertinggi yang melambangkan ketiadaan wujud yang sempurna. Pada aere ini denah lantai berbentuk lingkaran yang melambangkan manusia sudah terbebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa. Namun, belum mencapai nirwana.

Setelah puas berkeliling dan menyimak beberapa keterangan yang disampaikan oleh pemandu wisata lokal di Candi Borobudur, perjalanan Direktori Wisata Indonesia bersama rombonganpun kembali ke melalui rute jalur yang telah ditetapkan untuk keluar.

Rute untuk menuju jalan keluar dari Candi Borobudur sangatlah berbeda dengan rute jalan dari pintu gerbang utama menuju candi. Di are lokasi Candi kita dapat menemukan beberapa fasilitas yang tersedia di dalam area seperti Vitharka Hall yang terletak di sudut taman dengan pemandangan Candi Borobudur.

[the_ad id=”13728″]

Sambil melepas rasa lelah dan menikmati pemandangan Candi Borobudur dari jauh dengan santapan berbagai jenis kuliner Indonesia Continental dan American yang akan memanjakan lidah kita di Witarka Resto. Pada lokasi ini kita dapat menikmati hidangan prasmanan dengan pengaturan menu yang tersedia untuk keompokkecil atau menu ala carte untuk pasangan dan individu. Sebagai tambahan infoormasi bagi sahabat Direktori Wisata resto ini tersedia 80 sampai 100 kursi yang dapat menampung di joglo utama dan dapat ditingkatkan hingga 200 kursi Ruang Awadhana. Untuk informasi lebih lanjut nanti teman-teman bisa menghubungi vbagian kantor pengelola yang terdapat di area Candi Borobudur.

Harga tiket masuk Candi Borobudur terbagai dua golongan yaitu untuk wisatawan lokal harga tiket masuknya Rp. 30.000,- /orang untuk umur di atas 6 tahun ke atas. Sedangkan untuk umur usia anak-anak Rp.12.500.- / orang.

Sedangkan untuk wisatawan mancanegra harga tiket masuk Candi $US 20 / orang untuk orang dewasa. Sedangan untuk wisatawan mancagera yang di bawah 6 tahun $US 10  orang. ( Baca juga : Candi Penataran: Tempat Wisata Heritage Jawa Timur )

Sebagai informasi tambahan bagi para sabahabat Direktori Wisata indonesia, harga tiket masuk Candi Borobudur tersebut sewaktu-waktu dapat merubah sesuai dengan kebijakan pengelola kawasan tempat wisata candi ini. Dan bila kita akan mengajak putra dan putri tercinta untuk mengunjungi Taman Kupu-Kupu yang lokasi berdekatan dengan area Candi Borobudur.

Sedangkan untuk penginapan dan hotel yang dekat dengan kawasan Candi Borobudur dapat dengan mudah kita dapatkan dengan tawaran harg terbaik dari hotel yang sedang melakukan promosi secara online untuk informasni teman-teman bisa melakukan Reservasi Hotel dari jauh-jauh hari sebelumnya agar dapate harga yang murah.

Rute jalan menuju Candi Borobudur kita bisa melalui jalur jalan yang bisa kita pilih dengan mudah, baik itu dengan kendaraan bermotor roda dua maupun kendaraan mobil pribadi dan bus  ( Lihat Peta ) untuk menyesuasikan arah petunjuk.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • stumbleupon
This div height required for enabling the sticky sidebar