Oh Snap!

Direktori Wisata Indonesia @2022 | All Right Reserved

Home / Bali / Air Terjun Banyumala, si Kembar Indah di Buleleng Bali

Air Terjun Banyumala, si Kembar Indah di Buleleng Bali

/

Direktori Wisata – Air Terjun Banyumala adalah air terjun yang indah dan memiliki 3 formasi jatuhan air. Yang terbesar berada di tengah. Yang lebih kecil berada di sebelah kiri dan kanannya. Sebuah kolam alami berada di bawahnya.

Air Terjun Banyumala, si Kembar Indah di Buleleng Bali

Jika anda menyukai pemandangan indah sekaligus dapat menikmatinya secara langsung maka Air Terjun Banyumala adalah lokasi terbaik. Tempat wisata ini berada di Desa Wanagiri, Sukasada, Buleleng, Bali. 

Letaknya yang tersembunyi membuat air terjun ini belum banyak diketahui oleh wisatawan. Namun, jangan salah keindahan Air Terjun Banyumala patut disandingkan dengan air terjun lain yang berada di sekitarnya seperti Air Terjun Sekumpul ataupun Air Terjun Gitgit.

Air Terjun Banyumala berada di dasar sebuah lembah dengan tiga sisi air terjun dan yang terbesar dan tertinggi berada tepat ditengahnya, kemudian air terjun yang lebih kecil berada di kanan dan kiri. 

Tepat dibawah Air Terjun Banyumala terdapat sebuah kolam yang terbentuk secara alami dan sebenarnya inilah yang membuat air terjun ini menjadi sangat terkenal. Dengan airnya yang sangat jernih dan tenang membuat anda bisa merasa aman untuk berenang didalamnya.

Saking jernihnya bahkan anda dapat melihat dasar kolam ini jika dilihat dari atas walaupun tempat terdalam bisa mencapai kedalaman 2 meter. Udara yang segar dan suasana yang asri akan menyambut Anda ketika sampai di air terjun ini. 

Hamparan keindahan akan memanjakan mata Anda sesampainya disana. Air terjun ini sangat cocok bagi Anda yang ingin bermain air, mulai dari berenang atau hanya sekedar berbasah-basahan. 

Walaupun diameternya tidak terlalu luas yaitu sekitar 20 meter, tetapi Anda tidak akan bosan dengan pemandangan yang ada disana.

Baca juga : Menikmati Wisata Bali Pantai Pandawa Yang Eksotis Di Bali

Keindahannya patut disandingkan dengan air terjun lain yang ada di Bali.

Air terjun ini berada di arah Utara Kota Denpasar. Berjarak sekitar 65 kilometer bisa ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam berkendara.

Rute dari Denpasar akan melewati Badung, Bedugul, dan Danau Buyan.

Pesona Air Terjun Banyumala di Buleleng Bali

Dari ibukota Kabupaten Buleleng berjarak sekitar 27-29 kilometer. Waktu tempuhnya sekitar 1 jam berkendara.

Sedangkan dari Pantai Lovina berjarak 21 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Alamat:


Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada,


Kabupaten Buleleng, Bali.

Baca juga : Pesona Wisata Bali:: Gunung Batur

Harga Tiket Masuk

Untuk masuk dan menikmati keindahan suasana air terjun, kamu harus membayar tiket masuk terlebih dahulu. Harga tiketnya murah terjangkau.

Tiket masuk: Rp. 10.000 perorang.

Untuk menikmati keindahan air terjun Banyumala pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp10.000.

Pesona Air Terjun Banyumala

Air terjun ini berada di dataran tinggi Bali bagian utara. Disekelilingnya banyak sekali kebun dan pemukiman warga.

Pesona Air Terjun Banyumala

Namun area air terjun termasuk masih asri dan alami. Masih banyak pepohonan rindang. Menghiasi lembah kecil tempat air terjun ini berada.

Mulai dibuka untuk wisatawan umum sekitar bulan Juli 2015. Warga Desa Desa Wanagiri yang mengelola wisata air terjun ini.

Sebelum tiba, kamu sudah terhibur oleh rimbunnya pepohonan di sini. Menuruni jalan setapak, kamu berasa berjalan di tengah hutan yang asri. Di waktu-waktu tertentu bahkan daerah ini sering kali diliputi oleh kabut.

Kamu akan berjalan sekitar 2 kilometer dari loket masuk. Waktu tempuh berjalan kaki sekitar 15-30 menit.

Bagi yang tidak bisa berjalan naik-turun perbukitan memang akan terasa melelahkan.

Namun begitu sampai di lokasi, kamu akan dibuat takjub oleh pemandangan alam dasar lembah. Serta akan melupakan sejenak lelahnya perjalanan.

Terdapat semacam pelataran di mana kamu bisa duduk-duduk santai menikmati suasana. Memandang air terjun dengan tebing yang dihiasi tumbuhan merambat.

Akan tampak olehmu air terjun kembar diapit oleh 2 air terjun kecil. Kesemua aliran air masuk ke dalam kolam yang terbentuk secara alami.

Aliran air terjun ini tidak deras seperti air terjun lain. Dan airnya tidak langsung jatuh ke dasar. Air mengalir melalui kemiringan undakan-undakan bebatuan tebing.

Baca juga : 9 Pesona Desa Wisata Di Bali Terpopuler Kunjungan Dan Mendunia

Sebuah keunikan tersendiri melihat air terjun semacam ini.

Kolam di bawahnya berukuran diameter sekitar 20 meter. Bagian terdalam kolam sekitar 2 meter. Aman untuk berendam dan berenang.

Namun bagi kamu yang tidak bisa renang bisa duduk-duduk berendam saja di tepian. Merasakan sejuknya air sambil menikmati keindahan alam yang tersajikan.

Terasa asyik bisa berendam di kolam alami dengan air yang bersih dan jernih. Ditambah dengan suasana yang begitu asri. Pepohonan di sekitar masih terjaga tegakan dan rimbunnya.

Perjalanan berlanjut lagi melewati jalan menurun yang berbentuk tangga dari tanah. Selain itu Anda akan menemukan tangga buatan terbuat dari kayu untuk melintasi tebing. Tak perlu khawatir, tangga buatan yang terbuat dari bambu ini cukup aman digunakan menuju lokasi. 

Jalan menurun yang cukup ekstrim tentunya akan banyak ditemui di sini. Menyusuri jalan setapak membelah semak serta barisan pepohonan hijau dengan kicauan burung tentu membuat perjalanan melelahkan sekaligus menyenangkan.

Hamparan hutan yang rimbun dan hijau ternyata menyimpan keindahan tersendiri. Tak jauh dari sana Anda akan menemukan surga tersembunyi berupa air terjun yang masih asri dan sangat alami. Sepanjang mata memandang tumbuhan menjalar di antara bebatuan. 

Hal ini seolah memisahkan air terjun menjadi dua bagian. Arusnya memang tak begitu deras seperti air terjun lainnya, namun keistimewaan air yang jatuh melewati bebatuan diantara tanaman yang menjalar memiliki daya tarik tersendiri.

Bila berangkat dari Denpasar Anda akan menempuh perjalanan selama 3 jam. Cari pertigaan menuju Tamblingan. Bila berangkat dari Bedugul arahkan perjalanan ke utara sampai menemukan pertigaan Kecamatan Busung Biu dan Kota Singaraja. 

Dari sana belok kiri tepat di jalan utama Danau Buyan dan Tamblingan. Ikuti jalan lurus sampai menemukan penunjuk jalan menuju air terjun. Penunjuk jalan tersebut merupakan jalan masuk menuju air terjun jaraknya sekitar 3,5 km. 

Bila ingin lebih mudah memang lebih baik menggunakan kendaraan bermotor. Jarak tempat parkir untuk mobil sedikit lebih jauh daripada parkir kendaraan bermotor.

Dan mayoritas memberikan nilai sangat baik untuk air Banyumala Twin Waterfalls ini.[]

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Translate »
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :